GREEN REVOLUTION: KEBIJAKAN PEMBANGUNAN SEKTOR PERTANIAN DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT PETANI TANAMAN PANGAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.11430Keywords:
Degradasi Lingkungan, Kesejahteraan Petani, Pertanian Berkelanjutan, Revolusi Hijau, Smart FarmingAbstract
ABSTRACT
Indonesia’s agricultural sector faces the challenge of increasing food production without compromising environmental sustainability and farmers’ well-being. The Green Revolution, implemented since the 1960s, succeeded in achieving rice self-sufficiency in 1984, but it also led to environmental degradation and socioeconomic inequality. This study aims to analyze the impacts of the Green Revolution and examine the role of digitalization in advancing sustainable agriculture. The methodology employed is a systematic literature review of journal articles, books, and policy documents from the 2020–2025 period. The results indicate that the success of the Green Revolution was “pseudo-economic” because increased production relied heavily on chemical inputs that caused environmental damage and made farmers dependent on capital. In contrast, sustainable agriculture is more efficient in resource use and can improve farmers’ well-being. The implementation of IoT- and AI-based smart farming has also proven capable of optimizing input use with precision, making it more environmentally friendly. This study concludes that the inclusive integration of digital technology is key to sustainable agricultural development. Therefore, the government needs to expand digital literacy and direct subsidies toward precision agriculture technologies to support equitable food security.
ABSTRAK
Sektor pertanian Indonesia menghadapi tantangan dalam meningkatkan produksi pangan tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan petani. Revolusi Hijau yang diterapkan sejak 1960-an berhasil mencapai swasembada beras pada 1984, tetapi juga menimbulkan degradasi lingkungan dan ketimpangan sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak Revolusi Hijau serta mengkaji adaptasi digitalisasi menuju pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap artikel jurnal, buku, dan dokumen kebijakan periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Revolusi Hijau bersifat “ekonomi semu” karena peningkatan produksi sangat bergantung pada input kimia yang memicu kerusakan lingkungan dan ketergantungan petani terhadap modal. Sebaliknya, pertanian berkelanjutan lebih efisien dalam penggunaan sumber daya dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Penerapan smart farming berbasis IoT dan AI juga terbukti mampu mengoptimalkan penggunaan input secara presisi sehingga lebih ramah lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi digital yang inklusif menjadi kunci pembangunan pertanian berkelanjutan. Oleh karena itu, pemerintah perlu memperluas literasi digital dan mengarahkan subsidi menuju teknologi pertanian presisi guna mendukung ketahanan pangan yang berkeadilan.
Downloads
References
Alta, A., Prabowo, A., Firdaus, A. H., Murwani, A., Fauzi, A. N., Arifin, B., ... & Amir, M. F. (2023). Memodernisasi Pertanian Indonesia. PT. RajaGrafindo Persada-Murai Kencana. https://books.google.com/books?id=KFvTEAAAQBAJ&utm
Anggun, O. (2025). Dosis Dan Frekuensi Aplikasi Pestisida Dalam Budidaya Tanaman Padi Dan Jagung Di Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/91211
Anindita, D. C., Darmawan, A. A., Sahlan, F. K., & Ibrahim, E. (2025). Ilmu Perlindungan Tanaman: Pengantar Hama, Penyakit, Gulma, Dan Pengendaliannya. Cv Get Press Indonesia. https://books.google.com/books?id=Du-4EQAAQBAJ&utm
