HAK PEKERJA DALAM KEPAILITAN: PERTENTANGAN NORMA UU KEPAILITAN DAN PUTUSAN MK NO. 67/PUU-XI/2013

Authors

  • Arif Rahman Hakim Universitas Narotama Surabaya
  • Febrian Rizki Pratama Universitas Narotama Surabaya
  • Miftakhul Huda Universitas Narotama Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.14855

Keywords:

Hak Pekerja, Kepailitan, Kepastian Hukum

Abstract

ABSTRACT

This research examines the normative conflict concerning the protection of workers’ rights in bankruptcy proceedings, particularly the relationship between Article 55 paragraph (1) of the Bankruptcy Law, which grants execution authority to secured creditors, and Constitutional Court Decision Number 67/PUU-XI/2013, which establishes workers’ rights as the highest priority in the payment of debts arising from bankrupt companies. The main issue addressed in this research is the disharmony between these legal norms, which creates regulatory dualism and legal uncertainty in the settlement of bankruptcy assets by curators and commercial court judges. This study employs a normative juridical research method using statutory and conceptual approaches. The research stages include identifying the normative conflict, analyzing the relationship between bankruptcy regulations and the Constitutional Court decision, and examining the issue through Gustav Radbruch’s theory of legal certainty. The findings indicate that the conflict between these norms results in the failure to fulfill the elements of legal certainty, namely contradictory legal positivism, normative ambiguity, and inconsistent legal implementation. This condition has caused structural injustice and weakened legal protection for workers, who are economically positioned as the most vulnerable parties in bankruptcy proceedings. This research concludes that resolving the normative conflict cannot rely solely on judicial discretion in individual cases but requires legislative harmonization through amendments to the Bankruptcy Law and the establishment of implementing regulations that explicitly guarantee workers’ rights as the highest priority in bankruptcy settlement.

ABSTRAK

Penelitian ini mengkaji konflik norma dalam perlindungan hak pekerja pada proses kepailitan, khususnya mengenai hubungan antara ketentuan Pasal 55 ayat (1) Undang-Undang Kepailitan yang memberikan kewenangan eksekusi kepada kreditur separatis dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 67/PUU-XI/2013 yang menegaskan kedudukan hak pekerja sebagai prioritas utama dalam pembayaran utang perusahaan pailit. Permasalahan penelitian berfokus pada ketidakharmonisan norma yang menimbulkan dualisme pengaturan serta ketidakpastian hukum dalam pelaksanaan pemberesan harta pailit oleh kurator dan hakim pengadilan niaga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Tahapan penelitian dilakukan melalui identifikasi konflik norma, analisis keterkaitan antara peraturan kepailitan dan putusan Mahkamah Konstitusi, serta pengujian terhadap konsep kepastian hukum berdasarkan teori Gustav Radbruch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik norma tersebut menyebabkan kegagalan pemenuhan unsur kepastian hukum berupa positivitas hukum yang tidak harmonis, ketidakjelasan norma, dan inkonsistensi penerapan hukum. Kondisi tersebut berdampak pada lemahnya perlindungan hukum terhadap pekerja sebagai pihak yang secara ekonomi memiliki posisi paling rentan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyelesaian konflik norma tidak cukup dilakukan melalui interpretasi hakim secara kasus per kasus, tetapi membutuhkan harmonisasi regulasi melalui revisi Undang-Undang Kepailitan dan pembentukan aturan pelaksana yang secara tegas menjamin kedudukan hak pekerja sebagai prioritas utama dalam proses kepailitan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afdhali, D. R., & Syahuri, T. (2023). Idealitas penegakkan hukum ditinjau dari perspektif teori tujuan hukum. Collegium Studiosum Journal, 6(2), 555–561.

https://doi.org/10.56301/csj.v6i2.1078

Ali, M. H. S. (2025). Tinjauan yuridis perusahaan pailit yang berdampak pada hak-hak karyawan. Jurnal Hukum, Politik Dan Ilmu Sosial, 4(3), 37–53.

https://doi.org/10.55606/jhpis.v4i3.5563

Anggiat, B. D., Franciska, W., & Mustafa, M. (2023). Perlindungan hukum bagi tenaga kerja atas suatu perusahaan yang dinyatakan pailit yang berimplikasi pemutusan hubungan kerja yang tidak diberikan pesangon. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 2(9), 3804–3813.

https://doi.org/10.55681/sentri.v2i9.1535

Arapenta, D. C., Karsona, A. M., & Sari, D. Y. (2024). Perlindungan hukum terhadap tenaga kerja sebagai kreditur istimewa. Jurnal USM Law Review, 7(3), 2054–2069.

https://doi.org/10.26623/julr.v7i3.10103

Aulia, F. N. (2025). Kepailitan PT. Sritex: Tanggung jawab pengurus, notaris, dan pemenuhan hak buruh. Acta Comitas: Jurnal Hukum Kenotariatan, 10(3), 536–549.

https://doi.org/10.24843/AC.2025.v10.i03.p6

Azzahra, S. N., Saragih, Y. M., Yusuf, M., & Pasaribu, U. R. (2025). Analisis yuridis tindak pidana korupsi suap berdasarkan teori kepastian hukum. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 4(3), 593–598. https://doi.org/10.37676/mude.v4i3.8533

Banola, A. J. P., Imut, B. R., Klau, C. L., Totnay, C. C., Mas’ud, F., & Wunu, M. A. W. (2025). Efektivitas harmonisasi peraturan perundang-undangan dalam menghindari tumpang tindih regulasi di Indonesia. CONSTITUO: Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik, 4(1), 68–79.

