ANALISIS IMPLEMENTASI QANUN ACEH NOMOR 9 TAHUN 2018 PADA PENDIDIKAN DAYAH DI KABUPATEN BIREUEN

Authors

  • Iskandar Iskandar Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Almuslim, Aceh, Indonesia
  • Najmuddin Najmuddin Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Almuslim, Aceh, Indonesia
  • Evi Juliyanti Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Almuslim, Aceh, Indonesia
  • Fithriani Fithriani Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Almuslim, Aceh, Indonesia
  • Fatimah Zohra Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Almuslim, Aceh, Indonesia
  • Elvirawati Elvirawati Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Almuslim, Aceh, Indonesia
  • Fitriati Fitriati Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Almuslim, Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.12392

Keywords:

Implementasi Kebijakan, Qanun Aceh, Pendidikan Dayah Terpadu, Pendidikan Islam, Tata Kelola Pendidikan

Abstract

ABSTRACT

Dayah education is an important component of the education system in Aceh, characterized by Islamic values and local wisdom. This study aims to analyze the implementation of Qanun Aceh Number 9 of 2018 concerning the Administration of Integrated Dayah Education in Bireuen Regency, focusing on policy implementation, supporting factors, and challenges encountered at the institutional level. The novelty of this study lies in its empirical examination of the gap between the regulatory framework governing dayah education and its implementation capacity following the enactment of the qanun. This study employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews with purposively selected informants representing the Bireuen Regency Dayah Education Office and dayah administrators, supported by document analysis. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of the qanun has been supported by a clear regulatory framework, strong commitment from dayah administrators, and well-defined roles between the local government and dayah institutions. However, its implementation has not yet been optimal due to limited policy dissemination, uneven understanding of the technical provisions, inadequate human resource capacity, disparities in educational facilities and infrastructure among dayahs, and insufficient financial support to meet operational needs. The study concludes that the successful implementation of Qanun Aceh Number 9 of 2018 depends not only on the existence of the regulatory framework but also on strengthening policy communication, institutional capacity, and continuous guidance. These findings provide practical insights for local governments in formulating more effective and sustainable strategies for the supervision, development, and improvement of dayah education.

ABSTRAK

Pendidikan dayah merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pendidikan Aceh yang memiliki karakteristik keislaman dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dayah Terpadu di Kabupaten Bireuen dengan menitikberatkan pada aspek pelaksanaan kebijakan, faktor pendukung, serta hambatan implementasi di tingkat satuan pendidikan. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian empiris mengenai kesenjangan antara regulasi penyelenggaraan pendidikan dayah dengan kapasitas implementasi di lapangan setelah diberlakukannya qanun tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang dipilih secara purposive dari unsur Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen dan pengelola dayah, serta diperkuat dengan analisis dokumen terkait. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi qanun telah didukung oleh adanya regulasi yang jelas, komitmen pengelola dayah, serta pembagian peran antara pemerintah daerah dan pengelola dayah yang berjalan dengan baik. Namun, implementasi belum optimal karena masih menghadapi kendala berupa terbatasnya intensitas sosialisasi, belum meratanya pemahaman teknis kebijakan, keterbatasan kompetensi tenaga pendidik, ketimpangan sarana dan prasarana antar-dayah, serta dukungan pendanaan yang belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2018 tidak hanya bergantung pada keberadaan regulasi, tetapi juga pada penguatan komunikasi kebijakan, kapasitas sumber daya, dan pembinaan yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan strategi pembinaan, pengawasan, dan pengembangan pendidikan dayah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, A., & Razali, R. (2024). Exploring cash waqf models for financial modernisation in dayah-based islamic higher education institutions in Aceh: A sociology of Islam perspective. Jurnal Indo-Islamika, 14(1), 62-78. https://doi.org/10.15408/jii.v14i1.40676

Abdullah, N., Yahya, D., & Azizah, S. N. (2025). Dayah curriculum in national education standards. Malaysian Journal of Islamic Studies, 9(2). https://doi.org/10.37231/mjis.2025.9.2.297

Azhari, M., & Jailani, J. (2023). Kontribusi Dinas Pendidikan Dayah Aceh dalam pengembangan kurikulum Dayah Salafiyah Terpadu. Fitrah: Journal of Islamic Education, 4(1), 26–42. https://doi.org/10.53802/fitrah.v4i1.131

Badruddin, & Riza, F. (2024). Modernisasi kurikulum Dayah Aceh. Qiro'ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 14(2), 249–261. https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/2379

Basri, B., Zainuddin, Z., & Mudawali, M. (2023). The role and contribution of Education Department of Dayah in enhancing the quality of dayahs in East Aceh. Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(1), 25–36. https://doi.org/10.32939/tarbawi.v19i1.1576

Edwards III, G. C. (1980). Implementing public policy. Congressional Quarterly Press.

