DAMPAK INDUSTRI PARIWISATA TERHADAP KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN PESISIR PANTAI LOVINA KABUPATEN BULELENG
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.15484Keywords:
Dampak Pariwisata, Lingkungan Pesisir, Pantai Lovina, Pariwisata, Pariwisata BerkelanjutanAbstract
ABSTRACT
The escalation of the tourism industry in the coastal area of Lovina Beach represents a profound shift in the socio-economic landscape of the local community, accompanied by evident ecological pressures. This study aims to deeply explore both the positive and negative impacts of marine tourism dynamics on the coastal environment, while identifying a sustainability mitigation framework for the destination. A qualitative approach utilizing a case study design was applied to examine empirical phenomena through in-depth interviews, participatory observation, and field documentation involving informants selected via purposive sampling. Substantial findings demonstrate that the expansion of the dolphin watching sector and local accommodations successfully diversifies residents' income, yet simultaneously triggers plastic waste accumulation and disrupts wildlife movement corridors. The ultimate synthesis concludes that restoring coastal environmental quality fundamentally relies on strengthening collaborative governance and integrating adaptive local wisdom. The long-term viability of the destination is ultimately determined by consistent synergy among government regulations, business operators' compliance, and joint conservation commitments.
ABSTRAK
Eskalasi industri pariwisata di kawasan pesisir Pantai Lovina merepresentasikan pergeseran lanskap sosial-ekonomi masyarakat lokal yang beriringan dengan timbulnya tekanan ekologis yang nyata. Riset ini bertujuan mengeksplorasi secara mendalam dampak positif serta negatif dinamika pariwisata bahari terhadap lingkungan pesisir sekaligus mengidentifikasi kerangka mitigasi keberlanjutan kawasannya. Pendekatan kualitatif berbasis studi kasus diterapkan guna membedah fenomena empiris melalui penggalian data via wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi lapangan dengan informan yang dipilih secara purposive. Temuan substansial membuktikan bahwa ekspansi sektor dolphin watching dan akomodasi lokal berhasil mendiversifikasi pendapatan warga, namun di sisi lain memicu akumulasi limbah plastik dan disrupsi ruang gerak satwa. Sintesis akhir menyimpulkan bahwa pemulihan kualitas lingkungan pesisir mutlak bertumpu pada penguatan tata kelola kolaboratif serta integrasi kearifan lokal yang adaptif. Keberlangsungan destinasi pada akhirnya ditentukan oleh konsistensi sinergi antara regulasi pemerintah, kepatuhan pelaku usaha, dan komitmen konservasi bersama.
Downloads
References
Anjani, S. J., & Puspaningtyas, A. (2024). Dampak kondisi lingkungan pesisir terhadap sosial ekonomi penduduk Kenjeran Surabaya. Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara, 2(1), 01–14. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v2i1.725
Ardiyanto, F., Prakasa, G., & Achmadi, T. (2024). Rediscover Paradise: Elevating Bali’s Marine Tourism Through Sustainable Solid Waste Management (SSWM). Journal of Marine-Earth Science and Technology, 5(1), 16–22. https://doi.org/10.12962/j27745449.v5i1.1069
Fahmi, R. F. M., Nurholis, E., Rahayu, T. K., Meilani, R., Apriliani, A., & Ramadhan, A. A. (2025). Dinamika Kehidupan Nelayan Pangandaran 1970-2012: Transformasi Sosial Ekonomi dalam Konteks Negara Maritim. Jurnal Artefak, 12(1), 147–158. https://jurnal.unigal.ac.id/artefak/article/view/17979
Hadi, A., Wahyuni, D., Safitri, N., Jannah, N. R., Rahmadin, M. G., & Febrianti, S. S. (2022). Rehabilitasi lahan mangrove sebagai strategi mitigasi bencana alam di Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 45–50. https://jppipa.unram.ac.id/index.php/jpmpi/article/view/1285
Kartika, R. I., Kamal, M. M., & Yulianto, G. (2025). Strategi Pengelolaan Lumba-lumba dengan Pendekatan Ekowisata di Pesisir Lovina, Bali. https://agris.fao.org/search/en/providers/122323/records/67bd9cb0fd06341431d85351
Khair, A., & Pratama, D. (2025). Dinamika Hubungan Antara Wisatawan Dan Masyarakat Lokal Serta Dampaknya Terhadap Ekonomi Keluarga. Jurnal Economina, 4(4), 127–134. https://doi.org/10.55681/economina.v4i4.1549
Kimbu, A. N., Booyens, I., & Winchenbach, A. (2022). Livelihood Diversification Through Tourism: Identity, Well-being, and Potential in Rural Coastal Communities. Tourism Review International, 26(1), 25–40.
