PENGARUH LITERASI KEUANGAN, PENERAPAN PENCATATAN AKUNTANSI, DAN PENGGUNAAN FINANCIAL TECHNOLOGY TERHADAP KINERJA KEUANGAN UMKM KECAMATAN MAJALAYA

Authors

  • Naomi Yesika Simanjuntak Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Lilis Lasmini Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Dian Purwandari Universitas Buana Perjuangan Karawang

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.15075

Keywords:

literasi keuangan, pencatatan akuntansi, financial technology, kinerja keuangan, UMKM

Abstract

Effective financial management is an important factor in maintaining the sustainability and improving the performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly amid the increasing digitalization of business activities. However, the utilization of financial knowledge, accounting records, and financial technology may not produce the same outcomes across different MSME contexts, highlighting the need for empirical investigation in specific local settings. This study aims to analyze the effects of financial literacy, accounting record implementation, and financial technology use on the financial performance of MSMEs in Majalaya District. A quantitative approach with a survey method was employed involving 138 MSME owners selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The results show that financial technology use has a positive and significant effect on MSME financial performance, with a path coefficient of 0.559, a t-statistic of 13.204, and a p-value of 0.000. Financial literacy does not have a significant effect on financial performance, as indicated by a path coefficient of -0.043, a t-statistic of 0.337, and a p-value of 0.736. Meanwhile, accounting record implementation has a significant negative effect on financial performance, with a path coefficient of -0.244, a t-statistic of 3.232, and a p-value of 0.001. The R-square value of 0.407 indicates that the three independent variables explain 40.7% of the variance in MSME financial performance, while the remaining 59.3% is explained by other factors outside the model. These findings indicate that financial technology use is the most dominant factor in explaining MSME financial performance in Majalaya District. From the Resource-Based View (RBV) perspective, financial technology can be regarded as a strategically valuable technology-based resource that supports transaction efficiency and MSME financial performance.

ABSTRAK

Pengelolaan keuangan yang efektif menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan dan meningkatkan kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama di tengah tuntutan digitalisasi kegiatan usaha. Namun, pemanfaatan pengetahuan keuangan, pencatatan akuntansi, dan teknologi keuangan belum tentu memberikan dampak yang sama pada setiap konteks UMKM, sehingga diperlukan pengujian empiris pada wilayah tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, penerapan pencatatan akuntansi, dan penggunaan financial technology terhadap kinerja keuangan UMKM di Kecamatan Majalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 138 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan financial technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM dengan koefisien jalur sebesar 0,559, t-statistic sebesar 13,204, dan p-value sebesar 0,000. Literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan koefisien jalur sebesar -0,043, t-statistic sebesar 0,337, dan p-value sebesar 0,736. Sementara itu, penerapan pencatatan akuntansi berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap kinerja keuangan, dengan koefisien jalur sebesar -0,244, t-statistic sebesar 3,232, dan p-value sebesar 0,001. Nilai R-square sebesar 0,407 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen menjelaskan 40,7% variasi kinerja keuangan UMKM, sedangkan 59,3% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan financial technology merupakan faktor yang paling dominan dalam menjelaskan kinerja keuangan UMKM di Kecamatan Majalaya. Dalam perspektif Resource-Based View (RBV), financial technology dapat dipandang sebagai sumber daya berbasis teknologi yang bernilai strategis dalam mendukung efisiensi transaksi dan kinerja keuangan UMKM.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andini, D., & Arifin, A. Z. (2025). Pengaruh literasi, likuiditas dan inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM dengan dukungan pemerintah sebagai mediasi. Jurnal Serina Ekonomi dan Bisnis, 3(1), 76–85. https://journal.untar.ac.id/index.php/JSEB/article/download/35697/21662/109530

Ansar, C. A., & Kusumawardani, A. (2025). Pengaruh pencatatan akuntansi terhadap pengambilan keputusan keuangan UMKM di Pasar Sentral Hamadi Jayapura. Journal of Financial Accounting, 1(1), 18–28. https://solution.inovusinsight.com/JFA/article/download/4/4

Cahyaningtyas, F., & Ningtyas, M. N. (2020). Akuntan outsourcing dan kinerja UMKM: Perspektif resource based view. Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen, 4(2), 167–182. https://doi.org/10.33795/jraam.v4i2.004

