PENGARUH KETERHUBUNGAN SOSIAL TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA PENGGEMAR K-POP
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.14856Keywords:
Kesejahteraan Psikologis, Keterhubungan Sosial, Penggemar K-PopAbstract
ABSTRACT
Social connectedness is an important aspect in understanding the psychological well-being of K-Pop fans because fandom activities provide opportunities for individuals to interact and develop social bonds. This study aimed to examine the relationship between social connectedness and psychological well-being among K-Pop fans in Banjarmasin. A quantitative approach with a correlational design was employed, involving 100 K-Pop fans selected using purposive sampling. Data were collected using social connectedness and psychological well-being scales and analyzed using JASP version 0.97.1 through the Pearson correlation test and simple linear regression. The results indicated a positive and significant relationship between social connectedness and psychological well-being, with r = 0.69 and p < 0.01. The regression analysis yielded an R² value of 0.47, indicating that social connectedness accounted for 47% of the variance in psychological well-being within the research model. These findings indicate that K-Pop fans with higher levels of social connectedness tend to have higher levels of psychological well-being. The findings emphasize the importance of the social dimension in understanding the psychological well-being of K-Pop fans, while also indicating that other factors beyond the research model are associated with variations in psychological well-being.
ABSTRAK
Keterhubungan sosial menjadi salah satu aspek penting dalam memahami kesejahteraan psikologis penggemar K-Pop karena aktivitas fandom menyediakan ruang bagi individu untuk berinteraksi dan membangun keterikatan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara keterhubungan sosial dan kesejahteraan psikologis pada penggemar K-Pop di Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan 100 penggemar K-Pop yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala keterhubungan sosial dan skala kesejahteraan psikologis, kemudian dianalisis menggunakan JASP versi 0.97.1 melalui uji korelasi Pearson dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara keterhubungan sosial dan kesejahteraan psikologis dengan nilai r = 0,69 dan p < 0,01. Hasil regresi menunjukkan nilai R² = 0,47, yang berarti keterhubungan sosial menjelaskan 47% variasi kesejahteraan psikologis dalam model penelitian. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penggemar K-Pop dengan keterhubungan sosial yang lebih tinggi cenderung memiliki kesejahteraan psikologis yang lebih tinggi. Hasil penelitian menegaskan pentingnya dimensi sosial dalam memahami kesejahteraan psikologis penggemar K-Pop, sekaligus menunjukkan adanya faktor lain di luar model yang turut berkaitan dengan kesejahteraan psikologis.
Downloads
References
Aprianis, S. A. A. (2025). Dinamika interaksi sosial di era digital: Dampak media sosial terhadap kehidupan masyarakat urban. Jurnal Kajian Sosiologi Indonesia, 1(1), 1–7. https://ojs.nexusjurnal.com/index.php/jksi/article/view/11
Aristyawati, A. A. I. V., & Wulanyani, N. M. S. (2023). Joy being a fans: Analisis faktor yang mempengaruhi psychological well-being pada Kpopers Indonesia. Journals of Ners Community, 13(1), 116–122.
https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3363239
Arizabal, J. J. R., & Yabut, H. J. (2025). The mediating effect of social connectedness in the relationship between K-Pop fandom identity and mental health. SAGE Open, 15(3), 21582440251369989. https://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/21582440251369989
Azzahra, M. S., & Ariana, A. D. (2021). Psychological wellbeing penggemar K-pop dewasa awal yang melakukan celebrity worship. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 137–148. https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/24729
Bagaskara, R. S., & Widyastuti, T. (2023). Adaptasi social connectedness scale-revised edisi bahasa Indonesia. Jurnal Psikologi, 19(2), 106–116. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/psikologi/article/view/21124
Desembriyanti, S., Merida, S. C., & Supriyadi, T. (2026). Psychological well-being pada Generasi Z penggemar K-Pop NCT (NCTzen). Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara, 2(4), 206–219. https://www.inovanpublisher.org/orbit/article/view/351
Dewi, K., Hafnidar., & Musni, R. (2025). Perbedaan kesejahteraan psikologis pada penggemar KPop generasi Y, Z, dan Alpha. Insight: Jurnal Penelitian Psikologi, 3(2), 409–422. https://ojs.unimal.ac.id/index.php/jpt/index
Fauziyah, L. N., Widiana, H. S., & Widyowati, A. (2023). Loneliness and psychological well-being among adolescents K-pop fans. EMPATHY: Jurnal Fakultas Psikologi, 6(2), 159–170. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/author/view/8089104
Gumelar, S. A., Almaida, R., & Laksmiwati, A. A. (2021). Dinamika psikologis fangirl K-Pop. Cognicia, 9(1), 17–24. https://doi.org/10.22219/cognicia.v9i1.15059
Handoko, F. A., Rahaju, S., & Siaputra, I. B. (2024). Fanatisme penggemar K-pop Indonesia: Identitas fandom, tipe kepribadian dan pemujaan selebritas pada penggemar K-pop. Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology, 11(1), 55–74. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4204647
Karmakar, S., & Sikdar, D. P. (2023). Social connectedness and health issues. TIJER - International Research Journal, 10(5), 400–407. https://doi.org/10.1007/978-981-287-082-7_46
Khalda, F., & Dwarawati, D. (2026, February). Pengaruh perilaku prososial terhadap psychological well-being penggemar K-Pop. In Bandung Conference Series: Psychology Science, 6(1), 107–116. https://doi.org/10.29313/bcsps.v6i1.21980
Maghfirah, A. S., Anggrainika, V., & Sinaga, Y. D. S. B. (2022). Pengaruh budaya K-Pop terhadap kehidupan mahasiswa Universitas Diponegoro. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi, 3(2), 250–258.
