PENANAMAN KARAKTER TOLERANSI DALAM KEBERAGAMAN MELALUI STRATEGI STORYTELLING BAGI SISWA SEKOLAH DASAR SDN 064958 MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v5i3.7270Keywords:
Karakter toleransi, storytelling, keberagaman, sekolah dasarAbstract
This research is motivated by the importance of instilling a character of tolerance from an early age in Indonesia's multicultural society, yet the practice of intolerance remains a challenge. Elementary schools, as the foundation for character formation, often still use conventional methods that are less effective in internalizing values. The focus of this research is to analyze the implementation of the storytelling strategy as an alternative approach to instilling a character of tolerance in fourth-grade students at SDN 064958 Medan, a school with a highly diverse student body. The research used a qualitative approach with a case study design, involving teachers and students as participants. Data collection was conducted through participant observation, in-depth interviews, and document analysis, which were then analyzed thematically. The results show that the storytelling strategy was implemented systematically through the selection of stories relevant to the local diversity context of Medan, interactive and creative delivery techniques, and reflective discussions. Key findings revealed positive student responses in the form of high enthusiasm, emotional engagement, and concrete efforts to implement the value of tolerance. It was concluded that storytelling, despite facing time constraints, proved effective as a character learning strategy because it integrated aspects of moral knowing, moral feeling, and moral action, and was able to contextualize the value of tolerance with students' realities.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman karakter toleransi sejak usia dini di tengah masyarakat Indonesia yang multikultural, namun praktik intoleransi masih menjadi tantangan. Sekolah dasar, sebagai fondasi pembentukan karakter, seringkali masih menggunakan metode konvensional yang kurang efektif dalam menginternalisasi nilai. Fokus penelitian ini adalah menganalisis implementasi strategi storytelling sebagai pendekatan alternatif untuk menanamkan karakter toleransi pada siswa kelas IV SDN 064958 Medan, sebuah sekolah dengan keberagaman siswa yang tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan guru dan siswa sebagai partisipan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, yang kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi storytelling diimplementasikan secara sistematis melalui pemilihan cerita yang relevan dengan konteks keberagaman lokal Medan, teknik penyampaian interaktif dan kreatif, serta diskusi reflektif. Temuan utama mengungkap respons positif siswa berupa antusiasme tinggi, keterlibatan emosional, dan upaya nyata menerapkan nilai toleransi. Disimpulkan bahwa storytelling, meskipun menghadapi kendala waktu, terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran karakter karena mengintegrasikan aspek moral knowing, moral feeling, dan moral action, serta mampu mengkontekstualisasikan nilai toleransi dengan realitas siswa.
Downloads
References
Alfarobi, E. F., & Syandana, M. B. R. (2025). Islamic education for elementary school students in developing attitudes of tolerance and togetherness. Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 5(1), 70–84. https://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/IDEALITA/article/view/8140
Hayati, N. Z., & Ritonga, S. (2025). Penerapan metode storytelling dalam menanamkan nilai akhlakul karimah pada peserta didik dalam pembelajaran PAI.
Insani, Z. N., et al. (2025). Implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam dalam dimensi bernalar kritis melalui proyek pada kurikulum merdeka. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 620. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4859
Isnaini, M., et al. (2023). Pendidikan karakter religius dalam pembelajaran Pancasila dan kewirausahaan pada mahasiswa calon guru MI/SDIT. Journal on Education, 5(4), 11539–11546.
Ista, A., et al. (2024). Je’ne Ta’luka Sumbayang Tang Tappu masyarakat suku Kajang ditinjau dari nilai pendidikan Islam multikultural. Cendekia Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(3), 221. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i3.3007
Istiani, N., & Islamy, A. (2020). Efektifitas pendidikan karakter melalui metode storytelling bagi siswa tingkat menengah atas. Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan, 6(2), 38–54. https://doi.org/10.32923/edugama.v6i2.1419
Mutiatun, S. (2021). Story telling menggunakan media gambar berbasis pengetahuan lokal Madura sebagai strategi dalam berbicara siswa kelas VII. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua, 6(2), 93–96. https://doi.org/10.21107/metalingua.v6i2.12410
Nabila, A., et al. (2025). Ketidakpastian PDSS dan implikasinya terhadap kurikulum 2025. Cendekia Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 605. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.4749
Prasetya, I., et al. (2019). Kegiatan bimbingan belajar dalam meningkatkan minat belajar siswa di Kelurahan Bolong Karanganyar. Buletin KKN Pendidikan, 1(1), 30–34. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v1i1.9286
Putri, D. O., et al. (2025). Implementasi model children learning in science dalam pembelajaran IPAS materi ekosistem kelas III. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 627. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5096
Rahma, A., et al. (2024). Story telling sebagai strategi pembelajaran moral anak usia 4–6 tahun: Analisis bibliometrik (2009–2023). Ash-Shobiy: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan Al-Qur’an, 3(1), 43–53. https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/Ash-Shobiy/article/view/1302
Rahmawati, D., et al. (2024). Kerjasama antar ummat beragama dalam bidang pendidikan untuk mewujudkan generasi rahmatan lil alamin. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 174. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2828
Sari, N., et al. (2025). Upaya meningkatkan kecerdasan sosial emosional anak menggunakan metode dongeng di TK PGRI 02 Ambulu. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1371. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.5906
Sukandar, R. (2019). Membangun inklusivitas dan toleransi: Program CERITA The Habibie Center. Jurnal Abdi Moestopo, 2(2), 57–62.
Wardasari, N., Laturrakhmi, Y. F., & Illahi, A. K. (2021). Strategy analysis of storytelling in communicating marriage age maturity program in the society. Jurnal Komunikasi, 13(2), 233. https://doi.org/10.24912/jk.v13i2.11093
Washilah, W., et al. (2025). Persepsi siswa MTs Nurul Huda Desa Masaran tahun ajaran 2024/2025 tentang implementasi nilai kebhinekaan tunggal ika dalam kehidupan sehari-hari. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 1229. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.7035
Zuliana, S., Syaflin, S. L., & Sholeh, K. (2023). Efektivitas metode pembelajaran storytelling terhadap hasil belajar siswa SDN 19 Rambang Niru, Muara Enim. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(2), 339–349. https://doi.org/10.31949/jee.v6i2.5362
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













