DIGITALISASI PEMBELAJARAN DI PRODI ILMU ADMINISTRASI NEGARA UNIVERSITAS NUSA CENDANA: PERSPEKTIF MAHASISWA DAN DOSEN

Authors

  • Frederic Da Cunha Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Nusa Cendana
  • Axerns Amalo Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Nusa Cendana
  • Patricia Veren Dethan Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Nusa Cendana
  • Yohanes G. Muga Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Nusa Cendana
  • Yanfrid Daniel Amtiran Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Nusa Cendana
  • Chendana Ena Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.14114

Keywords:

Digitalisasi Pembelajaran, Hybrid Learning, Interaksi Akademik, Pembelajaran Online, Pembelajaran Offline

Abstract

ABSTRACT

The rapid advancement of educational digitalization in the post-COVID-19 era has encouraged higher education institutions to integrate online and offline learning as part of the transformation of academic practices. This shift has created both opportunities and challenges in maintaining the quality of academic interactions between lecturers and students, highlighting the need to examine the effectiveness of these learning modalities. This study aims to analyze the dynamics of academic interaction and the effectiveness of online and offline learning, with particular emphasis on the use of Zoom and Google Meet as digital learning platforms. A qualitative approach employing a case study design was adopted. Data were collected through in-depth interviews and Focus Group Discussions (FGDs) involving 20 students and 5 lecturers, and subsequently analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that offline learning is more effective in enhancing students’ understanding due to direct interaction, two-way communication, and immediate feedback. Nevertheless, online learning remains a strategic alternative for ensuring the continuity of academic activities when face-to-face instruction cannot be conducted. Google Meet is preferred for its accessibility, account integration, and ease of use, whereas Zoom offers superior communication stability and more comprehensive interactive features. The study concludes that integrating online and offline learning through a hybrid learning approach can effectively support sustainable and adaptive higher education, provided that both lecturers and students possess adequate digital competencies, active participation, and self-discipline.

ABSTRAK

Perkembangan digitalisasi pendidikan pascapandemi COVID-19 telah mendorong perguruan tinggi menerapkan pembelajaran daring dan luring secara terpadu sebagai bagian dari transformasi proses akademik. Kondisi tersebut menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam menjaga kualitas interaksi antara dosen dan mahasiswa sehingga diperlukan kajian mengenai efektivitas kedua model pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika interaksi akademik serta efektivitas pembelajaran online dan offline, termasuk penggunaan platform Zoom dan Google Meet sebagai media pendukung perkuliahan digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 20 mahasiswa dan 5 dosen, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran offline lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa karena memungkinkan komunikasi dua arah, interaksi langsung, dan pemberian umpan balik secara lebih optimal. Sementara itu, pembelajaran online tetap menjadi alternatif strategis untuk menjamin keberlangsungan perkuliahan ketika pembelajaran tatap muka tidak dapat dilaksanakan. Google Meet lebih banyak dipilih karena kemudahan akses, integrasi akun, dan efisiensi penggunaan, sedangkan Zoom menawarkan keunggulan pada stabilitas komunikasi serta fitur interaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pembelajaran online dan offline melalui pendekatan hybrid learning mampu mendukung keberlangsungan proses akademik secara lebih adaptif apabila didukung oleh kompetensi digital, partisipasi aktif, dan kedisiplinan mahasiswa maupun dosen.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amory, J. D. S., Nabhan, N., SL, J. F. I., & Ratna, R. (2025). Sinergi transformasi digital dalam pendidikan tinggi dan dampaknya terhadap inovasi sosial untuk mendorong pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan. Jurnal Minfo Polgan, 14(1), 1388–1398. https://doi.org/10.33395/jmp.v14i1.15052

Ariany, R. L., Rosjanuardi, R., & Juandi, D. (2023). Penggunaan Zoom dan Google Classroom pada pembelajaran mikro terhadap kemampuan berpikir reflektif calon guru matematika. Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran, 1, 1–8. https://conference.um.ac.id/index.php/snpp/article/view/8705

Contrino, M. F., Reyes-Millán, M., Vázquez-Villegas, P., & Membrillo-Hernández, J. (2024). Using an adaptive learning tool to improve student performance and satisfaction in online and face-to-face education for a more personalized approach. Smart Learning Environments, 11, Article 6. https://doi.org/10.1186/s40561-024-00292-y

Fahlevi, M. R. (2022). Kajian project based blended learning sebagai model pembelajaran pasca pandemi dan bentuk implementasi kurikulum merdeka. Jurnal Sustainable, 5(2), 230–249. https://rumahjurnal.iainsasbabel.ac.id/sus/article/view/2714

Gultom, J. R., Sundara, D., & Fatwara, M. D. (2022). Pembelajaran hybrid learning model sebagai strategi optimalisasi sistem pembelajaran di era pandemi COVID-19 pada perguruan tinggi di Jakarta. Mediastima, 28(1), 11–22. https://doi.org/10.55122/mediastima.v28i1.385

Hasibuan, P., Ginting, S. S. B., Syamfitri, A., Siregar, N. S., & Dahlan, N. A. (2024). Implementasi penggunaan aplikasi Zoom Meeting dalam pembelajaran matematika pada materi barisan. Mathematical and Data Analytics, 1(1), 31–37. https://doi.org/10.47709/mda.v1i1.3887

