PENANAMAN NILAI BUDAYA MAPPATABE’ DI PONDOK PESANTREN

Authors

  • Nur Rahma Program Studi Pendidikan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Makassar
  • Jumadi Jumadi Program Studi Pendidikan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Makassar
  • Dimas Ario Sumilih Program Studi Pendidikan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9391

Keywords:

Mappatabe’, Penanaman Nilai, Adab Santri, Pondok Pesantren

Abstract

This study aims to determine the process of instilling mappatabe' cultural values in the daily lives of adolescents at the Imam Bukhari Islamic Boarding School in Makassar. This study is a descriptive study using qualitative data. To achieve this objective, the researcher used data collection techniques through observation, interviews, documents, and documentation. The data obtained was then analyzed and interpreted based on relevant theories and research results. The results showed that the process of instilling mappatabe' values at the Imam Bukhari Islamic Boarding School in Makassar took place through habits and rules applied in the daily lives of the students. Students were trained to always be polite, greet others, speak softly, and ask for permission by saying tabe'. The Islamic boarding school rules reinforce these habits by emphasizing manners and imposing sanctions on students who commit violations, thereby shaping the Islamic character of students in their daily lives and creating civilized and cultured young people.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penanaman nilai budaya mappatabe’ berlangsung dalam kehidupan sehari-hari pada generasi usia remaja di Pondok Pesantren Imam Bukhari Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan data kualitatif. Untuk mencapai tujuan itu maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumen dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dan diinterpretasi berdasarkan teori dan hasil penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penanaman nilai mappatabe’ di Pondok Pesantren Imam Bukhari Makassar berlangsung melalui pembiasaan dan aturan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari santri. Santri dilatih untuk senantiasa bersikap sopan santun, memberi salam, berbicara lembut, serta meminta izin dengan ucapan tabe’. Aturan Pondok Pesantren menguatkan pembiasaan tersebut dengan menegaskan tata krama dan memberikan sanksi bagi santri yang melakukan pelanggaran, sehingga membentuk karakter Islami santri dalam kehidupan sehari-hari dan mewujudkan remaja yang beradab dan berbudaya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akhmad, N. K. (2019). Tradisi mappatabe’ dalam nilai-nilai pendidikan Islam pada masyarakat Bugis (Studi kasus Desa Waturapa Kecamatan Palangga Selatan Kabupaten Konawe Selatan) [Skripsi]. IAIN Kendari. https://digilib.iainkendari.ac.id/

Darmawan, M. H. (2025). Membangun identitas nasional dalam menyatukan keberagaman dalam satu bangsa. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 3, 1973–1979. https://online-journal.unja.ac.id/index.php/titian

Faizal, I., Salim, H., & Azani, M. Z. (2025). Peran pondok pesantren dalam meningkatkan religiusitas masyarakat: Studi kasus Pondok Pesantren Al-Kahfi Randusari dan Pondok Qur’an Alima. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora. https://researchhub.id/index.php/Khatulistiwa

Fajri, B., & Abdulghani, N. A. (2025). Symbolic interactionism between students and caregivers in pesantren. Al-Jadwa: Jurnal Studi Islam. https://doi.org/10.38073/aljadwa.3310

Feriyadi, F., Asriati, N., Purnama, S., Sulistyarini, S., & Utami, T. (2026). Implementasi nilai-nilai religius dalam menguatkan civic responsibility siswa SMP Muhammadiyah 2 Pontianak. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 64. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.7977

Firmansyah, F., Pratama, I. P., & Munir, M. (2024). Symbolic meanings in the social interaction of santri in the pesantren environment. AL-HAYAT: Journal of Islamic Education, 8(3), 1086. https://doi.org/10.35233/ajie.v8i3.698

Ghafur, O. A. (2025). Pembentukan karakter santri dengan metode pemahaman. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(2), 3081–3092. https://jurnaldidaktika.org/

