PENERAPAN MODEL INKURI DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI AKTIF SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v5i3.5870Abstract
ABSTRACT
This study aims to increase students' active involvement and interest in learning in Sociology lessons by implementing a discussion method based on an inquiry approach. This study was conducted using a Classroom Action Research (CAR) design on grade XI students at SMA Muhammadiyah 6 Makassar. The main problems faced in the Sociology learning process are low student participation and lack of interest in learning, which are caused by the dominance of lecture methods that do not actively involve students. By implementing the discussion method as part of the inquiry model, students are directly involved in the learning process through asking questions, discussing, and analyzing social phenomena in groups. This study was conducted in two cycles that included the planning, implementation, observation, and reflection stages. The results of this study showed a significant increase in student participation, from 65% in cycle I to 85% in cycle II. The average student score also increased from 70 to 82. In addition, students showed increased enthusiasm in following the lesson because they felt more appreciated and given the opportunity to express themselves. These findings indicate that the discussion method in the context of inquiry can be an effective learning strategy to improve the quality of Sociology learning. By actively involving students, this model not only improves learning outcomes, but also develops critical thinking, communication, and collaboration skills that are essential in 21st century education.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan aktif dan minat belajar siswa dalam pelajaran Sosiologi dengan menerapkan metode diskusi yang berlandaskan pendekatan inkuiri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah 6 Makassar. Permasalahan utama yang dihadapi dalam proses pembelajaran Sosiologi adalah rendahnya partisipasi siswa dan kurangnya minat untuk belajar, yang disebabkan oleh dominasi metode ceramah yang tidak melibatkan siswa secara aktif. Dengan penerapan metode diskusi sebagai bagian dari model inkuiri, siswa terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran melalui aktivitas bertanya, berdiskusi, dan menganalisis fenomena sosial dalam kelompok. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa, dari 65% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II. Rata-rata nilai siswa juga mengalami peningkatan dari 70 menjadi 82. Di samping itu, siswa menunjukkan meningkatnya antusiasme dalam mengikuti pelajaran karena merasa lebih dihargai dan diberikan kesempatan untuk mengekspresikan diri mereka. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode diskusi dalam konteks inkuiri dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Sosiologi. Dengan melibatkan siswa secara aktif, model ini tidak hanya memperbaiki hasil pembelajaran, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi yang sangat penting di era pendidikan abad ke-21.
Downloads
References
Arsyad, H., Fitri, I., & Muchtar, Y. (2023). Pengaruh model pembelajaran inquiry pelajaran IPS kelas V UPT SD Negeri 4 Kelara Kabupaten Jeneponto. 1(20), 7–14.
Astuti, D. W. (2020). Penerapan model inkuiri sosial terhadap keterampilan berpikir kritis mata pelajaran IPS di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara, 12(1), 35–42. https://doi.org/10.37640/jip.v12i1.271
Daris, D., Sunardi, S., & Hariyadi, N. (2023). Peningkatan prestasi belajar IPA siswa kelas VI melalui implementasi metode discovery di SDN 1 Wates Kec. Slahung Kab. Ponorogo tahun pelajaran 2014/2015. Jurnal Ilmiah Widya Pustaka Pendidikan, 11(1), 40–46. Retrieved from https://jiwpp.unram.ac.id/index.php/widya/article/view/93
Fadila, S. A., & Sylvia, I. (2024). Upaya Peningkatan Partisipasi Siswa Pada Pembelajaran Sosiologi Fase E Melalui Media Teka-Teki Silang dan Model Pembelajaran Teams Games Tournament di SMA Negeri 1 VII Koto Sungai Sarik. Naradidik: Journal of Education and Pedagogy, 3(3), 309-317.
Hasanah,?N., & Fitriyah,?C.?Z. (2019). Pengaruh metode pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar ditinjau dari motivasi belajar siswa kelas?IV tema cita citaku. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 12(2), 120–128.
Herawati, H., Sudjarwo, S., & Sinaga, R. M. (2019). Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model Inkuiri Sosial Pada Pembelajaran Sosiologi Kelas XII IPS SMA Negeri 1 Way Lima. Jurnal Studi Sosial/Journal of Social Studies, 7(1).
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2
Maylia, E. C., Amelia, A. P., Suwarna, D. M., Muyassaroh, I., & Jenuri, J. (2024). Strategi Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 10(1), 32-41. doi: 10.26740/jrpd.v10n1.p32-41.
Melsiana, M., & Al Hidayah, R. (2021). Analisis penerapan model inkuiri oleh guru dalam pembelajaran sosiologi kelas XI IIS SMA Katolik Talino Sungai Ambawang. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 10(2), 1–10.
Nofmiyati, N., Miftahuddin, M., & Zatrahadi, M. F. (2023). Analisis Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Agama Islam: Analisis Studi Literatur. Jurnal Administrasi Pendidikan Dan Konseling Pendidikan, 4(1), 7-18. doi: 10.24014/japkp.v4i1.24983.
Putri, R. K., & Nora, D. (2024). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar Pada Pembelajaran Sosiologi Kelas X SMAN 1 Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Naradidik: Journal of Education and Pedagogy, 3(3), 256-263.
Resti, R., Putra, A., & Hasibuan, G. (2024). Penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 006 Rokan IV Koto. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 43493–43503.
Ritiauw, S. P., Mahananingtyas, E., & Ode, T. (2021). Penggunaan model inkuiri sosial untuk meningkatkan kecerdasan sosial siswa kelas V. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan, 30(1), 32. https://doi.org/10.17977/um009v30i12021p032
Salam, R. (2019). Model Pembelajaran Inkuiri Dalam Pembelajaran IPS. Harmony 2(1):7–12.
Ritiauw, S. P., & Salamor, L. (2018). Mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar melalui implementasi model pembelajaran sosial inkuiri. Jurnal Pedagogika dan Dinamika Pendidikan, 4(2), 87–95.
Santiawati, S. (2021). Integrasi model pembelajaran inkuiri dan kooperatif tipe jigsaw untuk peningkatan pemahaman dan partisipasi siswa. Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 13(1), 23–28. https://doi.org/10.55215/pedagogia.v13i1.2866
Wartini, N. W. (2021). Implementasi model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa. Journal of Education Action Research, 5(1), 126–132. https://doi.org/10.23887/jear.v5i1.32255.
Zativalen, O., Irmaningrum, R. N., & Husna, A. (2022). Pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) terhadap kreativitas mahasiswa program studi PGSD pada mata kuliah sumber dan media pembelajaran. Elementa: Jurnal PGSD STKIP PGRI Banjarmasin, 4(2), 44–50. https://doi.org/10.33654/pgsd
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














