PENERAPAN METODE FUZZY DEMATEL DALAM PENENTUAN KRITERIA UTAMA PADA KESEHATAN MENTAL SISWA SMA DI KOTA SURABAYA

Authors

  • Alifa Febriani Universitas Negeri Surabaya
  • Dwi Nur Yunianti Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.14320

Keywords:

fuzzy DEMATEL, kesehatan mental, siswa SMA, hubungan sebab-akibat, kriteria utama

Abstract

Adolescent mental health in the city of Surabaya is a growing concern because it is shaped by numerous interrelated criteria, requiring a method capable of uncovering causal relationships among these criteria while pinpointing the most influential one. This study employed a quantitative approach using the fuzzy Decision Making Trial and Evaluation Laboratory (fuzzy DEMATEL) method to analyze nine criteria presumed to affect the mental health of senior high school students, namely self-confidence, stress-management ability, family emotional support, parenting style, academic pressure, competitive environment, peer support, bullying, and social media use. Data were collected through an online questionnaire distributed to high school students in Surabaya and processed through eight stages of fuzzy DEMATEL. The analysis revealed that self-confidence emerged as the most central criterion, showing a stronger interconnection with the other criteria than any of them, followed closely by bullying, which also played a substantial role. Self-confidence, together with academic pressure, competitive environment, peer support, and social media use, was identified as belonging to the cause group that exerts greater influence on other criteria, whereas stress-management ability, family emotional support, parenting style, and bullying fell into the effect group. These findings indicate that strengthening students' self-confidence should be a primary focus of school-based efforts to safeguard adolescent mental health.

ABSTRAK

Kesehatan mental remaja di Kota Surabaya menjadi perhatian karena dipengaruhi oleh berbagai kriteria yang saling berkaitan secara kompleks, sehingga diperlukan metode yang dapat mengungkap hubungan sebab-akibat di antara kriteria tersebut sekaligus menentukan kriteria yang paling berpengaruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode fuzzy Decision Making Trial and Evaluation Laboratory (fuzzy DEMATEL) untuk menganalisis sembilan kriteria yang diduga memengaruhi kesehatan mental siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), yaitu kepercayaan diri, kemampuan mengelola stres, dukungan emosional keluarga, pola asuh orang tua, tekanan akademik, lingkungan kompetitif, dukungan teman sebaya, bullying, dan penggunaan media sosial. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari siswa SMA di Kota Surabaya dan diolah melalui delapan tahapan fuzzy DEMATEL. Hasil analisis mengungkap bahwa kepercayaan diri tampil sebagai kriteria paling sentral, dengan tingkat keterkaitan terhadap kriteria lain yang melampaui kriteria-kriteria lainnya, diikuti oleh bullying yang juga menunjukkan peran penting. Kepercayaan diri, bersama tekanan akademik, lingkungan kompetitif, dukungan teman sebaya, dan penggunaan media sosial, teridentifikasi sebagai kelompok kriteria sebab yang lebih banyak memberi pengaruh, sedangkan kemampuan mengelola stres, dukungan emosional keluarga, pola asuh orang tua, dan bullying termasuk kelompok akibat. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kepercayaan diri siswa perlu menjadi fokus utama upaya menjaga kesehatan mental remaja di lingkungan sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hardian, A., Sitepu, E., Mulyapradana, A., Sitopu, J. W., & Wardono, B. H. (2025). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja di era digital. Indonesian Research Journal on Education, 5(1), 1079–1085. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/5069841

Karisma, N., Rofiah, A., Afifah, S. N., & Manik, Y. M. (2024). Kesehatan mental remaja dan tren bunuh diri: Peran masyarakat mengatasi kasus bullying di Indonesia. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(3), 560–567. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i03.3439

Kristiyanto, S., & Sulistiawan, J. (2026). Identifikasi dan pemetaan aspek internal berdampak sistemik terhadap kinerja pegawai industri perbankan di Indonesia menggunakan fuzzy Delphi dan fuzzy DEMATEL. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 7(2), 968–985. https://doi.org/10.47467/elmal.v7i2.11196

Lin, C.-Y., Shih, F.-C., & Ho, Y.-H. (2023). Applying the balanced scorecard to build service performance measurements of medical institutions: An AHP-DEMATEL approach. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(2), 1022. https://doi.org/10.3390/ijerph20021022

