PENGARUH PINJAMAN KOPERASI MINGGUAN TERHADAP POLA KONSUMSI DAN PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA PEDESAAN DI KECAMATAN BOAWAE

Authors

  • MariaYasinta Deme Politeknik St. Wilhelmus

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.11311

Keywords:

Koperasi Mingguan, Pola Konsumsi, Perencanaan Keuangan, Rumah Tangga Pedesaan, Pembiayaan Mikro

Abstract

Weekly installment-based cooperative loans are a commonly utilized source of financing among rural communities. However, their impact on household consumption patterns and financial planning, particularly within agrarian communities with irregular incomes, remains insufficiently explored in empirical studies. This study aims to analyze the effects of the number of cooperative memberships, total loan amount, and weekly installment value on these two aspects among rural households in Boawae District, Nagekeo Regency. A descriptive-verificative quantitative approach was employed involving 150 respondents selected through purposive sampling from seven villages. Data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 26. Simultaneously, the three independent variables significantly influenced both consumption patterns (F = 20.900; p < 0.05; R² = 0.293) and household financial planning (F = 47.598; p < 0.05; R² = 0.494). Partially, the number of cooperative memberships had a negative effect on consumption patterns but a positive effect on household financial planning. The total loan amount positively affected consumption patterns while negatively affecting household financial planning. Meanwhile, weekly installment payments had a significant influence on both dependent variables. A higher loan burden was found to reduce households' consumption capacity and weaken their financial planning capability. These findings underscore the importance of improving financial literacy among rural communities and strengthening cooperative governance to support the economic stability of agriculture-based households.

ABSTRAK

Pinjaman koperasi berskema cicilan mingguan merupakan sumber pembiayaan yang lazim dimanfaatkan masyarakat pedesaan, namun dampaknya terhadap pola konsumsi dan perencanaan keuangan keluarga, khususnya pada komunitas agraris berpendapatan tidak tetap, masih minim dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah keanggotaan koperasi, besaran total pinjaman, dan nilai cicilan mingguan terhadap kedua aspek tersebut pada masyarakat pedesaan di Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo. Pendekatan kuantitatif deskriptif verifikatif diterapkan dengan melibatkan 150 responden yang dipilih melalui purposive sampling pada tujuh desa, dan data dianalisis menggunakan regresi linear berganda berbantuan SPSS versi 26. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pola konsumsi (F = 20,900; p < 0,05; R² = 0,293) dan perencanaan keuangan keluarga (F = 47,598; p < 0,05; R² = 0,494). Secara parsial, jumlah koperasi berpengaruh negatif terhadap pola konsumsi namun positif terhadap perencanaan keuangan keluarga. Total pinjaman berpengaruh positif terhadap pola konsumsi namun negatif terhadap perencanaan keuangan keluarga, sedangkan cicilan mingguan berpengaruh signifikan terhadap kedua variabel dependen. Tingginya beban pinjaman berdampak pada penurunan kemampuan konsumsi dan melemahnya kapasitas perencanaan keuangan rumah tangga. Temuan ini menegaskan urgensi peningkatan literasi keuangan masyarakat dan penguatan tata kelola koperasi guna mendukung stabilitas ekonomi rumah tangga berbasis pertanian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kale Lado, P. G., de Rozari, P., Foenay, C., & Amtiran, P. Y. (2026). Efektivitas program ekosistem keuangan inklusif (EKI) OJK Provinsi NTT dalam upaya meningkatkan inklusi keuangan di pedesaan NTT (studi kasus di Desa Binaan Oefeto Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur). GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial, 7(2), 749–761. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/glory/article/view/24758

Keynes, J. M. (1936). The general theory of employment, interest and money. Macmillan.

Republik Indonesia. (1992). Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Sekretariat Negara Republik Indonesia. https://www.catatanhukum.com/DOC-PUU/UU_No_25_Tahun_1992-Perkoperasian/index.html?page=1

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Sekretariat Negara Republik Indonesia. https://jdih.kemenkeu.go.id/api/download/58fac07c-7165-4c55-882d-965687f8090b/UU4TAHUN2023.pdf

Utami, A. T., Pramuktisari, N., & Aini, N. (2024). The role of cooperatives in supporting micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Indonesia. International Journal of Social Science and Human Research. Crossmark. 1(1). 65-73. https://doi.org/10.5281/zenodo.12665935

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2010). Multivariate Data Analysis (7th ed.). Pearson Prentice Hall.

Nunnally, J. C. (1978). Psychometric Theory (2nd ed.). McGraw-Hill.