Ariani, R., Azhimah, F., Jayadisastra, Y., Bahari, D. I., Abdullah, S., Pramulia, R., & Rachman, R. M. (2024). Sosial Ekonomi Pertanian. Kamiya Jaya Aquatic. https://books.google.com/books?id=u0idEQAAQBAJ&utm
Ayu, C., Wulandari, F., & Dewi, M. E. (2024). Analisis Tingkat Kemiskinan Petani Tanaman Pangan Di Desa Penyangga Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Ntb. Jurnal Hutan Tropika: Universitas Palangka Raya, 19(2), 256-267. https://doi.org/10.36873/jht.v19i2.17374
Berliana, M., Wardani, D. K., Rahmaningtyas, A., Salqaura, S. S., Fauziah, I., Tarigan, R. A., ... & Safitri, S. A. (2025). Pengantar Ilmu Pertanian: Konsep, Praktik, dan Perkembangan Terkini. Penerbit Mifandi Mandiri Digital, 1(02). https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/penerbitmmd/article/view/533
Dahlan, A., & Putri, D. D. (2025). Optimalisasi kebijakan subsidi pupuk organik dalam mendukung pertanian berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Pertanian Cemara, 22(1), 11-21. DOI: https://doi.org/10.24929/fp.v22i1.4270
Djibran, M. M., Andiani, P., Nurhasanah, D. P., & Mokoginta, M. M. (2023). Analisis pengembangan model pertanian berkelanjutan yang memperhatikan aspek sosial dan ekonomi di jawa tengah. Jurnal Multidisiplin West Science, 2(10), 847-857. https://doi.org/10.58812/jmws.v2i10.703
Fatimah, I. N., & Iskandar, J. (2025). Dampak Program Revolusi Hijau Terhadap Pengelolaan Mina-Padi: Studi Kasus Di Desa Lampegan, Kabupaten Bandung. Biotika Jurnal Ilmiah Biologi, 23(1), 1-14. DOI: https://doi.org/10.24198/biotika.v23i1.60214
Fernandez, D. M. (2025). The Perubahan Sosial dan Ekonomi Masyarakat di Sekitar Pabrik Gula Semboro Pada Masa Krisis Ekonomi Tahun 1998-2004. Avatara: Jurnal Pendidikan Sejarah, 16(4). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/72837
Fitria, E. A., Utama, A. D., Suhendra, D., Harahap, E. J., Karina, I., Aisyah, S., ... & Rahman, A. (2024). Pertanian berkelanjutan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah. https://books.google.com/books?id=RMoHEQAAQBAJ&utm
Gultom, F., & Harianto, S. (2021). Revolusi hijau merubah sosial-ekonomi masyarakat petani. TEMALI: Jurnal Pembangunan Sosial, 4(2), 145-154. https://dx.doi.org/10.15575/jt.v4i2.12579
Harahap, A. H., Rahmanta, R., & Lindawati, L. (2022). Analisis Kemiskinan dan Pertumbuhan Sektor Pertanian di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Agro Bali: Agricultural Journal, 5(1), 76-83. DOI: https://doi.org/10.37637/ab.v5i1.870
Harefa, F., & Lase, N. K. (2025). Peran Praktik Konservasi Tanah Dan Air Dalam Menanggulangi Degradasi Lahan. Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, 9(2), 70-75. https://doi.org/10.51213/jamp.v9i2.134
Indahyani, R., & Maga, L. (2023). Alternatif Kebijakan dalam pembangunan pertanian berkelanjutan di Provinsi Papua. Analisis Kebijakan Pertanian, 21(1), 111-131. https://doi.org/10.21082/akp.v21i1.111-131
Indrawanis, E., & Heriansyah, P. (2023). Pengantar Ilmu Pertanian Berkelanjutan. Penerbit Lindan Bestari. https://books.google.com/books?id=-3KwEAAAQBAJ&utm
Inka, A. S. (2023). Pengaruh Sistem Olah Tanah Dan Pemupukan Nitrogen Terhadap Kelimpahan Dan Keragaman Arthropoda Tanah Pada Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.) Tahun Ke-34 Di Tanah Ultisol. http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/77961
Istiqomah, I., Kusumawati, D. E., Serdani, A. D., & Choliq, F. A. (2022). Pemanfaatan limbah jerami, sekam, dan urine sapi sebagai pupuk organik untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi padi. VIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 16(2), 101-113. DOI: https://doi.org/10.35457/viabel.v16i2.2462
