PENGARUH PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI DAN KOMPETENSI KEAHLIAN TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII DPIB DI SMK NEGERI TRUCUK BOJONEGORO
DOI:
https://doi.org/10.51878/vocational.v6i3.11378Keywords:
Pengalaman Praktik Kerja Industri, Kompetensi Keahlian, Kesiapan KerjaAbstract
Work readiness is an individual’s ability encompassing the knowledge, skills, and work attitudes required to perform a job effectively. These three aspects can be acquired by students through industrial work placements and the level of technical competence each student possesses. The objective of this study is to determine the extend to wich industrial work placement experience and technical competence influence work readiness. This studi employs a quantitative approach using an ex-post facto method. The population consist of 30 Grade XII DPIB students at SMK Negeri Trucuk Bojonegoro. The sampling technique used is total sampling, in wich the entire population is included as the sample. Data were collected through questionnaires and documentation. The data analysis techniques include descriptive analysis, prerequisite analysis, and hypotesis testing. The results of the descriptive analysis indicate that the level of work readiness among Grade XII DPIB students at SMK Negeri Trucuk Bojonegoro is as follows: 32,5% of students have a very good level of work readiness, 63,3% have a good level, 3,1% have a fairly good level, and the remaining 1,0% have a lower level of work readiness. The results oof the hypotesis testing show that 82,0% (R2 = 0,820) of industrial work placement experience and technical competence simultaneously have a positive and significant effect on student’s work readiness. This indicates that industrical work placement experience and technical competence jointly account for 82,0% of the variance in the work readiness of Grade XII DPIB students at SMK Negeri Trucuk Bojonegoro.
ABSTRAK
Kesiapan kerja adalah kemampuan seseorang yang meliputi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan hasil yang baik. Tiga aspek tersebut dapat diperoleh siswa melalui praktik kerja industri dan tingkat kompetensi keahlian yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Tujuan dilaksanakan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengalaman praktik kerja industri dan kompetensi keahlian terhadap kesiapan kerja siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII DPIB SMK Negeri Trucuk Bojonegoro yang berjumlah 30 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, sehingga jumlah seluruh populasi merupakan jumlah sampel. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji prasyarat analisis, uji hipotesis. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat kesiapan kerja siswa XII DPIB SMK Negeri Trucuk Bojonegoro adalah sebesar 32,5% siswa memiliki tingkat kesiapan kerja yang sangat baik, 63,3% siswa memiliki kesiapan kerja yang baik, 3,1% siswa memiliki kesiapan kerja yang cukup baik, dan 1,0% lainnya memiliki tingkat kesiapan kerja yang kurang baik. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa sebesar 82,0% (R2 = 0,820) pengalaman praktik kerja industri dan kompetensi keahlian secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII DPIB di SMK Negeri Trucuk Bojonegoro. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman praktik kerja industri dan kompetensi keahlian secara bersama-sama mampu mempengaruhi kesiapan kerja siswa kelas XII DPIB di SMK Negeri Trucuk Bojonegoro sebesar 82,0%.
Downloads
References
Amalia, M. N. (2026). Strategi manajemen kurikulum vokasi dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 287–297. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.9569
Anam, M. K., Nugroho, P., Imroni, A. L., Syifa, A., & Tsani, A. L. (2026). Kurikulum berbasis hasil: Telaah pengembangan tujuan pendidikan di MA. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 307–322. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.9513
Asy’ari, H., N, T. R., & Riyana, A. (2020). Evaluasi program pelatihan guru di Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama Republik Indonesia. TADBIR: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 4(1), 67–76. https://doi.org/10.29240/jsmp.v4i1.1441
Djatmiko, J. N., Nugroho, K. A. P., Ramadhan, B. Z., Rasya, A. A. O., Lukitasari, S. A., & Putri, N. R. N. (2026). Pengembangan kompetensi kewirausahaan dan kesadaran keberlanjutan melalui student company: Studi deskriptif INSTURESC. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 116–125. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.9405
Farell, G., Wahyudi, R., Novid, I., Faiza, D., & Anori, S. (2024). Analysis of instruments for implementing intelligent job matching models. TEM Journal, 13(3), 2186–2194. https://doi.org/10.18421/tem133-46
Harto, I. R., & Sahrani, R. (2026). Kontribusi kemandirian dan pengambilan keputusan karir dalam kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(1), 195–204. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i1.8971
Hatmojo, Y. I., & Ikhsannudin, W. (2024). Development of teaching factory learning model in industrial automation in vocational high schools. Jurnal Edukasi Elektro, 8(1), 55–64. https://doi.org/10.21831/jee.v8i1.68772
