PERAN UJI KOMPETENSI DAN WAWANCARA TERSTRUKTUR PADA VALIDITAS SELEKSI PERANGKAT DESA KUTALANGGENG KECAMATAN TEGALWARU
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.10269Keywords:
Seleksi Perangkat Desa, Uji Kompetensi, Wawancara Terstruktur, Validitas SeleksiAbstract
ABSTRACT
Village governance requires competent and professional village officials who are able to provide accountable public services. This condition makes the selection process important to conduct objectively and systematically because a selection process that is not transparent may raise concerns about fairness and the quality of selection outcomes. This study aims to analyze the role of competency tests and structured interviews in improving the validity of village apparatus selection in Kutalanggeng Village, Tegalwaru District, Karawang Regency. The study employed a qualitative approach with a case study design. Informants were selected using purposive sampling based on their direct involvement, experience, and knowledge of the selection process, with informants being further identified through snowball sampling when necessary. The informants included the village head or village secretary, selection committee members, sub-district government representatives, Village Consultative Body members, community leaders, and village apparatus candidates. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data credibility was strengthened through source triangulation, technique triangulation, and member checking. The findings indicate that competency tests assess candidates' technical abilities and administrative knowledge, whereas structured interviews assess integrity, communication, motivation, and service orientation. The combination of both instruments provides a more comprehensive assessment and supports objectivity and transparency in the selection process. The findings indicate that standardized selection instruments can strengthen merit-based recruitment in village government.
ABSTRAK
Penyelenggaraan pemerintahan desa menuntut perangkat desa yang kompeten, profesional, dan mampu memberikan pelayanan publik secara akuntabel. Kondisi tersebut menjadikan proses seleksi perangkat desa penting dilakukan secara objektif dan terukur, terutama karena seleksi yang kurang transparan dapat menimbulkan keraguan terhadap keadilan dan kualitas hasil seleksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran uji kompetensi dan wawancara terstruktur dalam meningkatkan validitas seleksi perangkat desa di Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung, pengalaman, dan pengetahuan mengenai proses seleksi, dengan pengembangan informan melalui snowball sampling apabila diperlukan. Informan penelitian meliputi kepala desa atau sekretaris desa, panitia seleksi, perwakilan pemerintah kecamatan, anggota BPD, tokoh masyarakat, dan calon perangkat desa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji kompetensi berperan dalam menilai kemampuan teknis dan pengetahuan administratif, sedangkan wawancara terstruktur menilai integritas, komunikasi, motivasi, dan orientasi pelayanan. Kombinasi keduanya memberikan penilaian yang lebih komprehensif dan mendukung objektivitas serta transparansi proses seleksi. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan instrumen seleksi yang terstandar dapat memperkuat penerapan prinsip merit dalam pengisian perangkat desa.
Downloads
References
Almigo, N., & Karisma, D. K. P. (2024). Peran psikologi industri dan organisasi dalam pelatihan kerja di PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit III Plaju. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 14(2), 28–36. https://ojs.uninus.ac.id/index.php/JPKM/article/view/3410
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik potensi desa Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2025). Jumlah desa/kelurahan menurut provinsi dan letak geografi, 2024. Badan Pusat Statistik.
Devi, A. S., Hotimah, K., A., R. S., Karimullah, A., & Anshori, M. I. (2024). Mewawancarai kandidat: Strategi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. MASMAN Master Manajemen, 2(2), 66–78. https://doi.org/10.59603/masman.v2i2.387
Habibullah. (2024). Model seleksi terbuka perangkat desa berdasarkan Peraturan Bupati Kabupaten Demak No. 11 Tahun 2022. Civitas Consecratio, 4(2), 113–124. https://ejournal.ipdn.ac.id/cc/article/view/4718
Hidayat, R., & Wijayanti, S. N. (2021). Mekanisme seleksi perangkat desa sebagai salah satu alternatif mewujudkan good governance. Media of Law and Sharia, 2(1), 1. https://doi.org/10.18196/mls.v2i1.11483
Iswanto, D., Nashihah, D., & Putra, R. A. (2026). Meritocracy in village government: Implementation of village apparatus recruitment in Tuban Regency. Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur), 14(1), 51–69. https://doi.org/10.33701/jmsda.v14i1.6159
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.
