SISTEM PEMBELAJARAN E-LEARNING, BLENDED LEARNING, DAN HYBRID LEARNING DAN PENERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA

Authors

  • Lyra Davidyca Pasaribu Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan
  • Ayu Yolanda Grace Siagian Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan
  • Princes Devi Lumban Toruan Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan
  • Mariati Purnama Simanjuntak Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.16024

Keywords:

e-learning, blended learning, hybrid learning, pembelajaran Fisika, teknologi pembelajaran.

Abstract

The development of information and communication technology has encouraged the use of various technology-based learning systems in Physics education, including e-learning, blended learning, and hybrid learning. The use of technology in Physics learning can support the delivery of learning materials, concept visualization, simulations, and practical activities. This study aims to describe the implementation of e-learning, blended learning, and hybrid learning in Physics learning at SMA Negeri 1 Pagaran, Pagaran District, North Tapanuli Regency, North Sumatra Province, including the digital media used, the use of technology in learning and practical activities, the perceived benefits, and the challenges encountered. This study employed a descriptive qualitative approach using purposive sampling, involving two Physics teachers as the main subjects and 30 students as supporting participants. Data were collected through online interviews conducted via Zoom and questionnaires administered to the students, and were analyzed descriptively according to the research focus. The results showed that technology-based learning was more prominently implemented through e-learning and blended learning. E-learning was implemented using PhET Simulation, Canva, YouTube, videos, digital learning materials, and exercises, while blended learning was implemented by combining face-to-face learning with digital materials, assignments, simulations, and activities. Technology was also utilized in practical activities through simulations or virtual laboratories as supporting tools or temporary alternatives before direct practical activities. Most students responded positively to the use of digital media, although several challenges were identified, including differences in technological skills, limited internet connectivity, limited practical training for teachers, and the need for guidance in using digital devices. Meanwhile, hybrid learning had not been formally implemented according to the teachers. Thus, technology-based learning has become part of Physics learning at SMA Negeri 1 Pagaran, although the implementation and understanding of e-learning, blended learning, and hybrid learning still differ.

ABSTRAK

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong pemanfaatan berbagai sistem pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran Fisika, di antaranya e-learning, blended learning, dan hybrid learning. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Fisika dapat mendukung penyajian materi, visualisasi konsep, simulasi, serta kegiatan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan e-learning, blended learning, dan hybrid learning dalam pembelajaran Fisika di SMA Negeri 1 Pagaran, Kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, termasuk media digital yang digunakan, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dan praktikum, manfaat, serta kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan dua guru Fisika sebagai subjek utama dan 30 peserta didik sebagai data pendukung. Data diperoleh melalui wawancara secara daring menggunakan Zoom dan kuesioner kepada peserta didik, kemudian dianalisis secara deskriptif sesuai fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis teknologi lebih banyak terlihat pada e-learning dan blended learning. E-learning digunakan melalui PhET Simulation, Canva, YouTube, video, materi digital, dan latihan, sedangkan blended learning diterapkan dengan menggabungkan pembelajaran tatap muka dengan materi, tugas, simulasi, dan aktivitas digital. Teknologi juga dimanfaatkan dalam kegiatan praktikum melalui simulasi atau laboratorium virtual sebagai pendukung maupun alternatif sementara sebelum praktikum langsung. Sebagian besar peserta didik memberikan respons positif terhadap penggunaan media digital, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan kemampuan menggunakan teknologi, keterbatasan jaringan, keterbatasan pelatihan praktis bagi guru, dan perlunya pengarahan dalam penggunaan perangkat. Sementara itu, hybrid learning belum diterapkan secara formal menurut guru. Dengan demikian, pembelajaran berbasis teknologi telah menjadi bagian dari pembelajaran Fisika di SMA Negeri 1 Pagaran, meskipun penerapan dan pemaknaan e-learning, blended learning, dan hybrid learning masih menunjukkan perbedaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfiah, S., & Dwikoranto, D. (2022). Penerapan model problem based learning berbantuan laboratorium virtual PhET untuk meningkatkan HOTS siswa SMA. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 13(1), 9–18. https://doi.org/10.26877/jp2f.v13i1.11494

Cynthia, C., Arafah, K., & Palloan, P. (2023). Development of interactive physics e-module to improve critical thinking skills. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(5), 3943–3952. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i5.2302

Ertikanto, C., Distrik, W., Putu, I., & Nyeneng, D. (2022). Implementation of written assessment higher order thinking skills in physical learning with a scientific approach based blended learning. Jurnal Pembelajaran Fisika (JPF), 10(1), 11–22. https://doi.org/10.23960/jpf.v10.n1.202202