https://jist.publikasiindonesia.id/index.php/jist/article/view/346
Nabilla, P. (2023). Hubungan celebrity worship dan psychological well-being pada penggemar K-pop di Jabodetabek. Jurnal Psikologi Malahayati, 5(2), 300–314. 10.33024/jpm.v5i2.10705
Ningsih, I. R., & Widyastuti. (n.d.). The impact of fanaticism on psychological well being among K-Pop fans in Sidoarjo. UMSIDA Preprints Server. https://doi.org/10.21070/ups.10152
Oberle, E., Ji, X. R., Alkawaja, M., Molyneux, T. M., Kerai, S., Thomson, K. C., ... & Gadermann, A. M. (2024). Connections matter: Adolescent social connectedness profiles and mental well-being over time. Journal of Adolescence, 96(1), 31–48. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1002/jad.12250
Oktavinita, P. A., & Ambarwati, K. D. (2022). Psychological well-being on celebrity worship levels in early adult Korean pop (K-pop) fans. Jurnal Ilmiah Psyche, 16(2), 93–110. https://doi.org/10.33557/jpsyche.v16i2.2094
Parawangsah, K. I., Hasanah, M., & Sholichah, I. F. (2023, January). The relationship between psychological well-being with celebrity worship in K-Pop fans using Twitter. In Journal Universitas Muhammadiyah Gresik Engineering, Social Science, and Health International Conference (UMGESHIC), 2(1), 127–137. https://journal.umg.ac.id/index.php/umgeshic/article/view/5114
Pohan, S., & Gustiana, Z. N. (2023). Fenomena fanwar dan fanatisme antar fandom K-Pop di media sosial Twitter. SEMAR: Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat, 1(3), 10–16. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3770920
Pratiwi, R. G., & Irwan, I. (2026). Konstruksi kesejahteraan psikologis masyarakat melalui nilai-nilai budaya lokal: Perspektif psikologi sosial dan sosiologi budaya. Jurnal Ilmiah Psyche, 20(1), 57–70.
https://journal.binadarma.ac.id/index.php/jurnalpsyche/article/view/4207
Rehman, A. U., You, X., Wang, Z., & Kong, F. (2023). The link between mindfulness and psychological well-being among university students: The mediating role of social connectedness and self-esteem. Current Psychology, 42(14), 11772–11781. https://doi.org/10.1007/s12144-021-02428-6
Romeo, I., Stanislaw, H., McCreary, J., & Hawley, M. (2024). The importance of belonging for well-being in college students. PLOS Mental Health, 1(1), e0000057. https://doi.org/10.1371/journal.pmen.0000057
Sabila, A., Revana, S., Munawaroh, L., Pratiwi, H., & Fitriana, A. (2026). Keterikatan emosional mahasiswa terhadap idol K-Pop: Kajian kesejahteraan psikologis dan tingkat kecemasan. Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik, 3(2), 226–239. https://doi.org/10.62383/sosial.v3i2.3202
Setyawati, I., Fahiroh, S. A., & Poerwanto, A. (2022). Hubungan antara dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada remaja di UPT PRSMP Surabaya. Archetype: Jurnal Ilmiah Psikologi dan Terapan, 5(1). https://journal.um-surabaya.ac.id/Archetype/article/view/13835
Sivanesan, N. N., & Mokhtar, D. (2024). The association of fanship in psychosocial outcomes among K-Pop fans. International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development. https://doi.org/10.6007/ijarped/v13-i1/20550
Tang, L., Zhang, C., & Cui, Y. (2025). The association between social connectedness and psychological well-being among international students: Social support moderates the mediating effects of loneliness and perceived stress. Psychology in the Schools, 62(5), 1434–1452. https://doi.org/10.1002/pits.23405
Tranggono, A., Florentina, T., & Aditya, A. M. (2022). Kesejahteraan psikologis terhadap kesepian pada mahasiswa rantau. Jurnal Psikologi Karakter, 2(2), 203–209. https://doi.org/10.56326/jpk.v2i2.1958
Tsang, V. H. L., Tse, D. C. K., Chu, L., Fung, H. H., Mai, C., & Zhang, H. (2022). The mediating role of loneliness on relations between face-to-face and virtual interactions and psychological well-being across age: A 21-day diary study. International Journal of Behavioral Development, 46(6), 500–509.
https://doi.org/10.1177/01650254221132775
Weziak-Bialowolska, D., Bialowolski, P., Lee, M. T., Chen, Y., VanderWeele, T. J., & McNeely, E. (2022). Prospective associations between social connectedness and mental health: Evidence from a longitudinal survey and health insurance claims data. International Journal of Public Health, 67. https://doi.org/10.3389/ijph.2022.1604710
Wicaksono, B. R., & Utami, M. S. (2026). Leisure tourism sebagai mekanisme biopsikososial dalam promosi kesehatan mental: Kajian konseptual global dengan ilustrasi Indonesia. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 8(2), 330–341. https://journal.uib.ac.id/index.php/altasia/article/view/12041
Yusifzai, T. (2021). Why K-Pop is so popular worldwide. Chartmetric. https://hmc.chartmetric.com/why-is-k-pop-popular/
















