JATI DIRI PEREMPUAN KEI YANG TERLUPAKAN (STUDI TENTANG PERUBAHAN IDENTITAS BUDAYA DAN PERAN PEREMPUAN DALAM PELESTARIAN NILAI ADAT, MASYARAKAT ADAT KEI, MALUKU TENGGARA)
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5738Keywords:
jati diri perempuan Kei, Nén Ditsakmas, modernisasiAbstract
Kei women traditionally embody a gentle, calm, and conciliatory identity, as reflected in the legendary figure of Nén Ditsakmas. However, in today’s era of modernization, this identity is increasingly forgotten and eroded by social and cultural changes that bring individualistic values and lifestyles divergent from ancestral traditions. This study aims to examine the role of Kei women in managing customary knowledge and how changes in cultural identity affect the preservation of traditional values. A qualitative method involving in-depth interviews, participatory observation, and analysis of customary documents was used to reveal these dynamics. The results show that although the traditional identity of Kei women is fading, their role in upholding customary norms and social harmony remains significant. The research findings indicate that although the traditional identity of Kei women is beginning to fade, their role in maintaining customary norms and social harmony remains significant. Younger generations of Kei women experience a shift in identity, tending to prioritize education, employment, and economic mobility over involvement in traditional activities. Nonetheless, they continue to play an important role in upholding social norms, conducting traditional ceremonies, mediating conflicts, and passing down cultural values to the younger generation. This participation takes on a more hidden form and adapts to ongoing social changes, reflecting the continued role of women in preserving community harmony.
ABSTRAK
Perempuan Kei secara tradisional mencerminkan jati diri yang lembut, tenang, dan mendamaikan, sebagaimana tergambar pada sosok legendaris Nén Ditsakmas. Namun, dalam era modernisasi saat ini, jati diri perempuan Kei tersebut mulai terlupakan dan tergerus oleh perubahan sosial dan budaya yang membawa nilai-nilai individualistik serta gaya hidup yang berbeda dari tradisi leluhur. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran perempuan Kei dalam pengelolaan pengetahuan adat dan bagaimana perubahan identitas budaya memengaruhi pelestarian nilai-nilai tradisional. Metode kualitatif dengan wawancara mendalam, dan observasi partisipatif digunakan untuk mengungkap dinamika tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun jati diri tradisional perempuan Kei mulai memudar, peran mereka dalam menjaga norma adat dan menjaga harmoni sosial masih signifikan. Perempuan Kei generasi muda mengalami pergeseran identitas, dengan kecenderungan lebih memprioritaskan pendidikan, pekerjaan, dan mobilitas ekonomi dibanding keterlibatan dalam aktivitas adat. Meskipun demikian, mereka tetap memainkan peran penting dalam menjaga norma sosial dan pelaksanaan upacara adat, mediasi konflik, serta pewarisan nilai budaya kepada generasi muda. Partisipasi ini berlangsung dalam bentuk yang lebih tersembunyi dan menyesuaikan diri dengan perubahan sosial yang terjadi, mencerminkan keberlanjutan peran perempuan dalam menjaga harmoni komunitas.