Hasim, H., & Mutmainnah, I. (2023). Reformulation of regional regulations concerning implementation of islamic boarding schools in Parepare City. Jurnal Al-Dustur, 6(2), 218–229. https://doaj.org/article/ee775abd729a40209f1642486801b3eb

Hidayat, R. (2024). Human resource management at Dayah Terpadu Babul Maghfirah Aceh Besar. Al-Farabi: Journal of Islamic Education, 1(2), 1–15. https://journal.alfarabibilingual.sch.id/index.php/alfarabi/article/view/6

Ilyas, M. (2024). Government policy toward islamic boarding school (dayah): A case study of sustainable education system of Aceh Province. Cendikia: Media Jurnal Ilmiah Pendidikan, 14(3), 299–306. https://iocscience.org/ejournal/index.php/Cendikia/article/view/4712

Ilyas, M., Marwan, M., Munawar, M., Najmuddin, N., & Khadafi, M. (2025). Exploratory study on the accreditation framework of dayah institutions in Aceh: An examination of policy, execution, and organizational efficacy. Idarah: Jurnal Pendidikan dan Kependidikan, 9(2), 251–266. https://journal.uinsuna.ac.id/index.php/idarah/article/view/6803

Maghfiroh, R. A., Ali, M., & Azani, M. Z. (2023). The implementation of national curriculum and islamic boarding school curriculum integration. TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education, 10(1), 1–18. https://doi.org/10.17509/t.v10i1.55436

Mirsal, I., AS, A., Sartina, K., Irwansuri, Z., Rusdi, M., Noviyani, R., & Akbar, M. A. (2025a). Evaluasi kinerja lembaga akreditasi dayah di Aceh: Studi terhadap efektivitas dan dampaknya. Itqan: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 16(1), 50–64. https://doi.org/10.47766/itqan.v16i1.6076

Mirsal, I., Fuadi, A., Rani, S., & Nuwairah, N. (2025b). Implementasi akreditasi dayah dalam peningkatan mutu pendidikan di Aceh (Studi kasus Dayah Darul Wustha Labuhan Haji Aceh Selatan). Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 5(2). https://jurnal.penerbitwidina.com/index.php/JPI/article/view/1433/0

Nani, Y. N. (2021). Peran komunikasi dalam implementasi kebijakan perluasan akses pendidikan secara merata (Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo). Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 7(3), 231–240. https://www.jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/463

Nasir, M., Rizal, S., Basri, B., & Pabbajah, M. (2024). Revolutionizing Teungku Dayah learning model: Exploring the transformative impact of technological advancements on Islamic education in Aceh. Cogent Education, 11(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2335720

Prasetyo, M. A. M., & Zulkhairi, Z. (2022). Design of Aceh Government's Dayah (Study of conflict interaction and effectiveness in organizations). Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 6(1), 87–103. https://doi.org/10.35723/ajie.v6i1.220

Putra, A. J. (2021). Transformasi Pendidikan Dayah pasca MoU Helsinky (suatu kajian kebijakan restoratif) [Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh]. Repository UIN Ar-Raniry. http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/18267

Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dayah. (2019). Lembaran Aceh Tahun 2019 Nomor 6, Tambahan Lembaran Aceh Nomor 109. https://peraturan.bpk.go.id/Details/103252/qanun-prov-nad-no-9-tahun-2018

Radiansyah, R., Nasution, I., & Yahfizham, Y. (2024). Analisis kebijakan pesantren melalui model komunikasi kepemimpinan di Dayah Perbatasan Darul Amin Aceh Tenggara. Jurnal EDUCATO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 449–461. https://doi.org/10.29210/1202424377

Republik Indonesia. (2006). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 62.

Zubaili, Z. (2017). The policy of Aceh Government in developing the dayah teacher's competence at Aceh - post tsunami. International Journal on Language, Research and Education Studies, 1(1). https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/ijlres/article/view/938/0

Zulkifli, H. K., Almuhajir, & Alwi, S. (2024). Strategi rekrutmen dan pembinaan guru di Dayah Jamiah Al-Aziziyah Desa Bate Iliek Samalanga Bireuen. Jurnal At-Tarbiyyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 10(2), 89–97 https://ejournal.unisai.ac.id/index.php/jiat/article/view/896

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Iskandar, I., Najmuddin, N., Juliyanti, E., Fithriani, F., Zohra, F., Elvirawati, E., & Fitriati, F. (2026). ANALISIS IMPLEMENTASI QANUN ACEH NOMOR 9 TAHUN 2018 PADA PENDIDIKAN DAYAH DI KABUPATEN BIREUEN. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(3), 2581–2593. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.12392

Issue

Section

Articles