PERKEMBANGAN SASTRA JAHILIYAH DALAM MASYARAKAT ARAB PRA-ISLAM SEBAGAI CERMINAN BUDAYA, NILAI, DAN TRADISI SOSIAL HISTORIS
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.10112Keywords:
Sastra Arab, Masa Jahiliyah, Puisi Arab, Metode Kualitatif, Nilai SosialAbstract
The development of Arabic literature during the Jahiliyyah period represents an important phenomenon reflecting the cultural dynamics, values, and social structure of pre-Islamic Arab society. This study aims to analyze the characteristics, social functions, and historical roles of Jahiliyyah literature in shaping the collective identity of Arab communities. This research employs a qualitative method with a descriptive approach through library research, examining various historical sources and classical literary texts, particularly poems by prominent poets. The data were analyzed using data reduction, interpretation, and thematic conclusion techniques. The findings reveal that Jahiliyyah literature was predominantly characterized by qasidah poetry, which addressed themes such as tribal pride, warfare, nomadic life, and emotional expressions including love and sorrow. Beyond its aesthetic function, literature also served as a medium of social communication, a tool for political legitimization, and a means of transmitting moral values and cultural norms. Furthermore, the strong oral tradition positioned literature as a form of collective archive, despite its limitations in documentation. In conclusion, Jahiliyyah literature not only laid the foundation for classical Arabic literature but also remains relevant for analysis through modern literary theories in understanding the relationship between language, culture, and power.
ABSTRAK
Perkembangan sastra Arab pada masa Jahiliyah merupakan fenomena penting yang merepresentasikan dinamika budaya, nilai, dan struktur sosial masyarakat Arab pra-Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, fungsi sosial, serta peran historis sastra Jahiliyah dalam membentuk identitas kolektif masyarakat Arab. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka terhadap berbagai sumber historis dan teks sastra klasik, khususnya puisi karya penyair terkemuka. Analisis dilakukan menggunakan teknik reduksi data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sastra Jahiliyah didominasi oleh puisi berbentuk qasidah yang mengangkat tema kebanggaan suku, peperangan, kehidupan nomaden, serta ekspresi emosional seperti cinta dan kesedihan. Selain berfungsi sebagai ekspresi estetis, sastra juga berperan sebagai media komunikasi sosial, alat legitimasi politik, serta sarana transmisi nilai moral dan norma budaya. Temuan lain menunjukkan bahwa tradisi lisan yang kuat menjadikan sastra sebagai arsip kolektif masyarakat, meskipun memiliki keterbatasan dalam aspek dokumentasi. Kesimpulannya, sastra Jahiliyah tidak hanya menjadi fondasi bagi perkembangan sastra Arab klasik, tetapi juga tetap relevan untuk dianalisis melalui perspektif teori sastra modern dalam memahami relasi antara bahasa, budaya, dan kekuasaan.
Downloads
References
Al Hinduan, N. (2020). Karakteristik dan fungsi puisi pada masa transisi dari Dinasti Umayyah ke Dinasti Abbasiyah. Tarling: Journal of Language Education, 3(2), 153-169. https://doi.org/10.24090/tarling.v3i2.3555
Ayun, H. Q. (2022). Kritik Sastra Arab Pada Masa Jahilyah. A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 11(2), 434-444. https://dx.doi.org/10.31314/ajamiy.11.2.434-444.2022
Buana, C. (2021). Sastra Arab Klasik Seri Jahiliyah. Literasi Nusantara.