Juansa, A., Maulana, A. W., Lubis, M. M., Wijaya, A. A., Minarsi, A., Sugama, D., ... & Murwanti, R. (2025). Ketahanan pangan: Swasembada pangan dan implikasinya terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. PT. Star Digital Publishing, Yogyakarta-Indonesia. https://books.google.com/books?id=jo5dEQAAQBAJ&utm
Kasim, S. S., Jabar, A. S., Tawulo, M. A., Yusuf, B., Azizah, L. N., & Kusuma, N. (2025). Pemberdayaan Petani Tanpa Lahan Dalam Ekonomi Pedesaan: Strategi Adaptif Terhadap Krisis Agraria Dan Ketimpangan Akses Tanah. Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 6(2), 190-207. https://doi.org/10.52423/welvaart.v6i2.120
Kesumawardani, T., & Hamimah, S. (2026). Optimalisasi Kebijakan Hukum Dan Inovasi Teknologi Untuk Mewujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan. Science and Education Journal (SICEDU), 5(2), 315-322. https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/308
Khair, O. I., & Sartika, I. (2024). Ekonomi Hijau: Perspektif Kebijakan Pemerintah dalam Pembangunan Berkelanjutan. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(4), 1352-1363. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/13036
Khalidy, F., Saifudin, F., Yanti, W., Bangki, R., & Mualim, I. (2024). Revolusi hijau dalam pembangunan: integrasi teknologi ramah lingkungan dalam proyek infrastruktur. Kerja Praktek Teknik Lingkungan, 1(1), 46-52. https://journal.unusida.ac.id/index.php/kptl/id/article/view/1194
Mariyanto, J. (2025). Krisis global dan implikasinya bagi pertanian Indonesia: Perubahan iklim, konflik geopolitik, dan spekulasi pasar. Jurnal Perencanaan Pembangunan Pertanian, 2(1), 22-43. https://epublikasi.pertanian.go.id/berkala/jp3/article/view/4056
Nurafifa, H., Sumadinata, R., & Adinda, J. Q. (2024). Menilik Penerapan Kebijakan Gerakan Revolusi Hijau Sebagai Upaya Penanggulangan Kerusakan Lingkungan Di Provinsi Kalimantan Selatan. Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 14(3), 223-234. DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v14i3.4833
Nurhidayanti, M. (2025). Pengaruh Praktik Pertanian Terhadap Kualitas Tanah Dan Air. Jurnal Pertanian Indonesia, 1(1), 22-28. https://ojs.samudrailmu.com/index.php/jpi/article/view/48
Purnama, R. (2026). Penerapan Teknologi Internet of Things (IoT) untuk Monitoring Kelembapan dan Nutrisi Tanah pada Pertanian Organik. Jurnal Pertanian dan Teknologi Pangan, 1(1), 16-24. https://publikasi.feliciajurnal.com/index.php/jptp/article/view/12
Rizal, F. J., Rahman, M. A., Maulana, A. A., & Setiowati, Y. (2024, July). Implementasi Smart Farming Dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan. In Seminar Nasional Agribisnis , 1(2). 120-126. https://prosiding.umy.ac.id/semnasagriumy/index.php/ag/article/view/57
Rosalina, D. I. (2022). Penerapan dalam pembangunan pertanian modern di indonesia yang sehat, ramah lingkungan dan berkelanjutan. SEMAGRI, 3(1). https://semagri.upnjatim.ac.id/index.php/semagri/article/view/15
Sari, G. F. A., Yolanda, D., & Rajib, R. K. (2024). Krisis air menangani penyediaan air bersih di dunia yang semakin kekurangan sumber daya. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(5), 334-341. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jirs/article/view/1373
Wijaya, A. R., Nurmala, D., Hutapea, M. C., Sudirman, K., & Arifin, M. B. (2025). Peranan Budaya dalam Mengurangi Dampak Penggunaan Pestisida Berlebihan Terhadap Kualitas Sumberdaya Alam Pada Wilayah Perairan. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(1), 32-39. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i1.433
Zahrani, S., Putri, D. J., Maharani, A., Safitri, S., & Oktapiani, R. (2025). Pengaruh Program Revolusi Hijau Terhadap Kualitas Lahan Rawa Pertanian di Desa Sarang Lang Tahun 1972-1973. Jurnal Pendidikan Sejarah, 14(1), 90-106. https://doi.org/10.21009/JPS.141.05