Demetrius, F., & Yusbardini. (2025). Pengaruh literasi keuangan dan teknologi keuangan terhadap kinerja UMKM. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan, 7(1), 325–333. https://doi.org/10.24912/jmk.v7i1.33012

Harbert, H., & Arifin, A. Z. (2025). Pengaruh keputusan keuangan, fintech, dan inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan, 7(2), 389–395. https://doi.org/10.24912/jmk.v7i2.33908

Hambali, H. R., Nendissa, S. J., Mayndarto, E. C., Djibran, M. M., & Dinsar, A. (2024). Pengaruh fintech dan e-commerce terhadap kinerja keuangan UMKM di Indonesia. Jurnal Ilmiah Edunomika, 8(2), 1–7. https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jie/article/view/12883

Bhutta, N., Blair, J., & Dettling, L. J. (2023). The smart money is in cash? Financial literacy and liquid savings among U.S. families. Journal of Accounting and Public Policy, 42(2), 107000. https://doi.org/10.1016/j.jaccpubpol.2022.107000

Huda, N., Pratiwi, A., & Munandar, A. (2023). Pengaruh literasi keuangan dan literasi digital terhadap kinerja UMKM Kota Bima. Bisnis Net: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 6(1), 216–224. https://doi.org/10.46576/bn.v6i1.3324

Khairina, N., et al. (2023). Penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital untuk meningkatkan produktivitas UMKM. Jurnal Serina Abdimas, 1(3), 1154–1163. https://doi.org/10.24912/jsa.v1i3.26208

Kurniasari, F., & Lestari, E. D. (2024). Development of financial literacy and fintech adoption on women SMEs business performance in Indonesia. Eastern-European Journal of Enterprise Technologies, 5(13(131)), 67–75. https://doi.org/10.15587/1729-4061.2024.312613

Mukti, V. W., Rinofah, R., & Kusumawardhani, R. (2022). Pengaruh fintech payment dan literasi keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan mahasiswa. AKUNTABEL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 19(1), 52–58. https://doi.org/10.30872/jakt.v19i1.10389

Ningsih, L. F., & Nurida. (2025). Dampak literasi keuangan dan sistem informasi akuntansi terhadap peningkatan kinerja keuangan UMKM di era digital. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 330–339. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/5668953

Nugraha, D. P., Setiawan, B., Nathan, R. J., & Fekete-Farkas, M. (2022). Fintech adoption drivers for innovation for SMEs in Indonesia. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 8(4). https://doi.org/10.3390/joitmc8040208

Nurlianti, N., & Qhodriyah, L. (2022). The effect of financial literacy and financial inclusion on the performance of MSMEs in Bangkalan District. Proceeding International Conference on Economic Business Management, and Accounting (ICOEMA), 864–881. https://conference.untag-sby.ac.id/index.php/icoema/article/view/2216

Putri, D., Harahap, I., Sugiarti, S., & Efendi, B. (2023). Peningkatan kinerja keuangan UMKM di Indonesia melalui literasi keuangan dan inklusi keuangan. Edunomika, 8(1). https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jie/article/view/11334/pdf

Putri, G., Santoso, H. A., & Purwanto, P. (2023). Kontribusi percepatan inklusi dan literasi keuangan bagi kinerja UMKM kuliner di Kota Surakarta. Jurnal Riset Akuntansi Politala, 6(1), 10–17. https://doi.org/10.34128/jra.v6i1.137

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif untuk penelitian yang bersifat eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif. Alfabeta.

Suryono, R. R., Budi, I., & Purwandari, B. (2020). Challenges and trends of financial technology (Fintech): A systematic literature review. Information, 11(12), 590. https://www.mdpi.com/2078-2489/11/12/590

Syamsul, S. (2024). Investigasi pencatatan dan pelaporan keuangan UMKM: Apakah disusun berdasarkan standar akuntansi? Jurnal Akuntansi dan Ekonomika, 14(1), 52–62. https://doi.org/10.37859/jae.v14i1.5765

Downloads

Published

2026-08-29

How to Cite

Simanjuntak, N. Y., Lasmini, L., & Purwandari, D. (2026). PENGARUH LITERASI KEUANGAN, PENERAPAN PENCATATAN AKUNTANSI, DAN PENGGUNAAN FINANCIAL TECHNOLOGY TERHADAP KINERJA KEUANGAN UMKM KECAMATAN MAJALAYA. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(4), 3384–3398. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.15075

Issue

Section

Articles