PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA ELEMEN DASAR KULINER TATA BOGA FASE E DI SMK

Authors

  • Audrey Garynda Retnoagustine Universitas Negeri Surabaya
  • Andika Kuncoro Widagdo Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/vocational.v6i3.13218

Keywords:

Jigsaw, Hasil Belajar, Pembelajaran Kooperatif

Abstract

This study was motivated by the low student engagement and learning outcomes in the Basic Culinary subject at SMK Negeri 8 Surabaya due to teacher-centered learning. The purpose of this study was to determine the effect of the Jigsaw cooperative learning model on students’ learning outcomes. The research method used was an experimental method with a pre-test and post-test design involving an experimental group and a control group, each consisting of 14 students. The research instrument was a learning achievement test used to measure students’ understanding before and after the treatment. The data were analyzed to determine the differences in learning improvement between the experimental and control groups. The results showed that the use of constructivism-based learning media improved students’ learning outcomes, with the average score of the experimental group increasing from 63.0 to 84.4. This improvement indicates that the implemented media had a positive effect on the learning process compared to the condition before the treatment was given. In conclusion, the Jigsaw cooperative learning model has a positive effect on improving students’ learning outcomes and offers a better level of effectiveness than conventional learning, although its N-Gain categorization remains at a less effective level.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Dasar Kuliner Tata Boga di SMK Negeri 8 Surabaya akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen dan kontrol, masing-masing berjumlah 14 peserta didik. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang digunakan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta didik sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis untuk mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis konstruktivisme mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik, dengan peningkatan nilai rata-rata kelompok eksperimen dari 63,0 menjadi 84,4. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa media yang diterapkan memberikan pengaruh positif terhadap proses pembelajaran dibandingkan sebelum diberikan perlakuan. Kesimpulannya, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik dan memiliki tingkat efektivitas yang lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, meskipun secara kategorisasi N-Gain masih berada pada tingkat kurang efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aswardi, A. S., & Suparji. (2025). Pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMK. RESET: Review of Education, Science, and Technology, 1(2), 153–166. https://doi.org/10.66031/reset.v1i2.116

Badan Pangan Nasional. (2022). Penguatan pangan lokal Nusantara. Badan Pangan Nasional.

Darudin. (2021). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik. DIADIK: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 11(2), 1–23. https://doi.org/10.33369/diadik.v11i2.18516

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi. (2021). Panduan pembelajaran dan asesmen pada SMK Pusat Keunggulan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan. (2022). Panduan praktis pengelolaan SMK swasta oleh yayasan untuk menjadi sekolah unggul. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Fikri, M., & Madona, A. S. (2021). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi peserta didik. Jurnal Edukasi, 7(2), 142–155.

Gillies, R. M. (2021). Cooperative learning: Recent developments in research. Education Sciences, 11(8), Article 492. https://doi.org/10.3390/educsci11080492

Indarta, Y., Jalinus, N., Waskito, W., Samala, A. D., Riyanda, A. R., & Mahfud, T. (2022). Ragam model pembelajaran abad ke-21: Sebuah tinjauan pustaka tentang transformasi kelas teoretis vokasi. Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan, 5(2), 180–192. https://doi.org/10.24036/jptk.v5i2.22451

Iswan. (2021). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Holistika: Jurnal Ilmiah PGSD, 5(1), 34–40. https://doi.org/10.24853/holistika.5.1.34-40

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 033/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka.

Mardhiyah, R. H., Aldriani, S. N. F., Chitta, F., & Zulfikar, M. R. (2021). Pentingnya keterampilan belajar di abad ke-21 sebagai tuntutan pengembangan sumber daya manusia. Lectura: Jurnal Pendidikan, 12(1), 29–40. https://doi.org/10.31849/lectura.v12i1.5813

Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

Muharam, R. S., Afrilia, U. A., & Sudarma. (2025). Revitalisasi pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri 4.0: Implikasi kebijakan pendidikan di daerah sub-urban. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 425–436. https://doi.org/10.54259/diajar.v4i3.4440

Nouwen, W., Clycq, N., Struyf, A., & Donche, V. (2022). The role of work-based learning for student engagement in vocational education and training: An application of the self-system model of motivational development. European Journal of Psychology of Education, 37(3), 877–900. https://doi.org/10.1007/s10212-021-00561-1

Prince, M. (2004). Does active learning work? A review of the research. Journal of Engineering Education, 93(3), 223–231. https://doi.org/10.1002/j.2168-9830.2004.tb00809.x

Putri, A. R., & Yamin, M. (2022). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 3412–3420. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.8532

Rahmadayanti, D., & Hartoyo, A. (2022). Potret Kurikulum Merdeka, wujud Merdeka Belajar di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7174–7187. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3431

Rahayu, W., Setyawan, H., Jalinus, N., Ridwan, R., Krismadinata, K., Ganefri, G., & Abdullah, R. (2025). Impact of cooperative learning on vocational school student learning outcomes: A meta-analysis. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 8(2), 481–492.

Riant, M., de Place, A.-L., Bressoux, P., et al. (2024). Does the Jigsaw method improve motivation and self-regulation in vocational high schools? Contemporary Educational Psychology, 77, Article 102278. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2024.102278

Sanjaya, W. (2013). Penelitian pendidikan. Kencana.

Slavin, R. E. (2015). Cooperative learning: Theory, research, and practice. Allyn & Bacon.

Soedimardjono, F. P., & Pratiwi, P. (2021). Cooperative learning model with Jigsaw type improves students' science process skills and learning outcomes. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 172–179. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v10i1.25203

Sweller, J. (2021). Cognitive load theory and educational technology. Educational Technology Research and Development, 69, 215–230.

Downloads

Published

2026-07-16

How to Cite

Retnoagustine, A. G., & Widagdo, A. K. (2026). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA ELEMEN DASAR KULINER TATA BOGA FASE E DI SMK. VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan , 6(3), 433–446. https://doi.org/10.51878/vocational.v6i3.13218

Issue

Section

Articles