Lee, H. J., Ryu, S. W., Won, J. Y., & Park, H. W. (2022). The validity of the assignment book-based structured interview in predicting academic performance in medical schools: A retrospective cohort study. Korean Journal of Medical Education, 34(1), 71–77. https://doi.org/10.3946/kjme.2022.221
Nardo, R. (2022). Human capital management. CV Media Sains Indonesia.
Nazara, S., Zebua, E., Hulu, F., & Waruwu, M. H. (2023). Pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap kualitas kerja aparat desa dalam pengelolaan dana desa. Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi, 2(1), 10–14. https://jamane.marospub.com/index.php/journal/article/view/62
Ningsih, N. R., & Pradana, D. A. (2026). Pendampingan peningkatan objektivitas dan transparansi penilaian seleksi perangkat desa Kajarharjo Banyuwangi. Jurnal Bhakti Pendidikan Blambangan, 1(1), 27–36. https://jurnal.untag-banyuwangi.ac.id/index.php/JBPB/article/view/933
Pemerintah Kabupaten Karawang. (2019). Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor 4 Tahun 2019 tentang desa.
Pemerintah Kabupaten Karawang. (2022). Gambaran umum kondisi daerah Kabupaten Karawang tahun 2022 dalam RPJMD Karawang yang mandiri, maju, adil, dan makmur.
Puansah, I. (2025). Praktik nepotisme pada pemerintahan desa. Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4(1), 568–581. https://doi.org/10.55606/inovasi.v4i1.4559
Republik Indonesia. (2014a). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa.
Republik Indonesia. (2014b). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa.
Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa.
Rosita, S. (2024). Manajemen sumber daya manusia. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi.
Sackett, P. R., Zhang, C., Berry, C. M., & Lievens, F. (2022). Revisiting meta-analytic estimates of validity in personnel selection: Addressing systematic overcorrection for restriction of range. Journal of Applied Psychology, 107(11), 2040–2068. https://doi.org/10.1037/apl0000994
Samsaman, L., Rengifurwarin, Z. A., & Ponto, I. S. (2022). Efektivitas proses penetapan perangkat desa pada Desa Administratif Otademan Kecamatan Wakate Kabupaten Seram Bagian Timur. MIMBAR ADMINISTRASI FISIP UNTAG Semarang, 19(2), 62–74. https://doi.org/10.56444/mia.v19i2.918
Seiff, F., & Suwaidi, R. A. (2023). Implementasi manajemen sumber daya manusia dalam pengembangan UMKM Desa Bareng dalam bentuk legalitas usaha melalui aplikasi Online Single Submission (OSS). Jurnal Kabar Masyarakat, 1(3), 140–147. https://doi.org/10.54066/jkb.v1i3.576
Selvia, E. M., & Rodiyah, I. (2020). Implementation of village staff recruitment and selection in Sidoarjo Regency. JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik), 8(1), 28. https://doi.org/10.21070/jkmp.v8i1.748
Sunarso, S., Mirlana, D. E., Bilyastuti, M. P., & Yulianto, E. (2025). Efektivitas seleksi perangkat desa di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 10(2), 220–233. https://doi.org/10.36982/jpp.v10i2.5069
Wicaksana, S. A., Moningka, C., Wardani, L. M. I., Simarmata, N. I. P., Harmoko, A. R., Setiabudi, A., Mulia, D. D. A., Mailani, L., Wijayani, M. R., Rocky, Wicaksana, S. A., & Syahtiani, Y. (2021). Psikologi industri dan organisasi. DD Publishing.
















