INTERNALISASI NILAI-NILAI AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DALAM SIKAP GOTONG ROYONG PADA PROFIL PELAJAR PANCASILA

Authors

  • Ria Nata Kusuma Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Wachidi Wachidi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Triono Ali Mustofa Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4534

Keywords:

Internalisasi, Agama Islam, Budi Pekerti, Gotong Royong, Profil Pelajar Pancasila

Abstract

This study examines the internalization of the value of Islamic Religious Education and Ethics through mutual cooperation in the Pancasila Student Profile at SMKN 1 Mojosongo and SMKN 1 Sambi, which involves aspects of faith, morals, responsibility, and muamalah. The approach used is qualitative with a case study method, aiming to explore the application of these values in the daily lives of students. Data was collected through observation, interviews and documentation involving school principals, deputy principals for curriculum, teachers of Islamic Religious Education and Ethics, and students. The results of the study show that the application of these values has succeeded in forming a mutual cooperation attitude which is reflected in cooperation, concern, and social responsibility. This study suggests a stronger integration between Islamic Religious Education and Ethics in the curriculum to strengthen the character of students with noble ethics. This research also provides an overview of the importance of strengthening character education through practical activities that involve all elements of the school, with an emphasis on parental involvement and the use of technology to monitor the development of students' character.

ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji internalisasi nilai Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui gotong royong dalam Profil Pelajar Pancasila di SMKN 1 Mojosongo dan SMKN 1 Sambi, yang melibatkan aspek akidah, akhlak, tanggung jawab, dan muamalah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai tersebut berhasil membentuk sikap gotong royong yang tercermin dalam kerjasama, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menyarankan adanya integrasi yang lebih kuat antara Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam kurikulum untuk memperkuat karakter peserta didik yang berbudi pekerti luhur. Penelitian ini juga memberikan gambaran tentang pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan praktis yang melibatkan seluruh elemen sekolah, dengan penekanan pada keterlibatan orang tua dan penggunaan teknologi untuk memantau perkembangan karakter peserta didik.

References

Afif, N. (2022). Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal dan Implementasinya Terhadap Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Islam, 11(03 Oktober), 1–22. https://doi.org/10.30868/ei.v11i03.3175

Ansori, I. (2019). Implementasi penguatan pendidikan karakter religius melalui kegiatan ekstrakurikuler kerohanian Islam (Rohis) di SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan. Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 28-46.

Antonio, M. S. (2011). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Gema Insani.

Anwar, S. (2018). Pembinaan akhlak siswa melalui kegiatan keagamaan di sekolah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 15(2), 135-150.

Arifin, S. (2015). Implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan pembiasaan dan keteladanan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Luqman Al Hakim Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(1), 75-86.

Aronson, E., & Patnoe, S. (2011). Cooperation in the classroom: The jigsaw method (3rd ed.). Pinter & Martin Publishers.

Aslan, & Aybek, B. (2020). The effect of religious values on the social studies course based on the views of the teachers and students. Educational Sciences: Theory & Practice, 20(3), 31–47. https://doi.org/10.12738/jestp.2020.3.003

Ayuningtyas Lutfi, I., & Pramono, D. (2023). Internalisasi Pendidikan Karakter Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Di SMAN 11 Semarang. Journal of Education Research, 4(3), 1316–1299. https://doi.org/10.37985/jer.v4i3.344

Banks, J. A. (2015). Cultural diversity and education: Foundations, curriculum, and teaching (6th ed.). Routledge.

Bringle, R. G., & Hatcher, J. A. (2011). Service-learning and civic engagement. In J. A. Banks & C. A. M. Banks (Eds.), Handbook of research on multicultural education (2nd ed., pp. 777-792). Jossey-Bass.

Bruno, L. (2020). Pendidikan Karakter 5S. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9 Oktober), 1689–1699.

Deutsch, M., Coleman, P. T., & Marcus, E. C. (Eds.). (2011). The handbook of conflict resolution: Theory and practice (3rd ed.). Jossey-Bass.

Dewi, I. P., & Wibowo, A. (2021). Efektivitas penggunaan aplikasi website dalam meningkatkan layanan informasi sekolah. Jurnal Administrasi Pendidikan, 28(1), 55-67.

Epstein, J. L., & Sanders, M. G. (2010). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (2nd ed.). Westview Press.

Farrington, D. P., & Ttofi, M. M. (2011). School-based programs to reduce bullying and victimization. Campbell Systematic Reviews, 6(1), 1-148.

Fitri, A. Z., & Rofiq, A. (2020). Internalization of religious character education values through habituation and exemplary methods. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah, 5(2), 199-213.

Hasan, A. (2014). Manajemen bisnis syariah. Pustaka Setia.

Hasanah, U., Jannah, R., & Khairiah. (2020). The effect of religious extracurricular activities on student religious character. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 8(1), 165–180.

Huda, M., Maimunah, I., & Prihatin, T. (2018). The internalization of religious character education values in elementary schools. Atlantis Press: Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 251, 174-177. https://doi.org/10.2991/icigr-17.2018.45

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2013). Cooperation and competition: Theory and research. Interaction Book Company.