Hilalludin, H., & Akbar, A. H. (2026). Pengaruh model pembelajaran blended learning terhadap hasil belajar mahasiswa di perguruan tinggi. ABDUSSALAM: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam, 2(1), 181–188. https://journal.iai-daraswaja-rohil.ac.id/index.php/abdussalam/article/view/154

Huang, Y., & Wang, S. (2023). How to motivate student engagement in emergency online learning? Evidence from the COVID-19 situation. Higher Education, 85(5), 1101–1123. https://doi.org/10.1007/s10734-022-00880-2

Juliansyah, R., Said, R. A., & Ritonga, M. M. (2022). Motivasi belajar mahasiswa terhadap digitalisasi pembelajaran bahasa Inggris di masa Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Pustaka: Jurnal Bahasa dan Pendidikan, 2(4), 148–159. https://doi.org/10.56910/pustaka.v2i4.199

Khasanah, E. F., Erlistiana, D., Salsabila, U. H., & Elitawati. (2022). Analisis penggunaan Google Meet dalam pembelajaran terhadap kecerdasan emosional siswa. Jurnal Tinta, 4(1), 25–34. https://doi.org/10.35897/jurnaltinta.v4i1.737

Ludyasari, S. T., Sudika, N., & Hidayat, R. (2022). Perbandingan efektivitas pembelajaran daring dan luring dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 1 Pujut Kabupaten Lombok Tengah di masa pandemi COVID-19. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan, 4(2), 7–16. https://doi.org/10.29303/kopula.v4i2.2723

Martyani, E., & Yamalia, I. (2025). Perbandingan efektivitas Google Meet dan Zoom berdasarkan pengalaman mahasiswa dalam proses pembelajaran daring. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 1(3), 131–135. https://doi.org/10.65258/jutekom.v1.i3.20

Moyang, S. N., & Razak, K. A. (2022). Kompetensi guru pendidikan Islam menggunakan Google Meet untuk pengajaran al-Quran. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities (MJSSH), 7(3), e001329. https://doi.org/10.47405/mjssh.v7i3.1329

Mujianto, H., & Suryadhianto, U. (2025). Transformation of learning systems with a hybrid approach based on information technology: Transformasi sistem pembelajaran dengan pendekatan hybrid berbasis teknologi informasi. Santhet (Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora), 9(1), 94–104. https://doi.org/10.36526/santhet.v9i1.5007

Purnamasari, A., & Wijoyo, H. (2023). Analisis efektifitas pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi era 5.0. Jotika Journal in Education, 2(2), 50–56. https://doi.org/10.56445/jje.v2i2.82

Rodin, R., Hidayah, J., Endang, Harmi, H., Fakhruddin, & Sutarto. (2025). Manajemen Sistem Pendidikan Perguruan Tinggi Islam di Indonesia: Sistematic Review. Dirasah : Jurnal Studi Ilmu Dan Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 35–52. https://ejournal.iaifa.ac.id/index.php/dirasah/article/view/1644

Scheel, L., Vladova, G., & Ullrich, A. (2022). The influence of digital competences, self-organization, and independent learning abilities on students’ acceptance of digital learning. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 19(1), 44. https://doi.org/10.1186/s41239-022-00350-w

Siregar, R. Y., Lubis, L. A., & Nurbani, N. (2023). Implementasi peran dosen digital immigrant secara komunikasi virtual dalam proses belajar mengajar. Warta Dharmawangsa, 17(2), 819–837. https://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/juwarta/article/view/3192

Sudarto, S. (2024). Etika komunikasi mahasiswa terhadap dosen dalam interaksi akademik melalui media digital. RETORIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam, 6(1), 10–17. https://doi.org/10.47435/retorika.v6i1.2670

Wibawanto, H., & Prihatin, R. (2023). Persepsi peserta didik tentang efektivitas komunikasi pembelajaran dan selera humor pada pembelajaran daring. Indonesian Journal of Learning and Instructional Innovation, 1(2), 13–19. https://doi.org/10.20961/ijolii.v1i02.1147

Yalan, H., & Marcial, D. E. (2025, October). Evaluating the quality of hybrid learning in higher education: Stakeholder perspectives from a Chinese university. Frontiers in Education, 10, Article 1615020. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1615020

Zayu, W. P., Herman, H., & Vitri, G. (2023). Studi komparatif pelaksanaan tugas besar perencanaan geometrik jalan secara daring dan luring. Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Eksakta, 2(1), 92–96. https://doi.org/10.47233/jppie.v2i1.762

Downloads

Published

2026-08-07

How to Cite

Cunha, F. D., Amalo, A., Dethan, P. V., Muga, Y. G., Amtiran, Y. D., & Ena, C. (2026). DIGITALISASI PEMBELAJARAN DI PRODI ILMU ADMINISTRASI NEGARA UNIVERSITAS NUSA CENDANA: PERSPEKTIF MAHASISWA DAN DOSEN. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(4), 2280–2291. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.14114

Issue

Section

Articles