ANALISIS TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG EFEKTIVITAS PROGRAM MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) DI NEGERI, NEGERI LIMA KECAMATAN LEIHITU, MALUKU TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.11328Keywords:
Partisipasi Masyarakat, Efektivitas, Musrenbang, Perencanaan Pembangunan, Negeri LimaAbstract
Rural development requires active community participation as the main actor. The Development Planning Deliberation (Musrenbang) is organized as a strategic forum to channel public aspirations; however, in practice, a gap often exists between planning and implementation. This study aims to analyze the level of community participation and assess the effectiveness of the Musrenbang program implementation in Negeri Lima, Leihitu District, Central Maluku. A descriptive quantitative approach was employed using a Likert-scale questionnaire distributed to 47 respondents from various community elements, supplemented by observation and interviews. The results indicate that the community's participation level remains at the tokenism stage, where public proposals tend to be formalities and do not significantly influence decision-making. Meanwhile, the effectiveness of the Musrenbang implementation scored 72%, falling into the "moderately effective" category. The indicators of program understanding and timeliness were rated positively. These findings suggest that while the Musrenbang in Negeri Lima has opened participatory spaces, its effectiveness has not yet been fully optimized. Strengthening follow-up mechanisms and oversight is necessary to transform Musrenbang into an inclusive, responsive, and sustainable planning instrument.
ABSTRAK
Pembangunan desa memerlukan partisipasi aktif masyarakat sebagai aktor utama. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) diselenggarakan sebagai forum strategis untuk menyalurkan aspirasi warga, namun dalam praktiknya sering terjadi kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dan menilai efektivitas pelaksanaan program Musrenbang di Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 47 responden dari berbagai unsur masyarakat, serta dilengkapi dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat berada pada level tokenisme, di mana usulan masyarakat lebih bersifat formalitas dan belum berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan. Sementara itu, efektivitas pelaksanaan Musrenbang memperoleh skor 72% dengan kategori "cukup efektif". Indikator pemahaman program dan ketepatan waktu pelaksanaan dinilai baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa Musrenbang di Negeri Lima telah membuka ruang partisipasi, namun efektivitasnya belum sepenuhnya optimal. Diperlukan penguatan pada aspek tindak lanjut dan pengawasan agar Musrenbang dapat menjadi instrumen perencanaan yang inklusif, responsif, dan berkelanjutan..
Downloads
References
Alfian, M., & Harimurti, Y. W. (2022). Pemberian kewenangan pemerintahan desa dalam mengelola desa wisata melalui peraturan desa. INICIO LEGIS, 3(2), 162–175. https://doi.org/10.211107/il.v3i2.15381
Almaarif, A., & Wargadinata, E. L. (2022). Adopting open government in local development planning: A study on Bekasi Regency. JKAP (Jurnal Kebijakan Dan Administrasi Publik), 26(1), 18. https://doi.org/10.22146/jkap.64692
Amsari, S., Harahap, I., & Nawawi, Z. M. (2024). Transformasi paradigma pembangunan ekonomi: Membangun masa depan berkelanjutan melalui perspektif ekonomi syariah. EKONOMIS: Journal of Economics and Business, 8(1), 729. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v8i1.1703
Ashariana, A., Ibrahim, I., Muliati, M., & M, R. A. (2026). Analisis kualitas pelayanan administrasi kependudukan. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(2), 807–817. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i2.9344
Dawodu, A., Sharifi, A., Cheshmehzangi, A., & Oladejo, J. (2021). The illusion of participation: Are participatory indicators truly effective in neighborhood sustainability assessment tools. Journal of Cleaner Production, 311, 127538. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2021.127538
Febriyana, S., Habibi, M. M., Yani, A., & Christover, D. (2025). Optimizing community aspiration processes by village consultative bodies. Academia Open, 10(2). https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.11431
Hidayat, A. D. (2022). Implementasi pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik Pemerintahan Dan Politik, 5(2), 55–62. https://doi.org/10.54783/japp.v5i2.624
Jauhariah, J., & Syamsudin, M. (2023). Perencanaan pembangunan. FOKUS: Publikasi Ilmiah Untuk Mahasiswa Staf Pengajar Dan Alumni Universitas Kapuas Sintang, 21(1). https://doi.org/10.51826/fokus.v21i1.737
Khairi, H. (2020). Local elections (Pilkada): Money politics and cukong democracy. Jurnal Bina Praja, 12(2), 249–260. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.249-260
Lainsamputty, N., & Picauly, B. C. (2021). Optimalisasi penyerapan aspirasi masyarakat dalam pelaksanaan musyawarah desa di Negeri Suli. Bacarita Law Journal, 2(1), 46–53. https://doi.org/10.30598/bacarita.v2i1.4686
Lizu, E. F. M. (2025). Implementasi Program Keluarga Berencana (KB) dalam pengendalian penduduk di Desa Bokon Kecamatan Miomaffo Timur Kabupaten Timor Tengah Utara [Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira]. Repository Universitas Katolik Widya Mandira.
