PERAN KOPERASI MERAH PUTIH SEBAGAI OFFTAKER PRODUK PERTANIAN LOKAL UNTUK STABILISASI HARGA
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i1.8966Keywords:
Koperasi Merah Putih, Offtaker, Produk Pertanian, Stabilisasi Harga, Rantai PasokAbstract
Agricultural commodity price volatility is a persistent structural problem in Indonesia, often detrimental to farmers due to the dominance of middlemen and long distribution chains. This study focuses on analyzing the effectiveness of the Red and White Village/Sub-district Cooperative (KMP) program as an institutional solution that acts as an offtaker or standby buyer to stabilize prices at the producer level. Using a descriptive qualitative approach through a study of pilot project evaluation documents in West Java and an analysis of supply chain management literature, this study examines the mechanisms of planting contracts, stock management, and financing facilitation. The study findings indicate that the KMP intervention significantly reduced the supply chain from 5–7 layers to 2–3 layers, which directly impacted the selling price at the farm level by 10–20% compared to the free market price during the main harvest. The forward contract mechanism proved effective in providing certainty of market absorption and transferring price risk from farmers to the cooperative. It concluded that KMP plays a vital role in transforming the agricultural ecosystem and controlling food inflation, but the sustainability of this model is highly dependent on support for access to affordable capital and the integration of digital technology for operational efficiency.
ABSTRAK
Volatilitas harga komoditas pertanian menjadi masalah struktural yang persisten di Indonesia, sering kali merugikan petani akibat dominasi tengkulak dan panjangnya rantai distribusi. Penelitian ini berfokus pada analisis efektivitas program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) sebagai solusi kelembagaan yang berperan sebagai offtaker atau pembeli siaga guna menstabilkan harga di tingkat produsen. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi dokumen evaluasi pilot project di Jawa Barat serta analisis literatur manajemen rantai pasok, penelitian ini menelaah mekanisme kontrak tanam, pengelolaan stok, dan fasilitasi pembiayaan. Temuan studi menunjukkan bahwa intervensi KMP mampu memangkas rantai pasok secara signifikan dari 5–7 lapis menjadi 2–3 lapis, yang berdampak langsung pada peningkatan harga jual di tingkat petani sebesar 10–20% dibandingkan harga pasar bebas saat panen raya. Mekanisme forward contract terbukti efektif dalam memberikan kepastian serapan pasar dan mentransfer risiko harga dari petani kepada koperasi. Disimpulkan bahwa KMP memiliki peran vital dalam mentransformasi ekosistem pertanian dan mengendalikan inflasi pangan, namun keberlanjutan model ini sangat bergantung pada dukungan akses permodalan murah serta integrasi teknologi digital untuk efisiensi operasional.
References
Ardillah, F., & Hasan, F. (2020). Saluran, margin, dan efisiensi pemasaran bebek pedaging di Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. AGRISCIENCE, 1(1), 12. https://doi.org/10.21107/agriscience.v1i1.6882
Dalengkade, M. N., Silvia, R., Wangka, N. M., Meti, Y., Budiharto, K., & Pujiastuti, D. R. (2025). Pemberdayaan masyarakat Desa Sail sebagai desa lingkar PT. Antam melalui pembuatan produk wine nanas. COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 428. https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7004
Dewi, S. K. S., Antara, M., & Arisena, G. M. K. (2021). Pemasaran cengkeh di Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, Indonesia. Agro Bali Agricultural Journal, 4(2), 246. https://doi.org/10.37637/ab.v4i2.719
Eta, M. A. (2024). Analisis kebijakan pemasaran jasa pada koperasi sekolah Yayasan Pengabdi Untuk Sesama Manusia di Singkawang. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(3), 331. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i3.3244
Fahdiani, D. (2025). Merakit ketapang: Menanam harapan di pedalaman Katingan melalui ketahanan pangan. MANAJERIAL Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(4), 941. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i4.7833
