ANALISIS PENURUNAN (AMBLAS) TIMBUNAN PADA OPRIT JEMBATAN DAWUHAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS 2D

Authors

  • Adellia Ersa Septianingrum Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Islam Balitar
  • Widha Ardhiansyah Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Islam Balitar
  • Nurjanah Nurjanah Politeknik Negeri Tanah Laut

DOI:

https://doi.org/10.51878/vocational.v6i2.9618

Keywords:

PLAXIS 2D, Penurunan Tanah, Rankine, Mayerhof

Abstract

A bridge is a structure that spans a gap, connecting two areas separated by natural obstacles, such as rivers or lakes. The existence of bridges plays a vital role in supporting community mobility and regional economic growth. However, at the Dawuhan Bridge, a settlement (subsidence) problem has been observed at the bridge approach embankment. This settlement can reduce driving comfort and compromise road serviceability. The issues occurring at the Dawuhan Bridge in Kademangan District motivated this study to analyze the causes of the settlement and to identify appropriate technical solutions. This research was conducted through several stages, including field problem identification, soil data collection based on Standard Penetration Test (SPT) results, analysis using the Rankine and Meyerhof methods, and numerical modeling using PLAXIS 2D. The Rankine method was applied to determine the magnitude of active and passive earth pressures, while the Meyerhof method was used to evaluate soil bearing capacity. PLAXIS 2D was employed to provide a visual representation of soil deformation and settlement behavior. The results of the Rankine analysis indicate that the active earth pressure increases significantly at every two-meter interval, suggesting a high tendency for soil movement or deformation under applied loads. Furthermore, the Meyerhof method shows that the bearing capacity beneath the approach embankment varies with depth and soil type, with the soft soil layers exhibiting much lower bearing capacity compared to the underlying hard layers. Numerical simulation using PLAXIS 2D illustrates the pattern of soil deformation, indicating that the most critical deformation occurs within the embankment located above the soft soil layer. The maximum settlement obtained from the simulation is 0.56 m (56 cm).

ABSTRAK

Jembatan merupakan suatu penyebrangan yang menghubungkan dua wilayah terpisaholeh hambatan alami seperti sungai atau danau. Keberadaan jembatan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Namun pada jembatan Dawuhan dijumpai permasalahan penururnan (amblas) pada oprit jembatan. Penurunan pada oprit tersebut dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Dari permasalahan yang terjadi pada jembatan Dawuhan Kecamatan Kademangan, melatarbelakangi untuk menganalisis penyebab terjadinya penurunan dan mencari solusi teknis yang dapat dilakukan. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan diantaranya identifikasi masalah dilapangan, pengumpulan data tanah berdasarkan uji SPT, di analisis menggunakan Rankine dan Mayerhof, serta pembuatan pemodelan menggunakan PLAXIS 2D. Rankine digunakan untuk melihat besarnya tekanan aktif dan pasif pada tanah. Mayerhof digunakan untuk melihat daya dukung tanah. Lalu menggunakan software PLAXIS 2D untuk memberikan gambaran visual penurunan tanah. Hasil analisis menggunakan perhitungan Rankine menunjukkan bahwa tekanan aktif setiap per dua meter mengalami lonjakan yang besar, yang menandakan kecenderungan tanah mengalami pergeseran atau deformasi akibat beban diatasnya. Selain itu, metode mayerhof menunjukkan bahwa daya dukung tanah di bawah oprit sangat bervariasi tergantung pada kedalaman dan jenis tanahnya, namun pada lapisan tanah lunak jauh lebih rendah dibandingkan lapisan keras di bawahnya. Disimulasikan menggunakan software PLAXIS 2D memberikan gambaran visual deformasi tanah. Hasilnya menunjukkan area paling aktif mengalami deformasi adalah pada bagian timbunan oprit jembatan yang berada diatas tanah lunak. Deformasi yang terjadi sebesar 0,56 meter atau 56 cm.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adi, M. A. P., Lastiasih, Y., & Mochtar, I. B. (2019). Alternatif perencanaan timbunan jalan dengan material sirtu dan material ringan mortar busa pada jalan tol Batang – Semarang seksi III Weleri – Kendal STA 414+525 – STA 424+576. Jurnal Transportasi Sistem Material Dan Infrastruktur, 1(2), 72. https://doi.org/10.12962/j26226847.v1i2.5029

Al-Dulaimi, M. A. M., & Seyedi, M. (2023). Numerical analysis of geogrids and recycled concrete aggregate for stabilizing road embankments. Annales de Chimie Science Des Matériaux, 47(4), 219. https://doi.org/10.18280/acsm.470404

Aldo, A., & Susilo, A. J. (2019). Stabilitas dinding penahan tanah dengan ground anchor dan metode pelaksanaannya pada kondisi in-situ dan jenuh. JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil, 2(4), 149. https://doi.org/10.24127/jmts.v2i4.6178

Ashad, H., Putra, M. R., & Utina, T. (2023). Evaluasi kinerja struktur jembatan kabel pancang Pasupati Bandung. Jurnal Teknik Sipil, 30(3), 379. https://doi.org/10.5614/jts.2023.30.3.6

