MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN PPKN DI SMP NEGERI

Authors

  • Isra Bumulo Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Asmun Wantu Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Ariyanto Nggilu Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.51878/action.v5i3.6307

Keywords:

Aktivitas Belajar, Problem Based Learning, Mata Pelajaran Ppkn

Abstract

This study aimed to improve student engagement through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model in the Civics subject (PPKn) for Class IX-1 at SMP Negeri 1 Bulango Selatan. The background of this research stemmed from the teacher’s limited use of varied teaching strategies, which caused students to lose interest, become disengaged, and participate less during lessons. The research utilized Classroom Action Research (CAR), which was carried out in two cycles comprising the phases of planning, implementation, observation, and reflection. The study involved 20 students (11 male and 9 female). Each cycle consisted of two meetings. The findings revealed that the use of the PBL model significantly improved students’ learning activity, as reflected in the increase in evaluation scores from 60% in Cycle I to 80% in Cycle II. Therefore, it can be concluded that the Problem-Based Learning model is effective in enhancing student participation and creating a more dynamic and engaging learning environment.

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran PPKn di kelas IX-1 SMP Negeri 1 Bulango Selatan. Permasalahan yang melatarbelakangi adalah kurangnya variasi dan kreativitas guru dalam menyampaikan materi, sehingga siswa menjadi kurang tertarik, tidak fokus, serta minim partisipasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Setiap siklus melibatkan dua kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran PPKn, yang ditandai dengan peningkatan nilai evaluasi dari 60% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif dalam mendorong keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadiyanto. (2016). Meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa menggunakan media pembelajaran Ko-ruf-si (Kotak Huruf Edukasi) berbasis Word Square pada materi kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan di Indonesia kelas V SMP Negeri 1 Lampihong tahun pelajaran 2014/2015. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(2), 980–993.

Hariyati, A. S., & Kartono. (2019). Peningkatan aktivitas belajar siswa menggunakan model Problem Based Learning pendidikan kewarganegaraan kelas V. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 4(2), 1-8.

Hartati, S. (2020). Peningkatan aktivitas dan hasil belajar melalui penerapan model Problem Based Learning. Jurnal Didaktika, 10(1), 12–21.

Kamdi, W. (2007). Strategi pembelajaran berbasis masalah untuk membentuk kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas.

Kokom, K. (2013). Strategi pembelajaran inovatif. Bandung: Alfabeta.

Lestari, D. M., & Fitria, R. (2021). Meningkatkan keterlibatan siswa melalui strategi pembelajaran aktif. Jurnal Kependidikan, 7(2), 45–53.

Mamonto, D. F., Yunus, R., & Nggilu, A. (2025). Meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Game Based Learning pada mata pelajaran PPKn. ACTION: Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah, 5(2), 194–200.

Najoan, R. A. O., Lala, W. C. I., & Ratunguri, Y. (2023). Peran guru sebagai motivator dalam meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(3).

Nggilu, A., Mamonto, D. F., Hasan, H., & Lahay, S. (2024). Strategi guru pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Kota Gorontalo. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 9(4), 1082–1089.

Pratiwi, S. R., & Nugroho, A. A. (2023). Studi komparasi keefektifan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) ditinjau dari kemampuan dan sikap pemecahan masalah pada pembelajaran tematik. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(1), 432–446.

Prijanto, J. H., & De Kock, F. (2021). Peran guru dalam upaya meningkatkan keaktifan siswa dengan menerapkan metode tanya jawab pada pembelajaran online. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 11(3), 238–251.

Rahayu, A. S. (2017). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Bumi Aksara.

Sardiman, A. M. (2012). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Setiawan, H., & Kartini, E. (2022). Hubungan antara keaktifan belajar dan prestasi akademik siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan Nusantara, 5(2), 67–75.

Sutikno. (2021). Model dan strategi pembelajaran: Membangun pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Syafruddin. (2017). Implementasi metode diskusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa. CIRCUIT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro, 1(1).

Syaiful, B., & Aswan, Z. (1997). Dasar-dasar kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Downloads

Published

2025-07-18

How to Cite

Bumulo, I., Wantu, A. ., & Nggilu, A. . (2025). MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN PPKN DI SMP NEGERI . ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas Dan Sekolah, 5(3), 337-343. https://doi.org/10.51878/action.v5i3.6307

Issue

Section

Articles