PEMILIHAN APLIKASI LAYANAN KESEHATAN DIGITAL TERBAIK MENGGUNAKAN METODE FUZZY AHP DAN FUZZY WASPAS
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.13814Keywords:
aplikasi layanan kesehatan digital, Fuzzy AHP, Fuzzy WASPAS, pengambilan keputusan multikriteriaAbstract
The rapid advancement of information technology has driven the emergence of digital healthcare applications that make it easier for the public to access healthcare services remotely. The growing number of available applications creates difficulty for users in identifying the platform most suited to their needs, requiring a multi-criteria decision-making approach that can accommodate uncertainty in user judgments. This study aims to determine criteria weights and identify the best digital healthcare application by integrating the Fuzzy Analytical Hierarchy Process (Fuzzy AHP) and Fuzzy Weighted Aggregated Sum Product Assessment (Fuzzy WASPAS) methods. Data were collected through a questionnaire distributed to respondents who had used at least two digital healthcare applications, then analyzed using Fuzzy AHP to determine criteria weights and Fuzzy WASPAS to rank the alternatives. The results show that consultation service cost emerged as the most decisive criterion shaping user preference, followed by ease and clarity of information and consultation access speed, while the remaining criteria contributed comparatively less to the overall assessment. Based on the Fuzzy WASPAS ranking, Halodoc consistently emerged as the application with the highest preference, followed in order by Good Doctor, Alodokter, YesDok, and KlikDokter. These findings confirm that integrating Fuzzy AHP and Fuzzy WASPAS offers an objective, representative decision-making framework for both users and developers of digital healthcare services in Indonesia.
ABSTRAK
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong munculnya berbagai aplikasi layanan kesehatan digital yang memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan secara daring. Meningkatnya jumlah alternatif aplikasi menimbulkan kesulitan bagi pengguna dalam menentukan aplikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan, sehingga diperlukan pendekatan pengambilan keputusan multikriteria yang mampu mengakomodasi ketidakpastian penilaian pengguna. Penelitian ini bertujuan menentukan bobot kriteria dan memilih aplikasi layanan kesehatan digital terbaik dengan mengintegrasikan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (Fuzzy AHP) dan Fuzzy Weighted Aggregated Sum Product Assessment (Fuzzy WASPAS). Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden yang telah menggunakan minimal dua aplikasi layanan kesehatan digital, kemudian dianalisis menggunakan Fuzzy AHP untuk menentukan bobot kepentingan kriteria dan Fuzzy WASPAS untuk memeringkat alternatif aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek biaya layanan konsultasi menjadi kriteria yang paling menentukan preferensi pengguna, diikuti oleh kemudahan dan kejelasan informasi serta kecepatan akses konsultasi, sementara kriteria lain memberikan kontribusi yang relatif lebih kecil terhadap penilaian keseluruhan. Berdasarkan pemeringkatan Fuzzy WASPAS, Halodoc secara konsisten unggul sebagai aplikasi dengan tingkat preferensi tertinggi, diikuti oleh Good Doctor, Alodokter, YesDok, dan KlikDokter secara berurutan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi Fuzzy AHP dan Fuzzy WASPAS mampu memberikan kerangka pengambilan keputusan yang objektif dan representatif, baik bagi pengguna maupun pengembang layanan kesehatan digital di Indonesia.
Downloads
References
Abdullah, A. G., Shafii, M. A., Pramuditya, S., Setiadipura, T., & Anzhar, K. (2023). Multi-criteria decision making for nuclear power plant selection using fuzzy AHP: Evidence from Indonesia. Energy and AI, 14, 100263. https://doi.org/10.1016/j.egyai.2023.100263
Afindania, P. R., Defit, S., & Sumijan. (2024). Implementasi sistem pendukung keputusan pemilihan alat kontrasepsi dengan metode AHP dan TOPSIS (Studi kasus di Puskesmas Gunung Labu). Jurnal TeknoIf Teknik Informatika Institut Teknologi Padang, 12(1), 1–9. https://doi.org/10.21063/jtif.2024.v12.1.1-9
Andriani, R. (2023). Model penerimaan teknologi telemedicine pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 11(1), 45–54. https://doi.org/10.33560/jmiki.v11i1.505
Andriani, R., & Nisaa, A. (2023). Adopsi teknologi telemedicine pada tenaga kesehatan. Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM), 11(2), 114–123. https://doi.org/10.47007/inohim.v11i2.518
Febiola, F., & Samanhudi, D. (2022). Analisis kepuasan pelanggan terhadap layanan aplikasi Halodoc dengan menggunakan metode SERVQUAL. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 6(2), 588–599. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3198267
Harahap, A. R., Simbolon, N. H. M., Agata, R. A., & Sunarsih, S. (2022). Metode fuzzy AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk pemilihan metode pembelajaran demi menunjang pembelajaran matematika. Jurnal Sains dan Edukasi Sains, 5(1), 9–17. https://doi.org/10.24246/juses.v5i1p9-17
Huda, A. F., & Hadikurniawati, W. (2022). Sistem pendukung keputusan pemilihan perumahan menggunakan WASPAS. MEANS (Media Informasi Analisa dan Sistem), 7(2), 177–180. https://doi.org/10.54367/means.v7i2.2102
Kamaldeep, Roy, S., Poonia, R. C., Nayak, S. R., Kumar, R., Alzahrani, K. J., Alnfiai, M. M., & Al-Wesabi, F. N. (2022). Evaluating the usability of mHealth applications on type 2 diabetes mellitus using various MCDM models. Healthcare, 10(1), 1–29. https://doi.org/10.3390/healthcare10010004
Katadata Media Network. (2024). Gen Z dan milenial mulai sadar kesehatan, aplikasi Halodoc paling banyak dipakai. https://katadata.co.id/
Melinda, T., & Setiawati, C. I. (2022). Analisis minat pengguna layanan telemedicine Halodoc di Kota Bandung dengan menggunakan model modifikasi UTAUT2. SEIKO: Journal of Management & Business, 5(2), 2262–2275. https://doi.org/10.37531/sejaman.v5i2.2212
Murdani, M., Sembiring, A. S., & Alasi, T. S. (2023). Penyedia layanan konsultasi kesehatan dengan metode TOPSIS. Jurnal Armada Informatika, 7(1), 274–280. https://doi.org/10.36520/jai.v7i1.67
Nafi', D. N., Mulyanto, A., & Wonoseto, M. G. (2021). Perbandingan sensitivitas metode SAW dan TOPSIS dalam pemilihan ustadz teladan Ponpes Wahid Hasyim Yogyakarta. Fountain of Informatics Journal, 6(1), 35–44. https://doi.org/10.21111/fij.v6i1.4670
Nisa, K. (2022). Aplikasi pemilihan vendor menggunakan metode fuzzy AHP dan TOPSIS. Jurnal Ilmiah Media Sisfo, 16(1), 20–32. https://doi.org/10.33998/mediasisfo.2022.16.1.1159
Okabashi Hendrawan, N., Jonemaro, E. M. A., & Ananta, M. T. (2023). Analisis perbandingan pengalaman pengguna pada aplikasi Halodoc dan Alodokter menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 7(3). https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3349085
Paramita, N., & Noviarisanti, S. (2021). Service quality analysis of mHealth services using text mining method: Alodokter and Halodoc. International Journal of Management, Finance and Accounting, 2(2), 1–21. https://doi.org/10.33093/ijomfa.2021.2.2.1
Rohmah, S., Desty, R. T., & Arumsari, W. (2024). Analisis kualitas layanan pada aplikasi Mobile JKN dengan tingkat kepuasan pengguna Mobile JKN BPJS Kesehatan di Kabupaten Demak. Indonesian Journal of Health Community, 5(1), 25–34. https://doi.org/10.31331/ijheco.v5i1.3161
Ross, T. J. (2010). Fuzzy logic with engineering applications (3rd ed.). John Wiley & Sons.
Saputra, D. A., & Dewi, R. K. (2022). Hubungan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengguna platform telemedicine Halodoc tahun 2022. Jurnal Rekam Medis & Manajemen Informasi Kesehatan, 2(2), 1–16. https://doi.org/10.53416/jurmik.v2i2.103
Suryani, S., Natsir, M. S., Gunawan, I., Bua, R. T., Bahtiar, A., & Husain, H. (2023). Implementasi metode fuzzy AHP dalam sistem rekomendasi kartu GSM terbaik. e-Jurnal JUSITI (Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi), 12(1), 53–64. https://ejurnal.undipa.ac.id/index.php/jusiti/article/view/1279
Taherdoost, H., & Madanchian, M. (2023). Multi-criteria decision making (MCDM) methods and concepts. Encyclopedia, 3(1), 77–87. https://doi.org/10.3390/encyclopedia3010006
















