SKRINING KESEHATAN MENTAL PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA ROBOABA, KECAMATAN SABU BARAT, KABUPATEN SABU RAIJUA

Authors

  • Sakila Novirdia Ramadhani Program Studi Psikologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Dian L. Anakaka Program Studi Psikologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Shela C. Pello Program Studi Psikologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Abdi Keraf Program Studi Psikologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i1.8973

Keywords:

Kesehatan Mental, Ibu Rumah Tangga, SRQ 29

Abstract

Mental health is an essential factor influencing an individual's quality of life, including that of housewives who carry dual roles within the family and the community. Workload, economic pressure, and limited social support can increase the risk of mental health problems in this population. This study aims to describe the mental health condition of housewives in Roboaba Village, West Sabu District, Sabu Raijua Regency, with a specific focus on Daigama Hamlet. This research employed a quantitative descriptive design involving 87 housewives as respondents. The instrument used was the Self-Reporting Questionnaire (SRQ-29), developed by the World Health Organization (WHO), widely applied as a screening tool for mental health disorders. Data were analyzed using univariate methods and presented in frequency distributions and percentages. The results revealed that 58 respondents (66.7%) were indicated to have mental health problems, while 29 respondents (33.3%) showed no signs of such disorders. Based on the SRQ-29 dimensions, the most frequently reported symptoms were somatic symptoms (79.3%), followed by anxiety symptoms (64.4%), cognitive symptoms (62.1%), decreased energy (55.2%), trauma symptoms (54.0%), risk behaviors (54.0%), and depressive symptoms (48.3%). These findings indicate that housewives in Roboaba Village are highly vulnerable to mental health problems. Therefore, preventive and curative efforts are necessary, including increasing awareness of mental health, providing counseling services, and strengthening social support from families and the community.

ABSTRAK

Kesehatan mental merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kualitas hidup individu, termasuk ibu rumah tangga yang memiliki peran ganda dalam keluarga dan masyarakat. Beban peran, tekanan ekonomi, serta kurangnya dukungan sosial dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesehatan mental pada ibu rumah tangga di Desa Roboaba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, dengan fokus lokasi di Dusun Daigama. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 87 ibu rumah tangga. Instrumen yang digunakan adalah Self-Reporting Questionnaire (SRQ-29) yang dikembangkan oleh WHO dan telah digunakan secara luas untuk skrining gangguan kesehatan mental. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden terindikasi memiliki masalah kesehatan mental, yaitu sebanyak 58 orang (66,7%), sedangkan 29 orang (33,3%) tidak menunjukkan indikasi gangguan kesehatan mental . Berdasarkan aspek SRQ-29, gejala yang paling banyak ditemukan adalah gejala somatik sebanyak 69 orang (79,3%), diikuti oleh gejala kecemasan 56 orang (64,4%), gejala kognitif 54 orang (62,1%), gejala penurunan energi 48 orang (55,2%), gejala trauma 47 orang (54,0%), perilaku berisiko 47 orang (54,0%), dan gejala depresi 42 orang (48,3%) . Ini menunjukkan bahwa ibu rumah tangga di Desa Roboaba berada pada kondisi yang rentan terhadap gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan intervensi melalui peningkatan kesadaran tentang kesehatan mental, penyediaan layanan konseling, serta dukungan sosial dari keluarga dan masyarakat.  

 

 

References

Damayanti, N. P. R., Dewi, N. L. P. T., & Jayanti, D. M. A. D. (2020). Hubungan beban keluarga dengan niat pemasungan pasien skizofrenia wilayah kerja UPTD Puskesmas II Denpasar Timur. Bali Medika Jurnal, 7(1), 1. https://doi.org/10.36376/bmj.v7i1.91

Hasibuan, H. P. Z., Monisca, L., Ginting, L., & Saragih, V. G. (2025). Pengaruh gaya hidup tidak sehat dan tingkat stres terhadap kesehatan mental pada mahasiswi di Kota Medan. PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(4), 1639. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.8113

Irawan, M. A., Suhardi, M., Ikawati, H. D., Anwar, Z., & Jayadi, A. (2025). Pelatihan manajemen literasi digital di sekolah. COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 243. https://doi.org/10.51878/community.v4i2.4184

Izzatika, M., Syakurah, R. A., & Bonita, I. (2021). Indonesia’s mental health status during the Covid-19 pandemic. Indigenous Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(2), 78. https://doi.org/10.23917/indigenous.v6i2.14024

Jaafar, N. F., Zain, A., & Eshak, Z. (2020). Peranan ibu bapa dalam membantu perkembangan sosial kanak-kanak melalui aktiviti bermain semasa perintah kawalan pergerakan. Jurnal Pendidikan Awal Kanak-Kanak Kebangsaan, 9, 52. https://doi.org/10.37134/jpak.vol9.sp.6.2020

Jafar, E. S., & NR, R. W. (2023). Efektivitas psikoedukasi online untuk meningkatkan literasi kesehatan mental. HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(1), 23. https://doi.org/10.51878/healthy.v2i1.1963

Khotimah, K. (2025). Analisis penerapan pendidikan berbasis proyek untuk mewujudkan pendidikan inklusi di era modern. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 74. https://doi.org/10.51878/learning.v5i1.4310

Liputo, S., Syamsuddin, L., & Maulana, H. F. (2025). Hubungan literasi kesehatan mental dengan stigma penyakit mental pada Puskesmas X dan Y. PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(4), 1677. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.8096

Muarifah, A., Wati, D. E., & Pusp?tasar?, I. (2020). Identifikasi bentuk dan dampak kekerasan pada anak usia dini di Kota Yogyakarta. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 757. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.451