Fatoni, A. S., & Umar, N. I. (2024). Umru’Al-Qais and His Literary Works: Study of Arabic Writer Thought. Tanwir Arabiyyah: Arabic as Foreign Language Journal, 4(2 Desember), 233-244. https://doi.org/10.31869/aflj.v4i2.5951
Fuadah, N., & Sofa, A. R. (2025). Perkembangan sastra Arab dan pengaruhnya terhadap bahasa. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa Dan Pendidikan, 3(3), 198–209. https://doi.org/10.61132/pragmatik.v3i3.1811
Haeruddin, H. (2016). Karakteristik Sastra Arab pada Masa Pra-Islam. Nady Al-Adab: Jurnal Bahasa Arab, 13(1), 35-50. https://doi.org/10.20956/jna.v13i1.3231
Hamidi, S. R., & Lillah, F. K. (2023). Sejarah dan perkembangan sastra Arab kawasan Asia Barat (arab saudi, bahrain, irak dan iran). Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya, 13(2), 163. https://doi.org/10.25273/ajsp.v13i2.16001
Hasibuan, L., & Hasibuan, T. (2023). Sejarah pertumbuhan dan perkembangan bahasa Arab. Jurnal Sathar, 1(2), 1–12. https://doi.org/10.59548/js.v1i2.68
Hasibuan, N. A., Chainago, D. M., & Hakim, L. (2024). Tradisi Kesusastraan dalam Masyarakat Arab Yang Menjadi Pola Dasar Penulisan Sejarah Historiografi Arab Pra Islam. Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities, 5(01), 58-73. https://doi.org/10.22515/isnad.v5i01.8496
Huwaida. (2022). Spiritual Values In Pre-Islamic Arabic Literature. FITRAH: International Islamic Education Journal, 4(1), 41–53. https://doi.org/10.22373/fitrah.v4i1.1986
Jauhari, Q. A. (2011). Perkembangan Sastra Arab pada Masa Jahiliyah. Jurnal Bahasa Lingua Scientia, 3(1), 61-67. https://doi.org/10.21274/ls.2011.3.1.61-67
Mahliatussikah, H. (2015). Pembelajaran puisi: teori dan penerapan dalam kajian puisi arab. UM Press.
Miolo, M. I., Paneo, N. R., Ismail, A. A., & Hilwa, H. (2023). Perkembangan Sastra Arab Jahiliyyah Hingga Abbasiyah Serta Perannya Terhadap Peradaban Dunia. A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 12(1), 36-53. https://dx.doi.org/10.31314/ajamiy.12.1.36-53.2023
Nur, C., & Hamzah, A. A. (2025). Pra-Islam dan Bahasa Arab: Bahasa dan Sastra Sebelum Munculnya Islam. AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam Dan Bahasa Arab, 4(2), 107–114. https://doi.org/10.36701/qiblah.v4i2.1998
Qalbi, N. L. (2024). Berbagai Macam Dinamika Sosial dan Budaya Bangsa Arab pada Masa Jahiliyah. Maliki Interdisciplinary Journal, 2(11), 123-132. https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/13012
Rifana, N. (2024). Peran sastra Arab dalam pengembangan budaya dan agama Islam: Dari masa pra-Islam hingga era modern. SIWAYANG Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Pariwisata, Kebudayaan, dan Antropologi, 3(1), 21-26. https://doi.org/10.54443/siwayang.v3i1.2293
Salbiah, R., & Tasnimah, T. M. (2023). Menelaah kritik sastra Arab masa Jahiliyah. Jurnal Adabiya, 25(1), 101-117. https://dx.doi.org/10.22373/adabiya.v25i1.17120
Salsabila, F. A., & Selviana, I. (2024). Tokoh Sastrawan Arab Pada Era Jahiliah. Kitabina: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 5(1), 54-63. https://doi.org/10.19109/kitabina.v5i1.21121
Siddiq, A. R. (2025). Sastra Jahiliah dalam Tinjauan Islam (Analisis Unsur Adab dalam Syair dan Nasr Jahiliy Menurut Kacamata Syariat). Journal of Comprehensive Science, 4(2), 526–533. https://doi.org/10.59188/jcs.v4i2.3036
Syaifuji, A., & Irawan, B. (2021). Pergeseran Konteks Syair Arab Pada Masa Jahiliyah Hingga Masa Awal Islam. A Jamiy: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 10(1), 153-166. https://dx.doi.org/10.31314/ajamiy.10.1.153-166.2021
Tjalau, C. A., & Safii, R. (2023). Kajian Historis: Corak Sastra Arab (Zaman Jahiliyah, Shadr Islam dan Umawiyah). Assuthur: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 2(1), 1–23. https://doi.org/10.58194/as.v2i1.805
Wajiran, S. S. (2024). Teori Sastra. Uwais Inspirasi Indonesia.
Wargadinata, W., & Fitriani, L. (2018). Sastra Arab Masa Jahiliyah dan Islam. UIN Maliki Press.
Wibowo, R. A. (2022). Kontribusi Hermeneutika Filosofis dalam Memahami Sastra Arab Pra Islam (Kajian Kritis Sastra Arab Pra Islam). Al-Fathin: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 5(01), 1–17. https://doi.org/10.32332/al-fathin.v5i01.3136
Zulhelmi, Z., & Razak, A. (2023). Akar Realisme Sosialis Dalam Sastra Arab Jahiliyah Analisis Kritis Historis Terhadap Komunitas Penyair As-Sha’alik. Hijai - Journal on Arabic Language and Literature, 6(2), 141–157. https://doi.org/10.15575/hijai.v6i2.30330















