ANALISIS KINERJA BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DORMITORY
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.14417Keywords:
Earned Value Management, kinerja biaya dan waktu, Contract Change OrderAbstract
Construction projects require integrated cost and schedule control to avoid cost overruns and completion delays. This study analyzes the cost and time performance of the Dormitory Building Construction Project at Campus C, Universitas Airlangga, which underwent two Contract Change Orders (CCOs) triggered by additional work volume and delayed material arrivals on site. A descriptive quantitative method was applied using the Earned Value Management (EVM) approach, drawing on primary data from interviews and secondary data including the budget plan, S-curve schedule, and actual cost reports, which were then cross-checked using Microsoft Project. The findings show that during the initial planning stage, work progressed on schedule or even slightly ahead of it, yet spending had already exceeded the planned budget. Following the issuance of CCO 1 and CCO 2, conditions worsened, as schedule performance also fell behind plan, pushing the projected completion date later than the target, while the estimated final cost continued to rise above the original contract value. This indicates that changes in project scope and duration further undermined overall execution efficiency. The study concludes that EVM is capable of detecting cost and schedule deviations at an early stage, providing a useful basis for decision-making to minimize the risk of cost overruns and delays in similar construction projects.
ABSTRAK
Proyek konstruksi menuntut pengendalian biaya dan waktu secara terpadu agar tidak mengalami pembengkakan biaya maupun keterlambatan penyelesaian. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja biaya dan waktu Proyek Pembangunan Gedung Dormitory Kampus C Universitas Airlangga yang mengalami dua kali perubahan kontrak (Contract Change Order/CCO) akibat penambahan volume pekerjaan dan keterlambatan kedatangan material di lapangan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Earned Value Management (EVM), memanfaatkan data primer hasil wawancara serta data sekunder berupa Rencana Anggaran Biaya, kurva S, dan laporan biaya aktual, yang kemudian diverifikasi ulang menggunakan Microsoft Project. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan awal, penyelesaian pekerjaan masih berjalan sesuai bahkan sedikit lebih cepat dari jadwal, namun penggunaan biaya telah melampaui anggaran yang direncanakan. Setelah diterbitkannya CCO 1 dan CCO 2, kondisi tersebut memburuk, kinerja waktu ikut tertinggal dari rencana sehingga proyek diperkirakan rampung lebih lambat dari target, sementara estimasi biaya penyelesaian akhir terus meningkat dibandingkan nilai kontrak awal. Kondisi ini mengindikasikan bahwa perubahan lingkup dan durasi pekerjaan turut memperburuk efisiensi pelaksanaan proyek secara keseluruhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan EVM mampu mendeteksi secara dini penyimpangan biaya dan waktu, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan untuk meminimalkan risiko pembengkakan biaya dan keterlambatan pada proyek konstruksi serupa
Downloads
References
Arnandha, Y., Nisworo, S., & Djaeni, M. (2023). Analisis pengaruh contract change order (CCO) pada siklus keberlangsungan proyek. Jurnal Profesi Insinyur Indonesia, 1(4), 112–118. https://doi.org/10.14710/jpii.2023.17479
Ayu, E. S., Khaidir, I., & Rita, E. (2024). Kajian pengaruh manajemen sumber daya terhadap produktivitas pelaksanaan proyek konstruksi gedung. Siklus: Jurnal Teknik Sipil, 10(1), 80–90. https://doi.org/10.31849/siklus.v10i1.11534
Azka, Y. M., Wibowo, K., & Arief, R. B. (2025). Analisis kinerja proyek pembangunan Pabrik Bangunan 1-B PT ABC berdasarkan earned value management (EVM) dengan simulasi percepatan (crashing). Journal of Scientech Research and Development, 7(2), 57–73. https://doi.org/10.56670/jsrd.v7i2.1248
Boy, W., Erlindo, R., & Fitrah, R. A. (2021). Faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek konstruksi gedung pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Rivet, 1(1), 57–64. https://doi.org/10.47233/rivet.v1i01.231