Inavatin, D., Muarifah, A., & Hidayah, N. (2020). Internal and external predictors of vocational high school students’ employability: The role and functions of school counselors. PSIKOPEDAGOGIA: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(2), 62–71. https://doi.org/10.12928/psikopedagogia.v9i2.19280
Kamila, A. N., P., Á. M. J., Syahfrina, C. P. A., Tigaprilarda, C. N., & Meydiano, C. A. (2025). Pendidikan kejuruan dan realita pengangguran: Solusi untuk masa depan lulusan SMK di Indonesia. Jurnal Pendidikan Vokasi Raflesia, 5(2), 98–103. https://doi.org/10.53494/jpvr.v5i2.787
Louvette, R. H., & Budiyanto, M. (2026). Peningkatan keterampilan berpikir kritis melalui penerapan model problem based learning berbasis STEM. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 1346–1357. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10017
Maharrani, R. H., & Somantri, O. (2020). Grouping industrial class placement selection for students using multi-objective optimization on the basis of ratio analysis. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem Dan Teknologi Informasi), 4(2), 237–242. https://doi.org/10.29207/resti.v4i2.1532
Meirani, R. K., Supriyanto, A., & Imron, A. (2023). Implementasi total quality management melalui penjaminan mutu dan pelibatan stakeholder dalam penyusunan kurikulum SMK PK. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 115–131. https://doi.org/10.24246/j.jk.2023.v10.i2.p115-131
Ningsih, O. W., Suyatno, S., & Hasanah, E. (2025). The implementation of the link and match program between vocational high schools and the business-industrial sectors. EDUSOSHUM: Journal of Islamic Education and Social Humanities, 5(2), 334–346. https://doi.org/10.52366/edusoshum.v5i2.208
Pratiwi, N., Lestari, N. D., & Januardi, J. (2024). Pengaruh praktik kerja industri, bimbingan karir, motivasi memasuki dunia kerja dan soft skill terhadap kesiapan kerja. Jurnal Simki Pedagogia, 7(1), 192–204. https://doi.org/10.29407/jsp.v7i1.529
Puspitasari, L., Ichwanto, M. A., Ramadhani, M. R., Ramadhan, M. W., & Murtadho, M. S. (2024). Pengaruh kurikulum pada kualitas lulusan SMK terhadap penyerapan di dunia kerja. Jurnal Inovasi Teknologi Dan Edukasi Teknik, 4(3), 5. https://doi.org/10.17977/um068.v4.i3.2024.5
Putra, A. E. T., & Solikin, M. (2023). Implementasi program TSM Honda pada kompetensi keahlian teknik bisnis sepeda motor SMK PGRI 1 Nganjuk. Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif, 5(1), 43–54. https://doi.org/10.21831/jpvo.v5i1.51849
Samala, A. D., Ambiyar, A., Jalinus, N., Dewi, I. P., & Indarta, Y. (2022). Studi teoretis model pembelajaran: 21st century learning dan TVET. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(2), 2794–2808. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2535
Sari, A. K., Giatman, M., & Ernawati, E. (2022). Manajemen pembelajaran teaching factory dalam meningkatkan kompetensi keahlian siswa jurusan tata kecantikan di sekolah menengah kejuruan. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 7(2), 148–156. https://doi.org/10.29210/30031696000
Santosa, B., Budiastuti, P., Purnawan, P., & Sayuti, M. (2021). The influence of discipline, responsibility, cooperation, and problem awareness on employability skills. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 27(1), 81–90. https://doi.org/10.21831/jptk.v27i1.38085
Sitorus, C. C., & Agustina, M. T. (2026). Pengaruh pelatihan hardskill terhadap kinerja karyawan di PT. Manajemen Asisten Indonesia. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 127–136. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8893
Suastika, I. K., Suwanti, V., Ferdiani, R. D., & Harianto, W. (2022). Dampak implementasi kurikulum MBKM: Analisis kepuasan dan persepsi dosen dan mahasiswa. MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pengajaran, 8(1), 19–28. https://doi.org/10.30653/003.202281.207
Suyitno, S. (2021). Implementasi manajemen resiko dalam peningkatan efektivitas pembelajaran di sekolah menengah kejuruan. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(1), 141–153. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.1768
Syahputra, Y., & Musril, H. A. (2022). Perancangan aplikasi bursa kerja khusus di SMKN 1 Bukittinggi. Edu Komputika Journal, 9(1), 53–59. https://doi.org/10.15294/edukomputika.v9i1.47292
Trihapsari, C., Mujahidah, F., & Humairoh, N. (2021). Enhancement of the quality of human resources through training and development programs in schools. AL-TANZIM: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 145–153. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v5i2.2325
Werdiningsih, W. (2021). Manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kompetensi guru melaksanakan pembelajaran daring. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 2(1), 113–124. https://doi.org/10.21154/sajiem.v2i1.48
Wijatmiko, A., Qolili, K., Utomo, P. K., Kusumajaya, F. A., Fardany, N. H., & Yusuf, A. R. (2026). Konstruktivisme sebagai resistensi terhadap krisis refleksi generasi Z di era digital. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 525–536. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9266