Muspita, N. A., & Yunianti, D. N. (2024). Penerapan metode fuzzy DEMATEL dalam penentuan faktor utama untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di klinik. MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika, 12(3), 528–539. https://doi.org/10.26740/mathunesa.v12n3.p528-539

Nafisah, A., & Balamurugan, T. (2026). Prevalence of mental health issues among secondary school students in Surabaya, Indonesia, using the Strengths and Difficulties Questionnaire. Acta Pedagogia Asiana, 5(1), 40–51. https://doi.org/10.53623/apga.v5i1.832

Nirmalawati, T., & Qurniyawati, E. (2025). Mental health of adolescents in the strawberry generation: A bibliometric analysis. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 13(2), 250–256. https://doi.org/10.20473/jpk.V13.I2.2025.250-256

Priyanka, R., Ravindran, K., Sankaranarayanan, B., & Ali, S. M. (2023). A fuzzy DEMATEL decision modeling framework for identifying key human resources challenges in start-up companies: Implications for sustainable development. Decision Analytics Journal, 6, 100192. https://doi.org/10.1016/j.dajour.2023.100192

Putri, N. I. K., & Priyatama, A. N. (2024). Mindset and resilience: A correlational study in senior high school 12th grade students. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 15(2), 117–125. https://doi.org/10.26740/jptt.v15n02.p117-125

Rachmayanti, R. D., Dewi, F. S. T., Setiyawati, D., Izhar, M. D., & Ramani, A. (2025). Determinants of adolescent resilience levels in Surabaya City, East Java Province, Indonesia. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 20(1), 57–64. https://doi.org/10.7454/kesmas.v20i1.1949

Rahmasanty, Z. I., & Mardhiyah, Z. (2025). The crab mentality of high school students: A reflection of self-esteem and perceptions of classroom climate? INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 10(2), 253–268. https://doi.org/10.20473/jpkm.v10i22025.253-268

Safi'i, I., Suef, M., & Karningsih, P. D. (2025). Integration of DEMATEL and ANP methods to evaluate digital transformation maturity model in Indonesian higher education institutions. Cogent Education, 12(1), 2590266. https://doi.org/10.1080/2331186X.2025.2590266

Santoso, E., & Adiansyah, T. (2026). Hubungan stres akademik dengan kesehatan mental remaja. Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran, 5(1), 234–254. https://doi.org/10.55018/jakk.v5i1.152

Sari, M. K., & Susmiatin, E. A. (2023). Deteksi dini kesehatan mental emosional pada mahasiswa. Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram, 13(1). http://journal.stikesyarsimataram.ac.id/index.php/jik

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suswati, W. S. E., Yuhbaba, Z. N., & Budiman, M. E. A. (2023). Kesehatan mental pada remaja di lingkungan sekolah menengah atas wilayah urban dan rural Kabupaten Jember. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ), 11(3), 537–544. https://doi.org/10.26714/jkj.11.3.2023.537-544

Universitas Gadjah Mada. (2022). Hasil survei I-NAMHS: Satu dari tiga remaja Indonesia memiliki masalah kesehatan mental. https://ugm.ac.id/id/berita/23086-hasil-survei-i-namhs-satu-dari-tiga-remaja-indonesia-memiliki-masalah-kesehatan-mental/

Wardhana, N. R. S., Hudaniah, & Rokhmah, S. N. (2024). Hubungan kepercayaan diri dengan kecemasan sosial pada remaja. Cognicia, 12(1), 25–30. https://doi.org/10.22219/cognicia.v12i1.30456

Wetik, S. V., & Laka, A. M. A. L. (2023). Gambaran kesehatan mental remaja. Jurnal Keperawatan Tropis Papua, 6(1), 19–25. https://doi.org/10.47539/jktp.v6i1.338

World Health Organization. (2025). Mental health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response

Yang, J. (2025). Fuzzy comprehensive evaluation system and decision support system for learning management of higher education online courses. Scientific Reports, 15(1), 18113. https://doi.org/10.1038/s41598-025-01782-w

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Febriani, A., & Yunianti, D. N. (2026). PENERAPAN METODE FUZZY DEMATEL DALAM PENENTUAN KRITERIA UTAMA PADA KESEHATAN MENTAL SISWA SMA DI KOTA SURABAYA. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(3), 2548–2558. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.14320

Issue

Section

Articles