https://doi.org/10.3727/154427221X16245632411854
Kusuma, A. H., Muhaemin, M., Mayaguezz, H., & Effendi, E. (2023). Rehabilitasi Ekosistem Terumbu Karang Menggunakan Terumbu Buatan Di Perairan Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 2(1), 280–293. https://doi.org/10.23960/jpfp.v2i1.7216
Manuaba, I. A. K. A., Sanjiwani, N. M. G., & Lestari, N. K. A. D. (2023). Gambaran Kualitas Hidup Pekerja Di Sektor Pariwisata Wilayah Bali Selatan. Psikologi Prima, 6(2), 125–131. https://doi.org/10.34012/psychoprima.v6i2.4600
Muyasaroh, S., Muzaqi, A., Defriatno, M. E., & Krisdhianto, A. (2023). Analisis Sosial Kelompok Masyarakat Di Kawasan Wisata Pantai Pulau Merah Dalam Implementasi SOP Pengelolaan Sampah Plastik Di Destinasi Wisata Bahari. Jurnal Engineering, 5(1), 1–10. https://online-journal.unja.ac.id/JurnalEngineering/article/view/23576
Nugraha, M. H., Asshidqi, M. M., Darmawan, T. A., Baharsyah, A., Basari, H., & Situmorang, M. T. N. (2024). Optimalisasi Kekuatan dan Peluang Pariwisata Melalui Strategi Mitigasi Terpadu. PADMA, 4(2), 717–729. https://doi.org/10.56689/padma.v4i2.1656
Paramita, I. B. G. (2025). Integrasi kearifan lokal tri hita karana dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan: studi kasus desa penglipuran, bali. Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu, 6(1), 63–74.
https://journal.mpukuturan.ac.id/index.php/cultoure/article/view/829
Pradini, G., Kusumaningrum, A. P., Saleh, M. S., Ardani, P. A., & Gunadi, I. M. A. (2023). Evaluasi Berkelanjutan Ekowisata Pesisir di Padepokan Ciliwung Condet. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(20), 785–789. https://doi.org/10.5281/zenodo.10037108
Puspita, D. A. (2024). Pengelolaan Kebersihan di Pantai Batukaras Untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan (Doctoral dissertation, Poltekpar NHI Bandung). http://repository.poltekpar-nhi.ac.id/2885/
Putri, A. S. F. (2025). Pengelolaan Wisata Berkelanjutan Berbasis Daya Dukung Lingkungan di Objek Wisata Pantai Baru Kabupaten Bantul (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada). https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/258543
Rianingsih, D., & Burhanuddin, A. (2024). Kebijakan Kemaritiman Indonesia: Studi Kasus Pengelolaan Sumber Daya Lumba-Lumba di Pantai Lovina Bali. Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa, 2(6), 26–41. https://doi.org/10.54066/jikma.v2i6.2747
Saidah, I. N., & Kusumo, A. T. S. (2025). Tinjauan Yuridis Terhadap Pengaturan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia dalam Konteks Daya Dukung Lingkungan. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 8(2). https://doi.org/10.20961/shes.v8i2.105221
Saragi, H. (2023). Analisis dampak wisata bahari Karimunjawa dalam peningkatan ekonomi masyarakat pesisir. Jurnal sosial dan sains, 3(1), 27–39. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v3i1.665
Vuspitasari, B. K. (2025). Kearifan lokal sebagai daya tarik wisata. Uwais Inspirasi Indonesia.
Wibowo, B., Suherlan, H., Hidayah, N., & Nurrochman, M. (2022). Analisis Tata Kelola Kolaboratif Desa Wisata yang Mandiri dan Berkelanjutan: Investigasi Empiris dari Ngargoretno-Magelang. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas Dan Perjalanan, 6(1), 75–84. https://doi.org/10.34013/jk.v6i1.646
Zein, H. H. M., Soemaatmadja, R., Anggraeni, D., & Septiani, S. (2026). Asimetri Kekuasaan dan Defisit Institusional dalam Kolaborasi Penta Helix: Studi Tata Kelola Pariwisata Perkotaan di Kota Satelit Metropolitan. Indo Green Journal, 4(3), 1450–1458. http://idngreen.com/index.php/green/article/view/859
