Ghozali, R. A., & Setyowati, Y. (2025). Keberhasilan partisipasi masyarakat dalam pembangunan objek wisata air Bendhung Lepen. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(4), 1565. https://doi.org/10.51878/social.v5i4.8041
Jabar, S., & Frinaldi, A. (2025). Dari birokrasi ke birokrasi inovatif: Peran transformasi budaya institusional. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 388. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5374
Loise, M., & Syukur, M. (2025). Analisis modal sosial dalam aktivitas ekonomi pedagang kuliner di Pasar Cidu’ Kota Makassar. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(4), 1807. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i4.7314
Maflahah, I., Wirjodirdjo, B., & Karningsih, P. D. (2021). Demand allocation and profit sharing to improve salt farmer’s revenue: A cooperative game approach. Research Square. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-1188072/v1
Maflahah, I., Wirjodirdjo, B., & Karningsih, P. D. (2024). Improving salt farmer’s bargain power through demand allocation and profit sharing: A cooperative game approach. International Journal of Technology, 15(1), 110. https://doi.org/10.14716/ijtech.v15i1.5522
Mandang, M., Sondakh, M. F. L., & Laoh, O. E. H. (2020). Karakteristik petani berlahan sempit di Desa Tolok Kecamatan Tompaso. AGRI-SOSIOEKONOMI, 16(1), 105. https://doi.org/10.35791/agrsosek.16.1.2020.27131
Marita, L., Arief, M., Andriani, N., & Wildan, M. A. (2021). Strategi peningkatan kesejahteraan petani Indonesia, review manajemen strategis. Agriekonomika, 10(1), 1. https://doi.org/10.21107/agriekonomika.v10i1.9391
Maulidin, M., Rachman, I. N. A., Irawan, M. A., Suminar, T. J., & Wardani, I. K. (2025). Pelatihan pembuatan produk abon jambu mente di Desa Sekotong Tengah. COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 120. https://doi.org/10.51878/community.v5i1.6207
Mulanda, S. M., & Punt, C. (2021). Characteristics of Zambia’s agricultural sector and the role for agricultural policy: Insights from CGE modelling. Structural Change and Economic Dynamics, 58, 300. https://doi.org/10.1016/j.strueco.2021.06.008
Natalia, N., & Supardal, S. (2025). Kolaborasi pemerintah desa dan masyarakat dalam mewujudkan desa mandiri dan sejahtera (Studi kasus di Desa Semantun Jaya, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat). SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 569. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5742
Rahman, Y. A. (2020). Motif petani dalam memilih pasar. SEPA Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 17(1), 33. https://doi.org/10.20961/sepa.v17i1.39652
Salasa, A. R. (2021). Paradigma dan dimensi strategi ketahanan pangan Indonesia. Jejaring Administrasi Publik, 13(1), 35. https://doi.org/10.20473/jap.v13i1.29357
Setiartiti, L. (2021). Critical point of view: The challenges of agricultural sector on governance and food security in Indonesia. E3S Web of Conferences, 232, 1034. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202123201034
Susanti, A., Agustin, U., Akbar, M. S., Latifah, T., & Ramadhani, S. (2024). Pengembangan UMKM tahu yang di olah menjadi sempol guna meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Banjar Negeri. COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 92. https://doi.org/10.51878/community.v4i1.3246
Syifa, D. L., & Ridlwan, A. A. (2021). Improving agricultural sector: The role of mudharabah financing (Study on sharia financing savings and loans cooperatives). Economica Jurnal Ekonomi Islam, 12(1), 55. https://doi.org/10.21580/economica.2021.12.1.3829
Tuju, F., Dewi, M., Hamzah, P., Sari, F. P., Pangestu, R., Maulidya, Y., Lasari, R. M., & Purba, E. A. (2025). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembuatan olahan semangka pada Kelompok Tani Pelangi Nusantara. COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 387. https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7164
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Nuroni, Ahmadi Ahmadi, Eva Novaria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












