RESPONS PERTUMBUHAN VEGETATIF CABAI RAWIT (capsicum frutescens L.) TERHADAP APLIKASI ECO-ENZYME LIMBAH KULIT BUAH
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.15755Keywords:
Cabai Rawit, Eco-Enzyme, Limbah Kulit Buah, Pertumbuhan Vegetatif, Pupuk OrganikAbstract
ABSTRACT
The utilization of fruit peel waste through eco-enzyme offers an approach to organic waste management that can also be used as an input to support plant growth. This study aimed to analyze the vegetative growth response of chili pepper (Capsicum frutescens L.) to the application of eco-enzyme derived from fruit peel waste and to determine the treatment that produced the most consistent growth response. The study employed four treatments, namely P0 (0 ml/L), P1 (10 ml/L), P2 (20 ml/L), and P3 (30 ml/L), with five replications for each treatment and observations conducted over eight weeks. The observed parameters included plant height, number of leaves, and leaf width. The data were analyzed using Repeated Measures Analysis of Variance (ANOVA), followed by pairwise comparisons with Bonferroni correction at a 5% significance level. The results showed that the treatments significantly affected plant height, number of leaves, and leaf width (p<0.001). P3 (30 ml/L) produced the most consistent vegetative response, particularly in plant height and number of leaves, whereas P2 was not significantly different from P3 in plant height. For leaf width, P0 had the highest mean and was not significantly different from P3. These findings confirm that the vegetative response of chili pepper to eco-enzyme varies according to the growth characteristics evaluated; therefore, P3 can be considered the most consistent treatment under the conditions of this study.
ABSTRAK
Pemanfaatan limbah kulit buah melalui eco-enzyme menawarkan pendekatan pengelolaan bahan organik yang sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai input pendukung pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis respons pertumbuhan vegetatif cabai rawit (Capsicum frutescens L.) terhadap aplikasi eco-enzyme limbah kulit buah serta menentukan perlakuan yang memberikan respons paling konsisten. Penelitian menggunakan empat perlakuan, yaitu P0 (0 ml/L), P1 (10 ml/L), P2 (20 ml/L), dan P3 (30 ml/L), dengan lima ulangan pada setiap perlakuan dan pengamatan selama delapan minggu. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun. Data dianalisis menggunakan Repeated Measures Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji perbandingan berpasangan menggunakan koreksi Bonferroni pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun (p<0,001). P3 (30 ml/L) memberikan respons paling konsisten, terutama pada tinggi tanaman dan jumlah daun, sedangkan P2 tidak berbeda nyata dengan P3 pada tinggi tanaman. Pada lebar daun, P0 memiliki rata-rata tertinggi dan tidak berbeda nyata dengan P3. Temuan ini menegaskan bahwa respons vegetatif cabai rawit terhadap eco-enzyme berbeda menurut karakter pertumbuhan, sehingga P3 dapat dipertimbangkan sebagai perlakuan paling konsisten pada kondisi penelitian.
Downloads
References
Al-afif, D. M., & Damaiyanti, D. R. R. (2023, June). Pengaruh konsentrasi eco-enzyme dan perbedaan diameter pot terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman pacar air (Impatiens hawkeri Bull). Prosiding Seminar Nasional Perhimpunan Hortikultura Indonesia, 1(01). https://epros.perhorti.id/index.php/epros/article/view/49
Hastuti, P. B., & Titiaryanti, N. M. (2022). Respon pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery dengan berbagai konsentrasi eco enzyme dan dosis NPK. Jurnal Pertanian Agros, 24(2), 598–606.
https://e-journal.janabadra.ac.id/index.php/JA/article/view/1953/0
Howeidi, M. A. R., Manea, A. I., & Slomy, A. K. (2023, April). Effect of bio-fertilizer and banana peel extract on the vegetative traits and yield of carrot plants. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1158(4), 042035. IOP Publishing. https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1158/4/042035/meta
Ikhwanudin, T., Tyas, W., & Utami, D. T. (2026, July). Pengaruh aplikasi ekstrak bawang merah sebagai ZPT alami terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). In PROSISI: Prosiding Seminar Nasional Saintek, 1(1), 292–299. https://proceeding.unuha.ac.id/index.php/saintek/article/view/12
Langsa, T. A., Dhaifullah, M. D., Fatekhah, P. N., Namira, Sitogasa, A. M. R. N., & Ardisty, P. S. (2024). Pemanfaatan limbah organik kulit buah melalui eco enzyme sebagai solusi berkelanjutan di Mlaja Madura. Environmental Engineering Journal of Community Dedication, 4(1), 1–7.
https://environation.upnjatim.ac.id/index.php/environation/article/view/12
Nelvia, Repi, Rahmadina, R., & Idris, M. (2024). Pengaruh pemberian ekoenzim dari limbah kulit jeruk terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi, 6(1), 695–710. https://doi.org/10.31537/biocons.v6i1.1744 https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/biocons/article/view/1744
Novianto, N., & Bahri, S. (2023). Respon pertumbuhan dan produksi tanaman sawi (Brassica juncea L.) terhadap pemberian pupuk organik cair eco enzim. Jurnal Agrotek Tropika, 11(1), 1–5. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JA/article/view/5773
Prasetiawati, E. T., Nugroho, A. S., & Prasetiyo, P. (2023). Pengaruh pemberian eco enzyme melalui teknik spray daun terhadap pertumbuhan dan bobot basah pakcoy (Brassica rapa L.) pada sistem hidroponik. Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture), 7(2), 105–115.