Downloads
References
Afdhalia, A. N., & Jannah, S. R. (2021). Educational social movement of Indonesian women from pre-independence to reform era. Innovatio: Journal for Religious Innovations Studies, 21(1), 40. https://doi.org/10.30631/innovatio.v21i1.128
Aisy, N. N. N. R., & Aisy, A. R. (2023). Analisis faktor hambatan perempuan dalam menduduki jabatan struktural. Justitia: Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora, 6(1), 72. https://doi.org/10.31604/justitia.v6i1.72-81
Ariyanti, A., et al. (2024). Urgensi kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran abad ke-21: Studi kritis pedagogik futuristik. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 389. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i1.1417
Asrinaldi, A. (2022). Delegitimisation of Indonesian traditional leaders: An analysis in Minangkabau, West Sumatra Province. Deleted Journal, 13(2), 253. https://doi.org/10.14710/politika.13.2.2022.253-273
Bu’ulolo, S., & Tioma, R. (2023). Kepemimpinan wanita Kristen: Pengaruh dan tantangan dalam konteks gereja modern. Coram Mundo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 181. https://doi.org/10.55606/corammundo.v5i1.177
Gea, E., et al. (2023). Peran gereja dalam membentuk karakter remaja Kristen di era kontemporer. Sabda: Jurnal Teologi Kristen, 4(2), 133. https://doi.org/10.55097/sabda.v4i2.89
Hamid, R. A. (2022). Pemaknaan kembali konsep wanita di era modern (studi atas gagasan kaum feminisme dan fundamentalis). Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 1157. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.2072
Hamidah, N. A. C. (2025). Pengaruh budaya organisasi, gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja pegawai bagian hubungan masyarakat pada Kementrian Pertahanan Republik Indonesia. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 6(3), 1375. https://doi.org/10.38035/jemsi.v6i3.3965
Haq, M. I., & Afad, M. N. (2022). Gender justice actualization through gender islamic school. Al-Maiyyah: Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 15(2), 83. https://doi.org/10.35905/al-maiyyah.v15i2.752
Hasan, M., & Rohmah, U. N. (2023). Gender dan politik dalam perspektif hadist. Sophist: Jurnal Sosial Politik Kajian Islam Dan Tafsir, 4(2), 171. https://doi.org/10.20414/sophist.v4i2.72
Himmawan, D., et al. (2023). Peran tenaga pendidik dalam transformasi pendidikan menuju generasi emas Indonesia. Deleted Journal, 1(1), 20. https://doi.org/10.58355/manajia.v1i1.3
Hiskia, G. (2017). Kedudukan perempuan dalam keluarga di masyarakat Nias. Repository UKSW. https://repository.uksw.edu/handle/123456789/13355
Juliyani, E. (2022). Peran perempuan dalam perekonomian keluarga nelayan di pesisir utara Kabupaten Lamongan. Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business, 2(2), 24. https://doi.org/10.55352/maqashid.v2i2.267
Khoirunnisa, D. C., et al. (2023). Pemberdayaan ibu rumah tangga melalui KWT dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 7(2). https://doi.org/10.15575/tamkin.v7i2.17148
Maryone, R. (2018). Peran perempuan dalam budaya maritim Waropen. Jurnal Penelitian Arkeologi Papua Dan Papua Barat, 9(2), 193. https://doi.org/10.24832/papua.v9i2.214
Rahmi, et al. (2024). Krisis identitas nasional pada generasi muda di era globalisasi. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan Dan Bahasa, 2(3), 319. https://doi.org/10.59024/bhinneka.v2i3.905
Renggo, Y. R., & Rewa, K. A. (2023). Kontribusi perempuan dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga di Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Ekonomika, 14(2), 189. https://doi.org/10.35334/jek.v14i02.3121
Salabay, N. (2023). Dasar membangun persekutuan Kristen menurut Rasul Paulus (tafsir kritik historis terhadap 1 Korintus 3:10-23). Murai: Jurnal Papua Teologi Konstekstual, 3(2), 55. https://doi.org/10.58983/jmurai.v3i2.82
Sopamena, J. F., & Pattiselanno, A. E. (2018). Tnyafar: Women, livelihoods strategy in Selaru Island, West Southeast Maluku District. International Journal of Environment, Agriculture and Biotechnology, 3(5), 1685. https://doi.org/10.22161/ijeab/3.5.14
Subekti, P., & Budiana, H. R. (2019). The role of sasi as a local wisdom based environmental sustainability. In Proceedings of the 1st International Conference on Law, Language and Culture (ICLLC 2018). https://doi.org/10.2991/iclick-18.2019.16
Tnunay, D., et al. (2025). ForDIA #7 - Membangun solusi adaptif melawan kekerasan berbasis gender dalam krisis iklim.
Zulfa. (2022). Pelestarian budaya lokal dalam media pembelajaran berbasis proyek simulasi (PBPS) pada generasi milenial. Bakaba: Jurnal Sejarah, Kebudayaan Dan Kependidikan, 10(2), 19. https://doi.org/10.22202/bakaba.2022.v10i2.6626
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













