PEMBELAJARAN DIFERENSIASI SEBAGAI PILAR IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i2.6453Keywords:
Pembelajaran Terdiferensiasi, Kurikulum Independen, Kebutuhan Belajar Siswa, Penelitian Kualitatif, Pendidikan InklusifAbstract
This qualitative study aims to examine the function of differentiated learning as the basis for implementing The autonomous curriculum in relation to accommodating the diversity of student needs. This research is motivated by the urgency of implementing The Self-Sustained Curriculum which emphasizes flexibility and independence in learning, where differentiation is a key strategy to realize the principle of "teaching according to student abilities". Data was gathered using classroom observations, document analysis and in-depth interviews with principals and instructors (RPP, teaching modules, diagnostic assessments) at Madrasah As Sa'adah, PAI teachers and 4 students. Utilizing the Miles-Huberman method for data analysis interactive model with thematic coding. The research findings reveal: 1) differentiated learning is the main pillar in realizing the essence of the Independent Curriculum through adjusting learning environments, procedures, goods, and content according to student profiles; 2) differentiation increases active participation and intrinsic motivation of students with interest-based tasks and personal scaffolding; supporting factors include ongoing teacher training and collaboration of teaching teams, while the main challenges are administrative burdens and gaps in pedagogical understanding. The conclusion states that differentiated learning is not just an additional strategy, but the core of the operationalization of the Independent Curriculum to achieve holistic educational goals. The study recommends strengthening teachers' capacity in differentiation design and simplifying their support systems.
ABSTRAK
Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengkaji peran pembelajaran diferensiasi sebagai landasan implementasi Kurikulum Merdeka dalam konteks mengakomodasi keberagaman kebutuhan siswa. Kajian ini dilatarbelakangi oleh urgensi implementasi Kurikulum Merdeka yang menitikberatkan pada fleksibilitas dan kemandirian belajar, di mana diferensiasi menjadi strategi kunci untuk mewujudkan prinsip “mengajar sesuai kemampuan siswa”. Data dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara menyeluruh dengan guru dan kepala sekolah. serta analisis dokumen (RPP, modul ajar, asesmen diagnostik) di Madrasah As Sa'adah, Guru PAI dan Siswa 4 orang. Model interaktif yang diciptakan oleh Miles-Huberman digunakan untuk melakukan analisis data dengan koding tematik. Temuan penelitian mengungkap: 1) pembelajaran diferensiasi menjadi pilar utama dalam mewujudkan hakikat Kurikulum Merdeka melalui modifikasi konten, prosedur, produk, dan lingkungan belajar berdasarkan profil siswa; 2) diferensiasi meningkatkan partisipasi aktif dan motivasi alami siswa untuk tugas berbasis minat dan perancah pribadi; faktor pendukung meliputi pelatihan guru yang berkelanjutan dan kolaborasi tim pengajar, sedangkan tantangan utamanya adalah beban administratif dan kesenjangan pemahaman pedagogis. Kesimpulannya menyatakan bahwa pembelajaran diferensiasi bukan hanya strategi tambahan, tetapi inti dari operasionalisasi Kurikulum Merdeka untuk mencapai tujuan pendidikan holistik. Penelitian merekomendasikan penguatan kapasitas guru dalam desain diferensiasi dan penyederhanaan sistem pendukung mereka.
References
Adriana, O., et al. (2025). PBL dengan diferensiasi untuk meningkatkan hasil belajar kimia di kelas XI SMA. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 928. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5721
Amaliyah, H., et al. (2025). Kurikulum merdeka sebagai upaya dalam mewujudkan pendidikan inklusif di Indonesia. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 37. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4738
Anggraeni, N. (2021). Efforts to improve teacher performance: A theoretical review. Eduvest - