ANALISIS PERMASALAHAN SOSIAL EMOSIONAL PESERTA DIDIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERILAKU BELAJAR DI SMA NEGERI 4 BLITAR

Authors

  • Intan Ardian Wardhani Universitas Negeri Malang
  • Nabilah Khoirrun Nisak Universitas Negeri Malang
  • Nadiva Rahma Paulina Putri Universitas Negeri Malang
  • Surayanah Surayanah Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.12805

Keywords:

Sosial Emosional, Perilaku Belajar, Kecemasan Akademik

Abstract

This study was motivated by the emergence of various social-emotional problems experienced by adolescent students, such as academic anxiety, low self-confidence, difficulties in controlling emotions, and social conflicts that may affect students’ learning behavior at school. The purpose of this study was to analyze the social-emotional condition of eleventh-grade students at SMA Negeri 4 Blitar, identify the factors influencing the emergence of social-emotional problems, and examine their impact on students’ learning behavior. This study employed a mixed methods approach involving guidance and counseling teachers and eleventh-grade students as the research subjects. Data were collected through interviews and questionnaires distributed via Google Forms. Quantitative data were analyzed using percentages, while qualitative data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings revealed that most students demonstrated fairly good social skills in cooperating, understanding others’ feelings, and building social relationships within the school environment. However, some students still experienced academic anxiety, low self-confidence, and difficulties in regulating emotions. Family background, peer relationships, and social media use were identified as the main factors contributing to these social-emotional problems. Unstable social-emotional conditions were found to affect students’ concentration, learning motivation, and participation in classroom activities. Therefore, collaboration among schools, teachers, and parents is needed to provide social-emotional support in order to improve students’ learning development and psychological well-being.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya berbagai permasalahan sosial emosional yang dialami peserta didik remaja, seperti kecemasan akademik, rendahnya rasa percaya diri, kesulitan mengontrol emosi, serta konflik sosial yang dapat memengaruhi perilaku belajar siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial emosional peserta didik kelas XI di SMA Negeri 4 Blitar, mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi munculnya permasalahan sosial emosional, serta dampaknya terhadap perilaku belajar siswa. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan subjek penelitian guru BK dan siswa kelas XI SMA Negeri 4 Blitar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan penyebaran angket menggunakan Google Form. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan persentase dan secara kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik memiliki kemampuan sosial yang cukup baik dalam bekerja sama, memahami perasaan orang lain, dan menjalin hubungan sosial di lingkungan sekolah. Namun, masih terdapat siswa yang mengalami kecemasan terhadap tugas dan ujian, kurang percaya diri, serta kesulitan mengendalikan emosi. Faktor keluarga, lingkungan pertemanan, dan penggunaan media sosial menjadi penyebab utama munculnya permasalahan sosial emosional tersebut. Kondisi sosial emosional yang kurang stabil berdampak pada menurunnya konsentrasi belajar, motivasi belajar, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara sekolah, guru, dan orang tua dalam memberikan pendampingan sosial emosional kepada peserta didik agar perkembangan belajar dan kesejahteraan psikologis siswa dapat berjalan lebih optimal.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, N., & Nasution, F. (2023). Peran guru bimbingan dan konseling (BK) dalam mengembangkan kepercayaan diri dan kesejahteraan (well being) siswa. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 368–380. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v4i2.458

Agustie, C. S., Christiana, E., & Nuryono, W. (2026). Efektivitas layanan bimbingan kelompok teknik problem solving untuk meningkatkan perencanaan karir siswa SMK. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(3), 1094–1103. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10811

Aprisco, H., Loesia, A., Pinnky, A., Aylula, S., & Satria, G. A. (2024). Sosialisasi dan edukasi anti-bullying di SDN Kebonan 1 untuk menciptakan suasana belajar yang harmonis. JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 5(2), 191–199. https://doi.org/10.32528/jiwakerta.v5i2.23773

Bharata, W., & Widyaningrum, P. W. (2021). The mediating effect of smartphone addiction on students’ academic performance. Jurnal Manajemen, 12(3), 412–412. https://doi.org/10.32832/jm-uika.v12i3.4860

Carliyan, Y., & Nisa, D. (2023). Speaking skills analysis of 4th grade students in Indonesian language object. Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education, 6(1), 57–71. https://doi.org/10.15575/al-aulad.v6i1.24628

Florensa, F., Hidayah, N., Sari, L., Yousrihatin, F., & Litaqia, W. (2023). Gambaran kesehatan mental emosional remaja. Jurnal Kesehatan, 12(1), 112–117. https://doi.org/10.46815/jk.v12i1.125

Hanipah, A. D., Amalia, T. N., & Setiabudi, D. I. (2022). Urgensi lingkungan belajar yang kondusif dalam mendorong siswa belajar aktif. Education: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(1), 41–51. https://doi.org/10.51903/education.v2i1.148

Imawa, Z. S. (2025). Peran emosi dan kesehatan mental dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Jurnal Pelita Ilmu Pendidikan, 3(1), 24–28. https://doi.org/10.69688/jpip.v3i1.132

Khaulani, F., Neviyarni, S., & Irdamurni, I. (2020). Fase dan tugas perkembangan anak sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(1), 51–51. https://doi.org/10.30659/pendas.7.1.51-59

Nurawaliah, A., Rukli, R., & Baharullah, B. (2023). Pengaruh gaya belajar, sikap pada pelajaran matematika, kecemasan, dan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika peserta didik sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(4), 2342–2351. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.4173

Nurjayanti, D., Pudyaningtyas, A. R., & Dewi, N. K. (2020). Penerapan program Taman Pendidikan Alquran (TPA) untuk anak usia dini. Kumara Cendekia, 8(2), 183–183. https://doi.org/10.20961/kc.v8i2.34631

Pramana, A., Mantilie, Yappo, Y., & Munthe, Y. (2023). Afectual management: Confidence build-up, technological barriers and compassionate solidarities. The Eastasouth Journal of Learning and Educations, 1(3), 97–115. https://doi.org/10.58812/esle.v1i03.159

Puteri, A. M., Dwiyanti, O., & Setiyoko, D. T. (2026). Peran lingkungan sosial dalam proses perkembanga identitas remaja. Indonesian Journal of Education, 2(3), 501–507. https://doi.org/10.71417/ije.v2i3.1469

Rezania, V., & Mariyati, L. I. (2021). Buku ajar psikologi perkembangan manusia. Umsida Press. https://doi.org/10.21070/2021/978-623-6292-34-1

Rofiqi, R., Iksan, I., & Mansyur, M. (2023). Melangkah menuju kesehatan mental yang optimal: Program inovatif di lembaga pendidikan islam. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, 4(2), 76–99. https://doi.org/10.19105/ec.v4i2.9237

Rosmaharani, S., Noviana, I., & Prihatini, M. S. (2025). Penguatan kesehatan jiwa pada remaja untuk mencegah bullying. Buletin Pengabdian Masyarakat, 11(2), 76–80. https://doi.org/10.33023/jpm.v11i2.2874

Sanusi, S. (2024). Pentingnya mengutamakan kesejahteraan mental siswa bagi puncak pencapaian pedagogis. EDUCHILD (Journal of Early Childhood Education), 4(1), 14–31. https://doi.org/10.30863/educhild.v4i1.5509

Setiawan, M. A., Eriyanti, R. W., Huda, A. M., & Rofieq, A. (2024). Problematika tuntutan eksternal bagi kesejahteraan psikologis peserta didik: Literature review. Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman, 10(1), 144–144. https://doi.org/10.31602/jbkr.v10i1.13719

Sukatin, S., Kharisma, I., & Safitri, G. I. (2023). Efikasi diri dan kestabilan emosi pada prestasi belajar. Educational Leadership: Jurnal Manajemen Pendidikan, 3(1), 28–39. https://doi.org/10.24252/edu.v3i1.39695

Toga, E., Laili, R. N., & Nashir, M. (2024). Hubungan pola asuh orang tua dengan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(6), 3431–3440. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6285

Wardana, I. K., Nugraha, L. P. N. D., & Arsana, A. A. P. (2024). Emotional regulation ability on test results: Factors affecting motivation and learning achievement. ETERNAL (English Teaching Journal), 15(1), 83–96. https://doi.org/10.26877/eternal.v15i1.343

Yoon, S., Lee, N., & Hong, S. (2025). Problematic smartphone use, online classes, and middle school students’ social-emotional competencies during COVID 19: Mediation by lifestyle and peers. Humanities and Social Sciences Communications, 12(1). https://doi.org/10.1057/s41599-025-04689-z

Downloads

Published

2026-07-17

How to Cite

Wardhani, I. A., Nisak, N. K., Putri, N. R. P., & Surayanah, S. (2026). ANALISIS PERMASALAHAN SOSIAL EMOSIONAL PESERTA DIDIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERILAKU BELAJAR DI SMA NEGERI 4 BLITAR. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(3), 2311–2320. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.12805

Issue

Section

Articles