Gultom, S. T., Siahaan, P., & Suhandi, A. (2021). Effect of PBL hybrid learning on the higher order thinking skills of seventh grade students in global warming and their environmental care attitudes. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 7(SpecialIssue), 272–280. https://doi.org/10.29303/jppipa.v7ispecialissue.1012

Hajati, K., Nuryadin, A. R., & Nabila, N. L. (2023). Pengaruh model brain based learning berbantuan e-learning terhadap minat belajar peserta didik. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 14(2), 231–239. https://doi.org/10.26877/jp2f.v14i2.17003

Hikmawati, H., Ayub, S., & Verawati, N. N. S. P. (2023). Blended learning: Upaya menuntaskan hasil belajar mahasiswa calon guru fisika pada mata kuliah profesi kependidikan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1b), 734–741. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i1b.1320

Husnawati, F., & Rakhmawati, A. (2024). The influence of blended learning methods in learning physics: A literature review. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika, 4(1), 10. https://doi.org/10.52434/jpif.v4i1.3385

Jihannita, I., Prasetyo, J. K., & Wilujeng, I. (2023). How to prepare HOTS to face the 21st century? Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(8), 486–492. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i8.2847

Marnita, M., Rahma, R., & Fatimah, F. (2021). Impact of e-learning media on students' critical thinking skills at physics education study program, Almuslim University. JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), 6(2), 131. https://doi.org/10.26737/jipf.v6i2.1908

Maulida, M., Putri, S. B., Irawan, H., Maulidah, R., & Rizal, R. (2024). Analisis keberhasilan penggunaan e-learning pada pembelajaran fisika kelas X MIPA di SMAN 4 Tasikmalaya. DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics, 6(2), 75–82. http://jurnal.unsil.ac.id/index.php/Diffraction

Muharromah, N. L., Haryanto, S., & Fatiatun. (2023). Penerapan hybrid learning berbasis masalah terhadap critical thinking pembelajaran fisika. JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 11(1), 56–66. https://doi.org/10.24252/jpf.v11i1.32452

Muskhir, M., Zakaria, Z., & Luthfi, A. (2024). Enhancing learning outcomes in applied physics through web-based simulation media. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(12), 9945–9955. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i12.9281

Nastiti, H. G. (2023). Pengaruh penerapan blended learning terhadap peningkatan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS. Jurnal Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial, 3(2), 157–166.

Putri, R. K., Purwanto, A., & Connie, C. (2021). Persepsi peserta didik dalam pembelajaran blended learning pada mata pelajaran fisika di tingkat SMA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika, 5(3), 430–438. https://doi.org/10.20527/jipf.v5i3.3978

Rachma, P. H., Maulidah, R., & Makiyah, Y. S. (2025). Integrating OLabs in problem-based hybrid learning: Effects on higher order thinking skills. Jurnal Pendidikan Fisika, 13(1), 14–28. https://doi.org/10.26618/jpf.v13i1.15970

Saputra, R., Susilawati, S., & Verawati, N. N. S. P. (2020). Pengaruh penggunaan media simulasi PhET (Physics Education Technology) terhadap hasil belajar fisika. Jurnal Pijar MIPA, 15(2), 110–115. https://doi.org/10.29303/jpm.v15i2.1459

Siboro, A., & Mujasam. (2024). Pengaruh model blended learning berbantuan media Canva dan PhET terhadap hasil belajar fisika SMA. Edu-Sains, 13(2), 26–31.

Sujanem, R., & Suwindra, I. N. P. (2023). Problem-based interactive physics e-module in physics learning through blended PBL to enhance students' critical thinking skills. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 12(1), 135–145. https://doi.org/10.15294/jpii.v12i1.39971

Wati, D. S., Siahaan, S. M., & Wiyono, K. (2021). Pengembangan perangkat e-learning materi gerak melingkar menggunakan LMS Chamilo. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 7(2), 128–138. https://doi.org/10.21831/jipi.v7i2.37460

Yusuf, I., Widyaningsih, S. W., Prasetyo, Z. K., & Istiyono, E. (2021). Blended learning: Its effect towards higher order thinking skills (HOTS). Journal of Physics: Conference Series, 1832(1), 012039. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1832/1/012039

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Pasaribu, L. D., Siagian, A. Y. G., Toruan, P. D. L., & Simanjuntak , M. P. (2026). SISTEM PEMBELAJARAN E-LEARNING, BLENDED LEARNING, DAN HYBRID LEARNING DAN PENERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA . CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(4), 3592–3605. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.16024

Issue

Section

Articles