ANALISIS PENYEBAB ANAK PUTUS SEKOLAH JENJANG SMP DI KELURAHAN TENILO KECAMATAN KOTA BARAT KOTA GORONTALO
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v5i3.6322Abstract
This study aims to analyze the condition of school dropouts in Tenilo Sub-district, West City District, Gorontalo City; to identify the contributing factors; and to formulate efforts to address the issue. School dropout remains a serious problem in Indonesia’s education system, particularly in areas with low socio-economic conditions. This research employs a qualitative approach with data collection techniques including in-depth interviews, direct observation, and document studies involving dropout students, their parents, teachers, and school officials. The results reveal that the causes of school dropouts are not singular but rather the outcome of complex interactions among various social, economic, cultural, and psychological factors that directly or indirectly influence a child's decision to discontinue their education. Key contributing factors include family financial difficulties, lack of learning motivation, peer influence, social pressure, and inadequate parental supervision. Cultural factors and negative societal perceptions regarding the importance of education also exacerbate the problem. Recommended efforts to address this issue include increasing public awareness about the value of education, providing social assistance, strengthening the role of schools and teachers, and fostering collaboration among government, communities, and educational institutions to create a supportive environment that encourages children's continued participation in education.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi anak putus sekolah di Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo; mengidentifikasi faktor-faktor penyebab anak putus sekolah; serta merumuskan upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Fenomena anak putus sekolah masih menjadi permasalahan serius dalam dunia pendidikan di Indonesia, terutama di daerah dengan tingkat sosial ekonomi yang rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap siswa yang putus sekolah, orang tua, guru, serta pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama anak putus sekolah tidak bersifat tunggal, melainkan merupakan hasil dari interaksi kompleks berbagai faktor seperti kondisi ekonomi keluarga, kurangnya motivasi belajar, pergaulan bebas, tekanan lingkungan sosial, serta minimnya perhatian dan pengawasan dari orang tua. Selain itu, faktor budaya dan persepsi masyarakat terhadap pentingnya pendidikan turut memperburuk kondisi ini. Upaya penanggulangan yang dapat dilakukan meliputi peningkatan sosialisasi pentingnya pendidikan, pemberian bantuan sosial, penguatan peran sekolah dan guru, serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung keberlanjutan pendidikan anak.
Downloads
References
Azhima, F., Batubara, B. M., & Angelia, N. (2022). Strategi implementasi pelayanan publik dalam konteks strukturasi birokrasi. Strukturasi: Jurnal Ilmiah Magister Administrasi Publik, 4(1), 56–68. https://doi.org/10.31289/strukturasi.v4i1.1184
Madaniah, F., Nurjannah, S., & Suryandari, M. (2023). Sebab akibat banyak anak di Indonesia yang putus sekolah. Jurnal STIAYAPPI Makassar, 1(1), 418–424. http://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/srj/article/view/218
Pondaag, C. I., Pontoh, J. X., & Rumagit, M. C. N. (2022). Analisis program penanggulangan kelompok anak putus sekolah oleh pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara di Kecamatan Belang. Jurnal Equilibrium, 3(1), 18–27. https://ejurnal.unima.ac.id/index.php/equilibrium/article/view/4130
Rahmad, M. (2015). Perilaku sosial anak putus sekolah. Equilibrium Pendidikan Sosiologi, 4(1), 1–10.
Rahman, A., Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., & Yumriani. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan, dan unsur-unsur pendidikan. Al-Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–8.
Ridwan, R., Irawaty, I., & Momo, A. H. (2020). Faktor penyebab anak putus sekolah (Studi di Desa Mapila Kecamatan Kabaena Utara Kabupaten Bombana). Selami IPS, 12(1), 62. https://doi.org/10.36709/selami.v12i1.10838
Riswan, A., Evelin, K., & Lumintang, J. (2022). Faktor penyebab anak putus sekolah di Desa Sonuo Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Journal Ilmiah Society, 2(1), 1–10.
Sandhopa, L. (2019). Analisis penyebab anak putus sekolah di Desa Bandung Jaya Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang [Skripsi, IAIN Bengkulu]. http://repository.iainbengkulu.ac.id/3436/
Sholekhah, A. L. K. (2018). Faktor-faktor penyebab anak putus sekolah di Desa Karangrejo Kecamatan Metro Utara [Skripsi, Universitas Negeri Metro].
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tefa, A. P. (2023). Analisis faktor penyebab anak putus sekolah di Desa Oinlasi Kecamatan Mollo Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan. PENSOS: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Pendidikan Sosiologi, 1(1), 47–56. https://doi.org/10.59098/pensos.v1i1.937
Utami, W. N., & Rosyid, A. (2020). Identifikasi faktor penyebab siswa putus sekolah di tingkat sekolah dasar wilayah Duri Kepa. Jurnal Pendidikan Dasar, 5.
Wassahua, S. (2016). Analisis faktor-faktor penyebab anak putus sekolah di Kampung Wara Negeri Hative Kecil Kota Ambon. Al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 204–224. https://doi.org/10.33477/alt.v1i2.199
Wid’aini, A. L. (2021). Analisis faktor-faktor penyebab anak putus sekolah usia pendidikan dasar di Desa Kawo Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah tahun 2020/2021 [Skripsi, UIN Mataram]. https://etheses.uinmataram.ac.id/2324/1/Angqib%20Lati%20Wid’Aini%20170106203.pdf
Yusrianto, S., Sholeh, R. Z. A., & Ulum, R. (2022). Analisis faktor-faktor penyebab anak putus sekolah pada MA Al-Mukhlisin di Desa Kampao Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan. PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2(1), 178–192. https://doi.org/10.36456/p.v2i1.5462
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