Mukhlis, M. M., Maskun, M., Masum, A., Tajuddin, M. S., Kurniawati, W., Arowosaiye, Y. I., & Naswar, N. (2025). Examining the implementation of participatory village autonomy: Models of community engagement and application in strengthening inclusive governance in Indonesia. Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI, 8(1), 115–162. https://doi.org/10.15294/jphi.v8i1.21226
Novatna, S., & Adnan, M. F. (2020). Efektivitas pemberdayaan masyarakat Kampung Keluarga Berencana di Kota Padang. Journal of Civic Education, 3(1), 37–42. https://doi.org/10.24036/jce.v3i1.350
Nur, I. T., Syaprillah, A., Suhendro, J., & Siregar, H. (2020). Memperkokoh ekonomi sosial Indonesia melalui kolaborasi Rochdale Principle dan karakteristik masyarakat nelayan. Jurnal Jurisprudence, 10(1), 94–108. https://doi.org/10.23917/jurisprudence.v10i1.10842
Nurakhmadi, D. A., Rahmawan, T. I., & Suhendro, S. (2024). Optimalisasi partisipasi masyarakat dalam penganggaran. Peradaban Journal of Law and Society, 3(1), 48–62. https://doi.org/10.59001/pjls.v3i1.173
Prabowo, W., & Anggoro, O. B. (2020). Implementasi program pembangunan keluarga berencana dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas keluarga di Kecamatan Kranggan, Temanggung. JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA, 2(4), 72–77.
Pradana, A. (2022). Promoting participatory budgeting practices in Indonesia: Lessons from Malang City. Policy & Governance Review, 6(3), 297. https://doi.org/10.30589/pgr.v6i3.613
Putra, A. M. (2023). Agrarianisasi dan konflik agraria mengubah sosial budaya masyarakat pedesaan. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(1), 126. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i2.4209
Rahma, T., Lemuel, Y., Fitriana, D., Fanani, T. R. A., & Sekarjati, R. D. L G. (2022). Intolerance in the flow of information in the era of globalization: How to approach the moral values of Pancasila and the Constitution? Indonesian Journal of Pancasila and Global Constitutionalism, 1(1), 33–118. https://doi.org/10.15294/ijpgc.v1i1.56878
Rahmat, A., & Mirnawati, M. (2020). Model participation action research dalam pemberdayaan masyarakat. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 6(1), 62. https://doi.org/10.37905/aksara.6.1.62-71.2020
Ramda, E. E. (2025). Deliberative public policy of village governance: Legal-historical notes during the implementation of regional autonomy. Bestuurskunde: Journal of Governmental Studies, 5(1), 67–78. https://doi.org/10.53013/bestuurskunde.5.1.67-78
Saharuddin, S. (2024). Evaluating urban village fund management: An analysis of planning, budgeting, implementation, guidance, and supervision. The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 5(2), 158–170. https://doi.org/10.46456/jisdep.v5i2.577
Sandiasa, G., & Sudianing, N. K. (2021). Pelaksanaan administrasi dan pola pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi Covid 19. Jurnal Widya Publika, 9(1), 36–52. https://doi.org/10.47329/widyapublika.v9i1.652
Sofianto, A., Risandewi, T., Zuhri, M., Ambarwati, O. C., & Febrian, L. (2024). Kapasitas pembangunan perdesaan di Jawa Tengah. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Kota, 20(2). https://doi.org/10.14710/pwk.v20i2.53369
Solehudin, E., Fautanu, I., & Rizal, L. F. (2024). The value of community participation in the creation of local legal products in Indonesia. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 7(1), 99–114. https://doi.org/10.15575/hanifiya.v7i1.34483
Subandriyo, S., & Supardal, S. (2026). Strategi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kapanewon Paliyan. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 504–516. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9720
Sukma, D., Sumartono, S., Saleh, C., Amin, F., & Riyadi, B. S. (2023). Implementation of local government and decentralization within city: A qualitative study in Jakarta, Indonesia. International Journal of Membrane Science and Technology, 10(3), 984–996. https://doi.org/10.15379/ijmst.v10i3.1646
Surti, S., Shaddiq, S., Suhaimi, A., & Abdillah, M. H. (2022). The potency of the Tumih Village farmer community’s participation in the agricultural development planning strategy. Gorontalo Development Review, 5(2), 141. https://doi.org/10.32662/golder.v0i0.2389
Tambaip, B., Moento, P. A., & Tjilen, A. P. (2023). Partisipasi masyarakat dalam musyawarah perencanaan pembangunan. Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial, 12(1), 121–128. https://doi.org/10.35724/sjias.v12i1.5096
Yuliani, R., Mustafa, I., & Kedoh, L. N. (2026). Penerapan prinsip good governance dalam tata kelola bagian sekretariat dinas kearsipan dan perpustakaan daerah. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(2), 927–936. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i2.9342















