HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN MENTAL DENGAN STIGMA PENYAKIT MENTAL PADA PUSKESMAS X DAN Y
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.8096Keywords:
Literasi Kesehatan Mental, Stigma Penyakit MentalAbstract
This study aims to analyze the relationship between mental health literacy and the stigma of mental illness at Community Health Centers X and Y. This study used a quantitative research design with a population of 55 people. The sampling technique used total sampling with a sample of 50 people who were family or close relatives of patients with mental disorders (ODGJ). Respondents who participated in this study were 71% female and 29% male with an average age of 20-40 years. The results showed a Spearman rank correlation test with a correlation value (r) of 0.2.88 and a sig value (p) = 0.043 (p <0.05). The relationship between Mental Health Literacy and Mental Illness Stigma is positive, meaning that lower Mental Health Literacy leads to lower Mental Illness Stigma, and vice versa, higher Mental Health Literacy leads to higher Mental Illness Stigma. Therefore, it can be concluded that there is a significant relationship between Mental Health Literacy and Mental Illness Stigma at Community Health Centers X and Y.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan Antara Literasi Kesehatan mental dan Stigma Penyakit Mental pada Puskesmas X dan Y. Penelitian ini menggunakan Desain penelitian Kuantitatif dengan jumlah populasi 55 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel penelitian sebanyak 50 orang yang merupakan keluarga atau orang terdekat dari pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini 71% adalah perempuan dan 29% adalah laki-laki dengan rata- rata usia 20-40 tahun. Hasil penelitian menunjukkan uji korelasi rank spearmen dengan nilai korelasi (r) sebesar 0,2.88 dan nilai sig (p) = 0,043(p<0,05). Arah hubungan Literasi Kesehatan Mental dengan Stigma Penyakit Mental ini adalah positif, yang berarti semakin rendah Literasi Kesehatan Mental, maka semakin rendah pula Stigma Penyakit Mental begitupun sebaliknya jika Literasi Kesehatan Mental semakin tinggi, maka semakin tinggi pula Stigma Penyakit Mental. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Literasi Kesehatan Mental dan Stigma Penyakit mental pada Puskesmas X dan Y.
Downloads
References
Abdi, R. (2025). Strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba pada remaja: Tinjauan literatur dan hasil seminar di Kalimantan Timur. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(4), 1645. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i4.7144
Aisyah, S., & Rahman, I. K. (2022). Psikoedukasi Islami untuk meningkatkan resiliensi tenaga kesehatan di masa krisis. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 15(3), 485. https://doi.org/10.32832/tawazun.v15i3.7994
Aridho, A., & Nainggolan, M. (2025). Peran dinas sosial dalam penanganan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Medan. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 896. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.6382
Aryawati, W., Rudi, R. O., Afriza, Z. N., & Putri, D. S. (2022). Intervensi penderita ODGJ (orang dalam gangguan jiwa) ringan di Puskesmas Rawat Inap Permata Sukarame. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 1928. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i2.5439
Asyanti, S., Putra, F. A., Hertinjung, W. S., Hasanah, M., & Indiati, S. (2022). Program Wadah Jiwa untuk menurunkan stigma negatif terhadap ODGJ. Abdi Psikonomi. https://doi.org/10.23917/psikonomi.vi.745
Azhari, M. A. (2021). Dukungan sosial bagi penderita disfungsional untuk penguatan kesehatan mental: Studi syarah hadis dengan pendekatan psikologi Islam. Jurnal Riset Agama, 1(2), 308. https://doi.org/10.15575/jra.v1i2.14569
Chen, D., Wu, Y., Qian, L., & Zhou, Y. (2025). The impact of self-stigma on college students’ attitudes toward professional psychological help-seeking: Serial-mediated effects of discrimination perceptions and core self-evaluations. Frontiers in Psychology, 16. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1630323
Koli, Y. B., Kamaruddin, S. A., & Awaru, A. O. T. (2025). Krisis peran sosial: Pengangguran dan gangguan psikologis dalam struktur masyarakat modern. Paedagogy: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(2), 330. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5404
Lesmana, C. B. J., Santosa, I., Mahardika, I. K. A., & Trisnowati, R. (2024). Psikiatri spiritual dan religi dalam konteks bebainan: Studi kasus di Bali tentang kerasukan dan penyembuhan. Healthy: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 3(2), 141. https://doi.org/10.51878/healthy.v3i2.3436
Lidya, E. S., & Santoso, I. (2021). Strategi dan kebijakan hukum terhadap orang dalam gangguan jiwa. Innovative: Journal of Social Science Research, 2(1), 169. https://doi.org/10.31004/innovative.v2i1.2899
Martini, M., Syahrul, M., & Bunyamin, A. (2021). Tingkat kecemasan mahasiswa selama pandemi. Indonesian Journal of Learning Education and Counseling, 4(1), 43. https://doi.org/10.31960/ijolec.v4i1.1240
Mawaddah, N., & Prastya, A. (2023). Upaya peningkatan kesehatan mental remaja melalui stimulasi perkembangan psikososial pada remaja. Dedikasi Saintek Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 115. https://doi.org/10.58545/djpm.v2i2.180
Melati, I. S. (2025). Intervensi psikologi dalam mengatasi quarter life crisis pada dewasa. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 1284. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.4167
Melati, I. S., Farid, M., & Noviekayati, I. (2025). Efektivitas psikoedukasi adolescent smartphone addiction program terhadap penurunan kecanduan smartphone pada remaja SMP. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1260. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6637
Putri, A. E., Hartono, R., & Nabila, S. (2024). Examining health disparities in access to mental health services in urban and rural areas. International Journal of Health and Social Behavior, 1(1), 6. https://doi.org/10.62951/ijhsb.v1i1.146
Saleh, S., & Humaidi, H. (2022). Transformasi diri berdasarkan filsafat jiwa Ibn S?n?. Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism, 8(1), 1. https://doi.org/10.20871/kpjipm.v8i1.202
Salmany, L. S., & Hartini, N. (2021). Psychological well-being korban pasca traumatic event kejahatan dengan kekerasan. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 481. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.25112
Saman, S., Hasni, H., Kurniawan, R., Putri, N. A., Evie, S., & Fitria, F. (2025). Perbedaan kualitas hidup pasien gagal jantung kongestif berdasarkan karakteristik demografi komorbid hipertensi dan diabetes militus di RSUD Mokopido Tolitoli. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(4), 1632. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i4.7016
Sandi, R. Y., Nasir, S., Moedjiono, A. I., & Ibrahim, E. (2020). Knowledge and understanding of mental disorders in families of people with mental disorders. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 8, 136. https://doi.org/10.3889/oamjms.2020.5210
Setiyanti, K. E. (2025). Kontribusi pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pendidikan seksual pada anak berkebutuhan khusus intelektual. Paedagogy: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(3), 1052. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i3.6947
Zayani, C. G., Dianto, M., & Usman, C. I. (2025). Pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap kesehatan mental peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 12 Padang. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 930. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.6917
Zega, S., Lase, F., Damanik, H. R., & Zebua, E. (2024). Pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik konseling behavioral terhadap kesehatan mental peserta didik di SMP Negeri 6 Idanogawo. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(4), 551. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i4.3844
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Salahuddin Liputo, Lenny Syamsuddin, Hamzah Firmansyah Maulana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













