EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM BAHASA ARAB DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH DAN MODERN

Authors

  • Najla Lia Sapura Sekolah Tinggi Ilmu Adab Dan Budaya Islam
  • Lia Amalia Sekolah Tinggi Ilmu Adab Dan Budaya Islam
  • Anuri Shofah Sekolah Tinggi Ilmu Adab Dan Budaya Islam
  • Rahmat Mulya Nugraha Sekolah Tinggi Ilmu Adab Dan Budaya Islam

DOI:

https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i3.6944

Keywords:

Evaluasi, Kurikulum, Model CIPP

Abstract

Curriculum evaluation is a strategic step in improving the quality of learning, including in teaching Arabic in Islamic boarding schools. This article discusses the evaluation of the Arabic language curriculum in Salafiyah and modern Islamic boarding schools using the CIPP (Context, Input, Process, Product) model developed by Daniel Stufflebeam. This model allows for a comprehensive assessment of the curriculum context, resources, learning implementation, and the final results achieved. Salafiyah Islamic boarding schools emphasize more on understanding classical texts (yellow books) with traditional methods such as sorogan and bandongan, while modern Islamic boarding schools adopt a competency-based and technology-based approach to improve active communication skills in Arabic. The evaluation shows that both types of Islamic boarding schools have their own advantages and challenges in implementing the Arabic language curriculum. Supporting factors such as the competence of teaching staff, the use of learning media, and policy support also influence the effectiveness of the curriculum. Therefore, a comprehensive evaluation system is needed so that Islamic boarding schools can develop a curriculum that is relevant.

ABSTRAK
Evaluasi kurikulum merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk dalam pengajaran bahasa Arab di pesantren. Artikel ini membahas evaluasi kurikulum bahasa Arab di pesantren salafiyah dan modern dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikembangkan oleh Daniel Stufflebeam. Model ini memungkinkan penilaian menyeluruh terhadap konteks kurikulum, sumber daya, pelaksanaan pembelajaran, dan hasil akhir yang dicapai. Pesantren salafiyah lebih menitikberatkan pada pemahaman teks klasik (kitab kuning) dengan metode tradisional seperti sorogan dan bandongan, sementara pesantren modern mengadopsi pendekatan berbasis kompetensi dan teknologi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi aktif dalam bahasa Arab. Evaluasi menunjukkan bahwa kedua jenis pesantren memiliki keunggulan dan tantangan masing-masing dalam implementasi kurikulum bahasa Arab. Faktor pendukung seperti kompetensi tenaga pengajar, penggunaan media pembelajaran, dan dukungan kebijakan turut memengaruhi efektivitas kurikulum. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem evaluasi yang komprehensif agar pesantren dapat menyusun kurikulum yang relevan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdilah, A. J. (2025). Evaluasi kurikulum bahasa Arab dengan model CIPP (Context, Input, Process, and Product). Risenologi, 10(1), 52–68.

Aggisni, R., et al. (2024). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam di pondok pesantren modern (Penelitian di Pondok Pesantren Modern Al-Mashduqi Garut). Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(8), 3565–3588.

Amirudin, J., & Rohimah, E. (2020). Implementasi kurikulum pesantren salafi dan pesantren modern dalam meningkatkan kemampuan santri membaca dan memahami kitab kuning. Jurnal Pendidikan UNIGA, 14(1), 268–282.

Apriyani, N., et al. (2025). Peran madrasah sebagai institusi pendidikan Islam. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(4), 1274. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.4086

Asrul, A., et al. (2022). Evaluasi pembelajaran.

Asyari, A. P., & Nur, M. A. (2025). Faktor pendukung efektivitas proses belajar mengajar di MI Tarbiyatul Arifin: Analisis peran guru, kurikulum, dan sarana prasarana. Jurnal Ilmiah Madrasah, 2(2).

Batmang, B. (2014). Pembelajaran bahasa Arab di pesantren modern. Shautut Tarbiyah, 20(1), 38–51.

Faisal, F. N., et al. (2024). Manajemen kurikulum pondok pesantren salafiyah & khalafi/modern. Idaroqatuna: Journal of Islamic Education Management, 1(2), 42–53.

Hanifa, Z. A., & Ali, M. (2025). Model-model kurikulum bahasa Arab di pesantren Indonesia tinjauan literatur sistematis 2020-2025. Journal of Islamic Education El Madani, 4(2), 113–123.

Kurniawati, E. W. (2020). Evaluasi program pendidikan perspektif model CIPP (Context, Input, Process, Product). GHAITSA: Islamic Education Journal, 1(1), 19–25.

Nasir, M., & Mu?ammad, M. (2024). Analisis perkembangan kurikulum di Indonesia: Masa lalu, kini, dan masa depan. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 228. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2846

Nopita, R., et al. (2025). Evaluasi hasil belajar pendidikan Islam di Madrasah dan Pondok Pesantren. IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman, 9(2), 310–325.

Nurjanah, N., et al. (2025). Strategi inovatif dalam pembelajaran bahasa Sunda: Digitalisasi materi ajar untuk guru sekolah dasar. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 579. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4724

Nuruddin, A. (2023). Manajemen implementasi kurikulum bahasa Arab modern di pondok salaf: Faktor pendukung dan penghambat. FASHOHAH: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab, 3(2), 87–97.

Ruswanto, R., & Irawan, R. (2024). Implementasi metode bahtsul masail dalam memotivasi belajar fiqih di Madrasah Aliyah Ahsanul Ibad Purbolinggo Lampung Timur. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(3), 588. https://doi.org/10.51878/learning.v4i3.3170

Saputro, W. E., et al. (2024). Manajemen kurikulum berbasis pendidikan karakter pada sekolah dasar. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(2), 57. https://doi.org/10.51878/social.v4i2.3158

Sari, A. V., et al. (2025). Evaluasi kurikulum. Qomaruna Journal of Multidisciplinary Studies, 2(2), 49–57.

Syarifah, S., & Juriana, J. (2020). Pembelajaran bahasa Arab di Pesantren Al-Islam dan Darul Abror (Antara tradisional dan modern). Edugama: Jurnal Kependidikan Dan Sosial Keagamaan, 6(2), 142–169.

Thohir, K. (2016). Kurikulum dan sistem pembelajaran pondok pesantren salafi di Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang Provinsi Banten [Tesis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara].

Tolib, A. (2015). Pendidikan di pondok pesantren modern. Risalah Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(1), 60–66.

Ulfa, M. (2022). Metode sorogan kitab untuk pemahaman nahwu (Imrity) Pondok Pesantren Assunniyah Kencong Jember. Al-Fathin: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 5(1), 65–82.

Wahyuni, I. (2018). Tantangan dan peluang pengembangan keterampilan bahasa Arab komunikatif di Pesantren Modern Gontor Putri 4 Sulawesi Tenggara. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 6(1), 67–84.

Downloads

Published

2025-09-15

How to Cite

Sapura, N. L., Amalia, L. ., Shofah, A. ., & Nugraha, R. M. . (2025). EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM BAHASA ARAB DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH DAN MODERN. MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 5(3), 718-727. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i3.6944

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)