Ashtiani, M., Nowkandeh, M. J., & Kayhani, A. (2021). Numerical modeling of the interaction of normal fault and shallow embedded foundation. Research Square. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-514125/v1

Babanagar, N., Sheil, B., Nini?, J., Zhang, Q., & Hardy, S. (2024). Digital twins for urban underground space. Tunnelling and Underground Space Technology, 155, 106140. https://doi.org/10.1016/j.tust.2024.106140

Chandra, J., & Makarim, C. A. (2021). Analisis model kegagalan rumah 2 lantai akibat negative skin friction dan curah hujan yang tinggi. JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil, 4(3), 623. https://doi.org/10.24127/jmts.v0i0.12613

Cotoarb?, D., Straub, D., & Smith, I. F. C. (2025). Probabilistic digital twins for geotechnical design and construction. Data-Centric Engineering, 6. https://doi.org/10.1017/dce.2025.10008

Fitriyah, D. K., Irawan, D., Suswanto, B., & Habieb, A. (2023). Structural damage identification methods in truss bridge structures using vibration analysis: A review. E3S Web of Conferences, 434, 2020. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202343402020

Gao, Y., Xiong, G., Hu, Z., Chai, C., & Li, H. (2024). Bridge digital twin for practical bridge operation and maintenance by integrating GIS and BIM. Buildings, 14(12), 3731. https://doi.org/10.3390/buildings14123731

Ghutke, V., Humaney, S., Zamare, K., Patode, V., Wasekar, R., Upadhyay, N., Banik, A., & Girehepunje, A. (2023). Stability of slopes under dynamic loading using FEM software. International Journal for Research in Applied Science and Engineering Technology, 11(4), 4277. https://doi.org/10.22214/ijraset.2023.51276

Hidayat, W. (2021). Analisis deformasi lateral grup pondasi tiang dengan perkuatan menggunakan tiang miring (batter piles) pada jembatan dermaga. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 25(1), 10. https://doi.org/10.24843/jits.2021.v25.i01.p02

Hong, L., Li, Z., & Peng, Y. (2024). Application of lightweight steel-UHPC composite beam in bridge emergency repair. Advances in Bridge Engineering, 5(1). https://doi.org/10.1186/s43251-024-00128-2

Hsiung, B. C. B., Prakasa, M. D. A., Phan, K., Moriasi, H., Teng, F., & Kuo, C. (2025). Impacts from consolidation caused by deep excavation in clay in Jakarta, Indonesia. In CRC Press eBooks (p. 392). Informa. https://doi.org/10.1201/9781003645931-64

Januar, K., & Susilo, A. J. (2022). Pengecekan penampang fondasi tiang terhadap fenomena likuifaksi akibat gempa. JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil, 735. https://doi.org/10.24127/jmts.v5i4.20269

Lubis, M. K. Z., & Lubis, K. (2019). Evaluasi perbaikan tanah menggunakan geotekstil untuk meningkatkan stabilitas tanah lapisan subgrade pekerjaan jalan. Journal of Civil Engineering Building and Transportation, 3(2), 71. https://doi.org/10.31289/jcebt.v3i2.2702

Mooney, M. A., Zheng, H., & Yu, H. (2024). Three implementations to reduce geotechnical risk on underground projects using information engineering and AI. In CRC Press eBooks (p. 49). Informa. https://doi.org/10.1201/9781003413790-5

Prayitno, D. P., & Purwanto, E. (2025). Studi pemilihan alternatif perkuatan timbunan badan jalan di atas tanah lunak dengan metode elemen hingga dan sistem pengambilan keputusan. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 23(3), 253. https://doi.org/10.12962/j2579-891x.v23i3.23137

Salim, Y., & Suhendra, A. (2021). Analisis stabilitas back-to-back mechanically stabilized earth walls (studi kasus jalan layang di Sulawesi Selatan). JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil, 4(3), 657. https://doi.org/10.24127/jmts.v0i0.12582

Sastrawinata, S., & Suhendra, A. (2020). Studi pengaruh material geosintetik dalam distribusi beban kerja pada konstruksi jalan di atas tanah lunak. JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil, 3(1), 59. https://doi.org/10.24127/jmts.v3i1.7055

Suarjana, M., & Budiharto, P. (2023). Evaluasi kinerja struktur jembatan kabel pancang Pasupati Bandung. Jurnal Teknik Sipil, 30(3), 367. https://doi.org/10.5614/jts.2023.30.3.5

Zahera, N., Mochtar, I. B., & Satrya, T. R. (2021). Pemecahan masalah stabilitas abutment dan oprit jembatan di atas tanah lunak menggunakan relieving platform. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 19(3), 311. https://doi.org/10.12962/j2579-891x.v19i3.9510

Downloads

Published

2026-02-25

How to Cite

Septianingrum, A. E., Ardhiansyah, W. ., & Nurjanah, N. (2026). ANALISIS PENURUNAN (AMBLAS) TIMBUNAN PADA OPRIT JEMBATAN DAWUHAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS 2D. VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan , 6(2), 111-123. https://doi.org/10.51878/vocational.v6i2.9618

Issue

Section

Articles