Adnyani, N. N. S. B., Antara, M., & Wijayanti, P. U. (2022). Pengaruh pendapatan, konsumsi rumah tangga, dan sosial demografi pada kesejahteraan keluarga petani padi di Subak Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 11(2), 836. https://doi.org/10.24843/jaa.2022.v11.i02.p34

Handayani, S., & Yulistiyono, H. (2023). Pengaruh pendapatan, jumlah anggota keluarga dan pendidikan terhadap konsumsi rumah tangga miskin di Kabupaten Banyuwangi. Neo-Bis, 12(1), 38. https://journal.trunojoyo.ac.id/neo-bis/article/view/21671

Suryaningrum, D. A., Zulfikri, A., & Elisabeth, C. R. (2023). Peran inklusi keuangan dalam pembangunan ekonomi: Bukti dari negara-negara berkembang. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science, 1(03), 246–259. https://doi.org/10.58812/jekws.v1i03.537

Yusri, M., Cemda, A. R., & Rangkuti, K. (2022). Inklusi keuangan pada industri kreatif berskala mikro kecil dalam pengembangan wilayah masyarakat pedesaan di Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara. Perspektif, 11(3), 884–893. https://doi.org/10.31289/Perspektif.V11i3.7211

Hasan, L., & Perkasa, R. D. (2023). Peran koperasi simpan pinjam dalam memberdayakan ekonomi masyarakat (studi pada KSP Surya Abadi Mandiri, Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang). Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 14(1), 319–327. https://ejournal.uncm.ac.id/index.php/gm/article/view/687

Mau, I. T. B., Wutun, M. B. M. G., Lejap, H. H. T., Seran, A. M. I., Burin, S. N. B., Watu, E. G. C., Irianto, E. D. A., & Amaral, M. A. L. (2024). Pengelolaan keuangan keluarga dalam kehidupan sehari-hari: pendekatan praktis untuk petani dan peternak. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(2), 393–401. https://doi.org/10.33474/jp2m.v5i2.21934

Perseveranda, M. E., Manafe, H. A., Paridy, A., Mooy, M. O. V., Lejap, H. H. T., & Kanadjo, L. M. (2024). Optimasi literasi keuangan rumah tangga pada masyarakat pedesaan. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 4(4), 867–874. https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i4.21218

Zihab, Z., Muslim, M., Wati, V. W., Hadiyani, B., Astuti, R. W., & Dewi, H. M. (2023). Peran koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah (KSPPS) Al-Hasan Mitra Ummat Lenek dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.58218/kasta.v3i1.449

Poling, M. Y., Herdi, H., & Lamawitak, P. L. (2023). Analisis peranan koperasi simpan pinjam dalam upaya pengembangan UMKM pada KSP Kopdit Ikamala. Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi, 1(2), 105–115. https://doi.org/10.55606/jumia.v1i2.1153

Adrianus, J. S., Amaral, M. A. L., Watu, E. G. C., & Wutun, M. B. M. G. (2023). Pengelolaan keuangan rumah tangga kelompok tani. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 4(3), 702–707. https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i3.21121

Sjari M, D. R., Sinaga, B. M., Kusnadi, N., & Syaukat, Y. (2022). Dampak pinjaman mikro terhadap kesejahteraan rumah tangga perempuan pengusaha mikro dan kecil. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 22(2), 179–205. https://doi.org/10.21002/jepi.2022.11

Atahau, D. R., Huruta, A. D., & Martono, S. (2023). Financial literacy and sustainability of rural microfinance: The mediating effect of governance. Cogent Economics & Finance, 11(1), Article 2230725. https://doi.org/10.1080/23322039.2023.2230725

Kusdiana, Y., & Safrizal, S. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan keuangan keluarga. JAS (Jurnal Akuntansi Syariah), 6(1), 127–139. https://doi.org/10.46367/jas.v6i1.580

Nopitasari, & Handayani, D. (2020). Hubungan kepadatan koperasi dan keputusan mengakses pembiayaan koperasi. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 11(2), 147–162. https://doi.org/10.22212/jekp.v11i2.1674

Santoso, D. B., Damayanti, S., & Fauzan, M. (2024). Microfinance and poverty in Indonesia: The macro impact of people's credit bank. Journal of Business Economics and Management, 25(4), 647–664. https://doi.org/10.3846/jbem.2024.22001

Downloads

Published

2026-06-07

How to Cite

Deme, M. (2026). PENGARUH PINJAMAN KOPERASI MINGGUAN TERHADAP POLA KONSUMSI DAN PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA PEDESAAN DI KECAMATAN BOAWAE. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(3), 1776–1792. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.11311

Issue

Section

Articles