https://ejournal.gunadarma.ac.id/archive/index.php/jpp/article/view/8998
Prasetyo, A., Suriyanti, S., & Robbo, A. (2025). Pengaruh penggunaan pupuk kandang ayam dan pupuk organik cair batang pisang terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). AGrotekMAS Jurnal Indonesia: Jurnal Ilmu Peranian, 6(1), 21–28.
https://jurnal.fp.umi.ac.id/index.php/agrotekmas/article/view/720
Pujiastuti, E. S., Tampubolon, Y. R., Trina, S. T., Tarigan, J. R., & Siahaan, F. R. (2023). Pengaruh efek sisaan eco enzyme dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan produksi selada. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 11(1), 33–41. https://journal.unwim.ac.id/index.php/paspalum/article/view/488
Rachman, I. A., Umasugi, B., Aji, K., & Hakim, N. F. A. (2025). Effect of eco-enzyme application on soil nutrient and plant productivity of green mustard-peanut in inceptisol. Jurnal Kultivasi, 24(2), 9. https://journal.unpad.ac.id/kultivasi/vol24/iss2/9/
Rahayu, N. Y., Djawartiningsih, R., & Sulistyono, A. (2022). Pengaruh jenis dan tingkat konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens). Jurnal Agrium, 19(3), 197–206. https://ojs.unimal.ac.id/agrium/article/view/8717
Radenta, M. Y. S., Rahayu, E., & Syah, R. F. (2026). Pengaruh macam dan konsentrasi pupuk organik cair limbah pasar terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). AGROFORETECH, 4(1), 47–56. https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2359
Salsabila, R. K. (2023). Pengaruh pemberian ekoenzim sebagai pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman sawi pakcoy (Brassica rapa L.). LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 12(1), 50–59.
https://journal.unesa.ac.id/index.php/lenterabio/article/view/17456
Sidqi, I. F. (2022). Pengaruh pupuk kandang ayam dan eco enzyme terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleracea var. alboglabra). Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi), 1(2), 13–21.
https://jurnal.umk.ac.id/index.php/mjagrotek/article/view/9103
Sinaga, C. O., Fahmi, M. N., Andari, S., Harefa, M. S., & Hidayat, S. (2024). The pembuatan eco-enzyme dari limbah organik buah dan sayur sebagai pupuk organik cair: Studi kasus Pasar Raya Medan Mega Trade Centre (MMTC). Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara, 3(2), 30–35. https://ejurnal.stipas.ac.id/index.php/jmmn/article/view/230
Soverda, N., Swari, E., Neliyati, N., Putri, D., & Wahyuni, D. (2024). Growth response of pak choi (Brassica rapa L.) on different concentrations and intervals of eco-enzyme applications. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 52(1), 82–91. https://journal.ipb.ac.id/jurnalagronomi/article/view/53868
Sugianto, D., Sulistyono, A., & Triani, N. (2022). Respon pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) terhadap pemberian konsentrasi paclobutrazol dan dosis pupuk organik cair limbah buah pisang. Jurnal Pertanian Agros, 24(2), 939–945. https://e-journal.janabadra.ac.id/index.php/JA/article/view/2079
Suryani, R., & Utami, R. S. (2025). Efektivitas pupuk organik cair dan pupuk NPK pada pertumbuhan dan hasil tanaman cabai. PUCUK: Jurnal Ilmu Tanaman, 5(2), 215–230. https://www.jurnal.faperta-unras.ac.id/index.php/pucuk/article/view/544
Wahyuningsih, D. R., Cundari, L., Komariah, L. N., Arita, S., Alisan, C. P., Andini, H. P., ... & Sinta, E. C. (2024). Pengoptimalan limbah kulit buah sebagai pupuk organik cair dengan molase dan bioaktivator EM4 untuk peningkatan produktivitas pertanian. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(2), 389–398. https://riset.unisma.ac.id/index.php/jipemas/article/view/20971
Zaini, N. S. M., Zainuddin, N., Fauzi, N. A. S. A., Nor-Khaizura, M. A. R., & Abd Rahim, M. H. (2025). Agricultural waste–derived biofertilizers for sustainable mushroom cultivation: A case study using banana peel. Malaysian Journal of Fundamental and Applied Sciences, 21(5), 2747–2758.
https://mjfas.utm.my/index.php/mjfas/article/view/3517
Zebua, H. P., Halawa, H. J., Hulu, S. A. K., Zebua, S. N., & Mendrofa, P. Z. (2026). Pengaruh naungan terhadap aktivitas fotosintesis dan hasil produksi tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.). Jurnal Ilmu Agroteknologi Indonesia, 2(1), 33–38. https://sihojurnal.com/index.php/jigrona/article/view/1309
