https://ejournal.staindirundeng.ac.id/index.php/constituo/article/view/4949

Dalimunthe, N., Delima, D., & Andhini, R. S. (2026). Analisis dinamika pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam perspektif hukum ketenagakerjaan di Indonesia. Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce, 5(1), 303–311.

https://doi.org/10.30640/digital.v5i1.7052

Faisal, F. (2024). Eksekusi objek jaminan fidusia oleh kreditor separatis dalam perkara kepailitan. Collegium Studiosum Journal, 7(2), 327–338.

https://doi.org/10.56301/csj.v7i2.1329

Fauziyyah, L. (2025). Implikasi pembatasan waktu eksekusi jaminan terhadap kedudukan dan hak kreditor separatis dalam Undang-Undang Kepailitan. Media Hukum Indonesia, 3(3). https://www.ojs.daarulhuda.or.id/index.php/MHI/article/view/1713

Hadi, F., Gandryani, F., & Afifah, F. (2025). Implikasi yuridis putusan pailit PT Sritex terhadap pemenuhan hak-hak ketenagakerjaan. Law and Humanity, 3(3), 233–244. https://doi.org/10.37504/lh.v3i3.774

Hidayanto, N. J., Listiana, S. N. P., Aulia, N. N., Amoro, K. H. P. D., Zahratu, N. S., & Wati, D. S. (2024). Tantangan dan perubahan terkini dalam hukum ketenagakerjaan: Analisis terhadap dinamika peraturan dan perlindungan pekerja. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1), 971–980.

http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/7781

Hutagaol, P., & Habeahan, B. (2025). Analisis yuridis perlindungan kreditur konkuren dalam proses kepailitan berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004. Judge: Jurnal Hukum, 6(5), 1370–1377. https://doi.org/10.54209/judge.v6i05.1894

Hutabarat, A. G., Sunarmi, S., & Robert, R. (2025). Perlindungan kreditur separatis terhadap jangka waktu eksekusi objek hak tanggungan dalam proses insolvensi. Binamulia Hukum, 14(1), 173–186. https://doi.org/10.37893/jbh.v14i1.1007

Khairunnissa, S. (2024). Pengaturan kepailitan lintas batas negara dalam perbandingan hukum perdata internasional antara Indonesia dan Malaysia. Recht Studiosum Law Review, 3(1), 105–111. https://doi.org/10.32734/rslr.v3i1.16413

Kurniawan, A., Triana, N., Sari, M., Hasibuan, N. L., & Ramadhona, A. (2024). Hukum adat dan nilai restoratif: Kontekstualisasi penyelesaian konflik sumbang adat di Jambi. Masalah-Masalah Hukum, 53(2), 111–122.

https://doi.org/10.14710/mmh.53.2.2024.111-122

Kurniawan, B., & Purbosari, N. R. (2022). Penyelesaian disharmoni peraturan perundang-undangan melalui jalur mediasi. Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram, 14(1), 83–96.

https://doi.org/10.20414/alihkam.v14i1.4734

Nur, S. M. (2022). Perlindungan hukum terhadap hak-hak pekerja atas perusahaan yang dinyatakan pailit karena pandemi Covid-19. Journal of Social and Economics Research, 4(1), 81–92. https://doi.org/10.54783/jser.v4i1.41

Pandiangan, M. A., Widarto, J., Kantikha, I. M., Judge, Z., & Elawati, T. (2025). Analisis yuridis perlindungan hukum terhadap bank selaku kreditur separatis dalam pelaksanaan eksekusi hak tanggungan (Studi kasus Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 03/Pdt.Sus-GLL/2017/PN.Niaga Smg). Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora, 2(2), 253–266. https://doi.org/10.63821/ash.v2i2.486

Sholehah, N. F., & Wahjoeono, D. (2026). Kedudukan hukum pekerja freelance dalam kondisi perusahaan pailit. Media Hukum Indonesia, 4(1).

https://www.ojs.daarulhuda.or.id/index.php/MHI/article/view/2873

Sinambela, S. M., Ningsih, P. W., Aridho, A., Lumbantobing, J. N. Y., Simbolon, N. A., Sinaga, R. S., ... Ibrahim, M. (2024). Perkembangan dan dinamika hukum ketenagakerjaan di Indonesia. Hakim: Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial, 2(1), 25–43.

https://doi.org/10.51903/hakim.v2i1.1539

Sobirin, L. A. (2025). Pengaturan kepailitan lintas batas negara dalam perbandingan hukum perdata antara Indonesia dengan Malaysia. Journal of Law Review, 4(2), 120–127.

http://journal.ppsuniyap.id/index.php/jolr/article/view/183

Toloh, P. W. Y., & Pangau, V. (2023). Urgensi lembaga negara independen penyelesaian konflik pertanahan dan proses penyelesaian yang berbasis teori hukum progresif. Jurnal Pertanahan, 13(2), 119–132. https://doi.org/10.53686/jp.v13i2.215

Yunianti, D., Abdullah, A., & Triwulandari, E. (2025). Implikasi hukum hak tanggungan bagi kreditor separatis dalam proses kepailitan debitor: Studi Putusan No. 20/Pdt.Sus-Gugatan Lain-Lain/2023/PN.Niaga.Smg. Jurnal Ilmiah Advokasi, 13(3), 1097–1110. https://jurnal.ulb.ac.id/index.php/advokasi/article/view/7612

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Rahman Hakim, A., Rizki Pratama, F., & Huda, M. (2026). HAK PEKERJA DALAM KEPAILITAN: PERTENTANGAN NORMA UU KEPAILITAN DAN PUTUSAN MK NO. 67/PUU-XI/2013. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(4), 3029–3041. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.14855

Issue

Section

Articles