INTEGRASI EKOLITERASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 1 PEJAWARAN UNTUK MENDUKUNG SDGS
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v5i4.7267Abstract
This study aims to describe and analyze the integration of ecoliteracy values in Indonesian language learning at SMP Negeri 1 Pejawaran, as well as their connection with SDG 4 (Quality Education) and SDG 13 (Climate Action). The study employs a descriptive qualitative approach with subjects including Indonesian language teachers, students from grades VII–IX, and school administrators. Data were collected through observation, interviews, and document analysis, then analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the integration of ecoliteracy encompasses three domains: (1) Cognitive, in the form of understanding ecological concepts through environment-themed texts; (2) Affective, through the enhancement of empathy and ecological responsibility; and (3) Psychomotor, through tangible actions such as literacy projects and sustainability campaigns. The learning strategies include Contextual Teaching and Learning (CTL), Project Based Learning (PjBL), and the reflective collaborative approach integrated into the co-curricular project with the theme of Sustainable Lifestyles. This integration has been proven to enhance writing skills, ecological awareness, and student participation in environmental actions. Indonesian language learning based on ecoliteracy effectively fosters students' ecological literacy and supports the implementation of sustainable education in schools.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis integrasi nilai-nilai ekoliterasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Pejawaran, serta keterkaitannya dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru Bahasa Indonesia, siswa kelas VII–IX, dan pihak sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa integrasi ekoliterasi mencakup tiga ranah: (1) Kognitif, berupa pemahaman konsep ekologis melalui teks bertema lingkungan; (2) Afektif, melalui penguatan empati dan tanggung jawab ekologis; dan (3) Psikomotor, melalui aksi nyata seperti proyek literasi dan kampanye keberlanjutan. Strategi pembelajaran meliputi Contextual Teaching and Learning (CTL), Project Based Learning (PjBL), dan pendekatan kolaboratif reflektif yang terintegrasi dalam proyek kokurikuler bertema Gaya Hidup Berkelanjutan. Integrasi ini terbukti meningkatkan kemampuan menulis, kesadaran ekologis, dan partisipasi siswa dalam aksi lingkungan. Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis ekoliterasi efektif menumbuhkan literasi ekologis siswa dan mendukung implementasi pendidikan berkelanjutan di sekolah.
Downloads
References
DAFTAR PUSTAKA
Capra, F. (2007). Sustainable living, ecological literacy, and the breath of life. Canadian Journal of Environmental Education (CJEE), 9-18. https://cjee.lakeheadu.ca/article/view/624
Echegoyen-Sanz, Y., Morote, Á., & Martín-Ezpeleta, A. (2024). Transdisciplinary education for sustainability. Creativity and awareness in teacher training. In Frontiers in Education (Vol. 8, p. 1327641). Frontiers Media SA. https://www.frontiersin.org/journals/education/articles/10.3389/feduc.2023.1327641/full
Herliyanto, M. (2023). Pembelajaran Berbasis Masalah Lingkungan (Environment-Based Learning). Al-Mafahim: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 63-68. https://ejournal.stit-alkifayahriau.ac.id/index.php/almafahim/article/view/613
Irawan, Y., & Fitriani, A. (2025). Pengaruh Ecoliteracy untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan pada Mahasiswa. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(2), 234–247. https://doi.org/10.22236/imajeri.v7i2.16997
Isnanda, R., Gusnetti, G., Sayuti, M., Syofiani, S., Rinaldi, R., & Marsis, M. (2022). Pembelajaran bahasa indonesia berwawasan ekoliterasi sebagai media pembentukan karaketer peduli lingkungan bagi siswa sekolah dasar. Jurnal Cerdas Proklamator, 10(2), 185-194. https://doi.org/10.37301/cerdas.v10i2.166
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2012). Panduan Adi wiyata, Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan. Jakarta: Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. https://www.scribd.com/doc/135809621/Buku-Pedoman-Adiwiyata-2012
Luke, A. (2012). Critical literacy: Foundational notes. Theory into Practice, 51(1), 4–11. https://doi.org/10.1080/00405841.2012.636324.
Muryati, S., Musa, M. Z., Sudiatmi, T., & Wicaksana, M. F. (2024). Nilai Pendidikan Lingkungan dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka. KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 22-30. https://doi.org/10.32585/klitika.v6i1.4553
Nurdin, Elan A., and Era I. Pangastuti. 2020. Pembelajaran Berbasis Lingkungan. Bandung: CV Widina Media Utama. https://repository.penerbitwidina.com/publications/314616/pembelajaran-berbasis-lingkungan
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.52/MENLHK/SETJEN/KUM.1/9/2019 tentang Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah.
Sánchez-García, R., & Reyes-de-Cózar, S. (2025). Enhancing Project-Based Learning: A Framework for Optimizing Structural Design and Implementation A Systematic Review with a Sustainable Focus. Sustainability, 17(11), 4978. https://doi.org/10.3390/su17114978.
Saputra, A. D., Haryati, R. D., Suryanto, E., Suhita, R., & Rohmadi, M. (2025). Penerapan Model Project-Based Learning (PjBL) Berbasis Ekologi dalam Pembelajaran Teks Prosedur di SMP. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 4(2), 488-501. https://doi.org/10.55606/jurribah.v4i2.6014
Sari, M., Effendie, R., & Sakerani, S. (2025). Implementasi Ekoliterasi Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek pada Pendidikan Anak Usia Dini. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 11(1), 31-40. https://doi.org/10.18592/jea.v11i1.15218
Satriani, I., Emilia, E., & Gunawan, M. H. (2012). Contextual Teaching and Learning Approach to Teaching Writing. Indonesian journal of applied linguistics, 2(1), 10-22. https://www.academia.edu/download/111415784/d9b2ad72375853e4b1b6a7ff362ae799b768.pdf
Susilowati. (2025). Ekoliterasi: Membentuk Calon Guru Sekolah Dasar Berwawasan Lingkungan. Bandung: Indonesia Emas Group.
Tilbury, D. (2011). Education for Sustainable Development: An Expert Review of Processes and Learning. UNESCO.
UNESCO. (2020). Education for Sustainable Development: ESD for 2030 Roadmap. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000374802
Wibowo, S., Wangid, M. N., & Firdaus, F. M. (2025). The Relevance of Vygotsky's Constructivism Learning Theory with the Differentiated Learning Primary Schools. Journal of education and learning (EduLearn), 19(1), 431-440. https://eric.ed.gov/?id=EJ1456994
Yasa, L. N. (2020). Model Ecoliteracy Siswa dalam Reduksi Sampah Plastik (Narrative inquiry di SD Negeri Mekarjaya, Kecamatan Panongan, Tangerang, Banten) [Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Indonesia]. UPI Repository. https://repository.upi.edu/52546/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