Novianti, L. D., & Alfian, I. N. (2022). Pengaruh resiliensi terhadap psychological well-being dengan dukungan sosial sebagai variabel mediator pada mahasiswa. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM), 2(1), 1. https://doi.org/10.20473/brpkm.v2i1.31020

Oluchi, S. E., Manaf, R. A., Ismail, S., Shahar, H. K., Mahmud, A., & Udeani, T. K. (2021). Health related quality of life measurements for diabetes: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(17), 9245. https://doi.org/10.3390/ijerph18179245

Pasaribu, P. D. L. B., & Ricky, D. P. (2021). Tingkat stres perawat terkait isu Covid-19. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(2), 287. https://doi.org/10.37287/jppp.v3i2.429

Perry, S. E., Borders, J. C., Dakin, A. E., & Troche, M. S. (2021). Characterizing quality of life in caregivers of people with Parkinson’s disease and dysphagia. Dysphagia, 37(3), 523. https://doi.org/10.1007/s00455-021-10299-z

Prasetio, C. E., & Triwahyuni, A. (2022). Gangguan psikologis pada mahasiswa jenjang sarjana: Faktor-faktor risiko dan protektif. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 8(1), 56. https://doi.org/10.22146/gamajop.68205

Pratiwi, D. M., Rejeki, S., & Juniarto, A. Z. (2021). Intervention to reduce anxiety in postpartum mother. Media Keperawatan Indonesia, 4(1), 62. https://doi.org/10.26714/mki.4.1.2021.62-71

Pratiwi, K. E. (2022). Dampak kepemilikan lahan terhadap subjective well being rumah tangga tani di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 6(2), 519. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2022.006.02.16

Putra, I. P. R. E., Marianto, M., & Sriandari, L. P. F. (2024). Evaluasi pemeriksaan psikometri pada tatalaksana awal gangguan cemas menyeluruh dengan gangguan depresif berulang: Sebuah laporan kasus. HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 3(2), 177. https://doi.org/10.51878/healthy.v3i2.3441

Rahmi, T. A., Rusdi, R., & Yuliawati, R. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sebulu 1 Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(4), 510. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i4.3755

Raveendra, S. A. S. T., Nissanka, S. P., Somasundaram, D., Atapattu, A. J., & Mensah, S. (2021). Coconut-gliricidia mixed cropping systems improve soil nutrients in dry and wet regions of Sri Lanka. Agroforestry Systems, 95(2), 307. https://doi.org/10.1007/s10457-020-00587-2

Rohmatillah, W., & Kholifah, N. (2021). Stress akademik antara laki-laki dan perempuan siswa school from home. Jurnal Psikologi Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 8(1), 38. https://doi.org/10.35891/jip.v8i1.2648

Salasa, A. R. (2021). Paradigma dan dimensi strategi ketahanan pangan Indonesia. Jejaring Administrasi Publik, 13(1), 35. https://doi.org/10.20473/jap.v13i1.29357

Satwika, Y. W., Oktaviana, M., Simatupang, R. M., Andriana, E. A., & Muliaba, M. O. H. (2025). Manajemen stres bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Sola Gratia. COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 731. https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7577

Sefriantina, S., Purwaningtyas, D. R., & Dhanny, D. R. (2023). Hubungan tingkat kecukupan kalium, kalsium, magnesium, tingkat stres, depresi dan anxiety serta kualitas tidur dengan tekanan darah pada usia dewasa akhir di Sawangan Depok. Muhammadiyah Journal of Geriatric, 4(1), 10. https://doi.org/10.24853/mujg.4.1.10-22

Setyanto, A. T. (2023). Deteksi dini prevalensi gangguan kesehatan mental mahasiswa di perguruan tinggi. WACANA, 15(1), 66. https://doi.org/10.20961/wacana.v15i1.69548

Simu, I. K., Anakaka, D. L., Artati, M., & Marni, M. (2025). Skrining kesehatan mental mahasiswa jurusan kesehatan gigi pada mahasiswa Jurusan Kesehatan Gigi Kemenkes Poltekkes Kupang. PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(4), 1648. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.8115

Suri, G. D., Afdal, A., Afnida, M., Sari, A. K., Hariko, R., Fikri, M., Fadli, R. P., & Cusinia, A. H. (2023). Bagaimana kekerasan dalam rumah tangga berefek pada kondisi psikologis anak?: Analisis pendahuluan intervensi pendidikan. Jurnal EDUCATIO Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(2), 1072. https://doi.org/10.29210/1202323434

Syahrul, S., & Nurhafizah, N. (2021). Analisis pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia dini dimasa pandemi Corona Virus 19. Jurnal Basicedu, 5(2), 683. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.792

Syahrul, S., & Nurhafizah, N. (2022). Analisis pola asuh demokratis terhadap perkembangan sosial dan emosional anak di masa pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5506. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.1717

Wiguna, I. G. R. P., Wati, W., & Marianto, M. (2024). Pendekatan terintegrasi hipnoterapi dan cognitive behavioral therapy dalam penanganan pasien jiwa. HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 3(2), 133. https://doi.org/10.51878/healthy.v3i2.3435

Wijesekara, P. A. D. S. N. (2022). A study in University of Ruhuna for investigating prevalence, risk factors and remedies for psychiatric illnesses among students. Scientific Reports, 12(1). https://doi.org/10.1038/s41598-022-16838-4

Downloads

Published

2026-01-15

How to Cite

Ramadhani, S. N., Anakaka, D. L. ., Pello, S. C. ., & Keraf, A. . (2026). SKRINING KESEHATAN MENTAL PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA ROBOABA, KECAMATAN SABU BARAT, KABUPATEN SABU RAIJUA. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(1), 142-152. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i1.8973

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.