Jumirah, J., Sari, P. A., Kusnadi, E., & Oktaviani, A. D. (2021). Analisis Kesadaran Lingkungan Siswa Sekolah Pada Kegiatan Green-Chemistry Dalam Kondisi New Normal Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains, 2(1), 31–36. https://doi.org/10.33369/diksains.2.1.31-36

Kemendikbud. (2022). Peraturan Pemerintah Tentang Dimensi, Elemen, dan Sub-Elemen Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka. In Kemendikbudristek BSKAP RI (Issue 021).

Kusuma, Y. S., Kusumaningrum, D. E., & Hidayah, N. (2020). Development of a mobile-based application for character education in schools. 2020 3rd International Conference on Information and Communications Technology (ICOIACT). https://doi.org/10.1109/ICOIACT50329.2020.9331990

Lestari, S. (2016). Implementasi pendidikan karakter tanggung jawab dan kerjasama melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 1 Sleman. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(1), 49-62.

Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam.

Lubis, M. A. (2018). Character education in the perspective of Islamic education. Proceedings of the 1st International Conference on Intellectuals' Global Responsibility (ICIGR 2017). https://doi.org/10.2991/icigr-17.2018.4

Mizwar, E., Usman, J., & Suyanta, S. (2024). Hambatan Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di Kabupaten Bireuen. Indonesian Journal of Islamic and Social Science, 2(1 Juni), 39–48.

Mu'awanah, E. (2017). Peran guru dalam pengembangan nilai moral dan agama anak usia dini. Al Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 3(2), 165-182.

Muhaimin. (2012). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam di sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi. Rajawali Pers.

Mulyati, S. (2016). Implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(2), 216-231.

Narvaez, D., & Lapsley, D. K. (2014). Moral development. In M. Bornstein & M. E. Lamb (Eds.), Developmental science: An advanced textbook (7th ed., pp. 499–534). Psychology Press.

Nieto, S., & Bode, P. (2018). Affirming diversity: The sociopolitical context of multicultural education (7th ed.). Pearson.

Nucci, L. P., & Narvaez, D. (Eds.). (2014). Handbook of moral and character education (2nd ed.). Routledge.

Nugroho, A., Santoso, H. B., & Wahyuningrum, T. (2017). Pengembangan sistem informasi manajemen sekolah berbasis website untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 4(3), 207-214.

Pettigrew, T. F., & Tropp, L. R. (2011). When groups meet: The dynamics of intergroup contact. Psychology Press.

Puspitasari, I. D. (2019). Pembentukan karakter tanggung jawab siswa melalui kegiatan pembiasaan di sekolah. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa, 5(1), 97-107.

Qur, N., Islamiyah, A., Aini Fitriah, N., & Azmi Dwi Susanto, M. (2022). The Level of Public Awareness in Protecting the Environment in the Era of the Covid-19 Pandemic in Warugunung Village, Surabaya City. Online) Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 19(1), 1–12.

Rahman, A. (2017). Peran kegiatan keagamaan dalam membentuk karakter religius siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 78-92.

Rezky, M., & Izar, A. L. (2022). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK NU 1 Adiwerna Tegal.

Santoso, G., Damayanti, A., Murod, M., & Imawati, S. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Literasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra, 02(01), 84–90.

Sari, R. M., & Sugiyanto. (2013). Implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(3), 283-293.

Syarbini, A. (2012). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasinya secara terpadu di lingkungan keluarga, sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Pustaka Pelajar.

Tuerah, M. S. R., & Tuerah, J. M. (2023). Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Kajian Teori: Analisis Kebijakan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Oktober, 9(19), 1–10. https://doi.org/10.5281/zenodo.10047903

Wibowo, A. (2012). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa berkeadaban. Pustaka Pelajar.

Wibowo, A., & Putra, R. D. (2019). Pengembangan sistem informasi pengaduan kerusakan sarana dan prasarana sekolah berbasis website. Jurnal Teknik Informatika, 12(2), 123-132.

Wulandari, T., & Kristiawan, M. (2017). Strategi sekolah dalam penguatan pendidikan karakter religius melalui pembiasaan di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Jurnal Manajer Pendidikan, 11(6), 512-519.

Yorgen Kaharap, D. (2022). Konflik Sosial Internal Masyarakat Pada Masa Diberlakukannya Aturan Pembatasan Sosial Di Kota Palangka Raya. Jurnal Sosiologi, 5(2), 85–94.

Yusuf, M., & Wahab, A. (2015). The role of Islamic microfinance in poverty alleviation: A case study of Amanah Ikhtiar Malaysia. Journal of Islamic Finance, 4(1), 1-10.

Zainuddin, M. (2014). Filsafat pendidikan Islam. Pustaka Setia.

Downloads

Published

2025-02-25

How to Cite

Kusuma, R. N. ., Wachidi, W., & Mustofa, T. A. . (2025). INTERNALISASI NILAI-NILAI AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DALAM SIKAP GOTONG ROYONG PADA PROFIL PELAJAR PANCASILA. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 754-763. https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4534

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.