Huda, H. H. H. (2023). Penguatan kesadaran beragama berbasis budaya sekolah (Strengthening of religious awareness based on school culture). SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 3(3), 10. https://doi.org/10.28926/sinda.v3i3.1138

Irmayanti. (2019). Pergeseran nilai-nilai tradisi mappatabe’ pada generasi milenial di Desa Buhung Pitue Kecamatan Pulau Sembilan (Tinjauan Akhlak) [Skripsi]. UIN Alauddin Makassar. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/

Karimah, A. S. (2025). Peran pesantren dalam sikap sosial santri di Pondok Pesantren Riyadlus Sholochin Melaya [Skripsi]. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. http://etheses.uin-malang.ac.id/

Khoiriyah, N. A., & Jinan, M. (2026). Peran lingkungan dalam pembentukan pendidikan anak: Perspektif pemikiran Ibnu Khaldun. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 45. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.8934

Laila, A., Rahmawati, D. D., Pratama, M. A. C., Haya, S., & Anas, S. H. (2026). Identitas sosial anggota komunitas mahasiswa muslim Patani Thailand. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1). https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8873

Mastanning, Dahlan, M., Jusmiati, & Ilham, M. (2025). Mappatabe' dan modernisasi beragama: Kearifan lokal Bugis dalam konteks multikultural. Lani: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 170–182. https://doi.org/10.30598/Lanivol6iss2page170-182

Muhammad, I., & Syukur. (2022). Tradisi mappatabe’ pada masyarakat Bugis di Desa Marannu, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang [Skripsi]. Universitas Negeri Makassar. https://eprints.unm.ac.id/

Mukhtar, J., Yunus, Y., & Nugroho, I. (2021). Integrasi kegiatan masyarakat budaya lokal dan lembaga dalam pendidikan toleransi. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 43. https://doi.org/10.31332/ai.v0i0.2676

Mursyid. (2016). Tradisi mappatabe’ dalam masyarakat Bugis di Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai [Skripsi]. UIN Alauddin Makassar. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/

Njaiburahman, M. F. (2025). Pendidikan agama Islam sebagai fondasi pencegahan radikalisme pada remaja di era globalisasi. Sukijo: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 109–117. https://ejournal.bamala.org/index.php/sukijo/

Nur’aini, T., & Kesuma, A. I. (2025). Budaya mappatabe' pada remaja di Desa Lamurukung, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone di tengah gempuran globalisasi. Jurnal Kajian Sosial dan Budaya (JKSB), 9(3). https://doi.org/10.36653/jksb.v9i3.219

Sukino, A., Oktariansyah, O., & Erwin, E. (2020). Pendidikan multikultural dalam pembelajaran agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kendawangan Kabupaten Ketapang. LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan), 11(2), 80. https://doi.org/10.21927/literasi.2020.11(2).80-95

Sulmiati. (2021). Analisis budaya mappatabe dalam membangun kecerdasan emosional peserta didik di MAN 1 Sinjai [Skripsi]. IAIN Parepare. https://repository.iainpare.ac.id/

Sumilih, D. A., Jaya, A., Fitrianingsih, A. D. R., & Irawan, E. P. (2025). Metode penelitian kualitatif (A. Jaya & S. Nurhaliza, Eds.). PT. Star Digital Publishing.

Wismanjaya, H., & Yuningsih, S. (2025). Kajian pustaka menurunnya nilai-nilai budaya pada remaja. Jurnal PKN, 12(1). https://doi.org/10.32493/jutnalpkn.v12i1.47181

Wita, G., & Mursal, F. (2022). Fenomenologi dalam kajian sosial sebuah studi tentang konstruksi makna. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 6(2). https://online-journal.unja.ac.id/index.php/titian

Downloads

Published

2026-02-16

How to Cite

Rahma, N. ., Jumadi, J., & Sumilih, D. A. . (2026). PENANAMAN NILAI BUDAYA MAPPATABE’ DI PONDOK PESANTREN . SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 202-215. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9391

Issue

Section

Articles