Diasz, D., & Sarya, G. (2023). Evaluasi biaya dan waktu menggunakan metode earned value pada proyek pembangunan saluran drainase di Jalan Pawiyatan, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Jurnal Teknik Sipil, 8(2), 51–59. https://doi.org/10.56071/deteksi.v8i2.586
Febriantoro, M. B., Susanto, S., & Siswanto, E. (2022). Meminimalisir keterlambatan waktu dan pembengkakan biaya proyek pembangunan Gedung Kecamatan Dongko, Trenggalek dengan metode nilai hasil (earned value method). Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil (JURMATEKS), 5(1), 104–118. https://doi.org/10.30737/jurmateks.v5i1.2881
Hermawan, M. R., Ridwan, A., & Suwarno, S. (2021). Mengurangi durasi pelaksanaan proyek dengan menggunakan metode time cost trade off. Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil, 4(2), 13–23. https://doi.org/10.30737/jurmateks.v4i2.1829
Iskandar, D. N., & Oei, F. J. (2025). Perbandingan metode earned schedule dan earned value dalam pengontrolan proyek pada aspek waktu. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 8(1), 145–158. https://doi.org/10.24912/jmts.v8i1.30381
Layang, S. (2023). Analisis faktor penyebab keterlambatan pada proyek perumahan Kecipir Kota Palangka Raya. AGREGAT, 8(2), 905–911. https://doi.org/10.30651/ag.v8i2.19030
Lestari, F., Oktarina, D., & Fadilasari, D. (2022). Evaluasi faktor-faktor penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi. Jurnal Arsitektur Kolaborasi, 2(1), 25–38. https://doi.org/10.54325/kolaborasi.v2i1.19
Pribadi, R. A., & Abduh, M. (2022). Analisis cost performance index (CPI) dan schedule performance index (SPI) menggunakan metode earned value (Studi kasus pada proyek pembangunan Gedung Pasar Bucor Kulon Kabupaten Probolinggo). Jurnal Media Teknik Sipil, 20(1), 14–23. https://doi.org/10.22219/jmts.v20i1.14620
Putu, I. A., Mahapatni, S., Putra, C., & Murwanta, K. E. (2022). Analisis kinerja waktu dan biaya pelaksanaan proyek dengan metode earned value pada proyek pembangunan Jembatan Pangkung Dalem Ruas Jalan Gitgit–Wanagiri. Jurnal Ilmiah Kurva Teknik, 11(2). https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt
Rani, N. M. S., & Yuni, N. K. S. E. (2021). Analisis faktor risiko terhadap keterlambatan proyek konstruksi The Himana Condotel. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 10(1), 41–55. https://doi.org/10.22225/pd.10.1.2367.41-55
Rita, E., Carlo, N., & Nandi. (2022). Penyebab dan dampak keterlambatan pekerjaan jalan di Sumatera Barat, Indonesia. Jurnal Rekayasa, 11(1), 27–37. https://doi.org/10.37037/jrftsp.v11i1.94
Sebastian, D., & Jin, O. F. (2025). Penyebab dan tindakan mitigasi pembengkakan biaya pada proyek konstruksi. Jurnal Media Teknik Sipil, 23(1), 33–42. https://doi.org/10.22219/jmts.v23i1.37846
Silalahi, Y. I., Masthura, L., & Fahriana, N. (2023). Analisis faktor-faktor penentu keberhasilan proyek konstruksi berdasarkan mutu, biaya, dan waktu. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 7(2), 233–240. https://doi.org/10.32832/komposit.v7i2.14240
Stringer, S., Jusmidah, J., Fikri, M., & Nurhidayah, N. (2025). Analisis persepsi penerapan manajemen proyek terhadap keberhasilan suatu proyek konstruksi. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 25(1), 185–195. https://doi.org/10.35965/eco.v25i1.5869
Tangtobing, R. F. F., & Waty, M. (2023). Penerapan metode earned value dan earned schedule pelaksanaan proyek Rumah Sakit X di Bandung. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 6(2), 237–248. https://doi.org/10.24912/jmts.v6i2.22251
Utamo, F. F. A., & Isfahani, M. N. (2022). Studi pengendalian realisasi waktu dan biaya pada proyek pembangunan The Legacy Hotel Teragong. Rang Teknik Journal, 7(2), 205–214. https://doi.org/10.31869/rtj.v7i2.5270
Wibowo, A., & Leonaldo, G. C. (2023). Abnormally low bid criterion pada pengadaan jasa konstruksi proyek pemerintah dengan sistem evaluasi harga terendah. Jurnal Teknik Sipil, 30(2), 179–192. https://doi.org/10.5614/jts.2023.30.2.12
Ximenes, F. F. (2025). Analisis waktu dan biaya dalam pengendalian proyek konstruksi menggunakan metode earned value: Studi kasus proyek Gedung UNTL. Axial: Jurnal Rekayasa dan Manajemen Konstruksi, 13(1), 11–20. https://doi.org/10.30742/axial.v13i1.4333
















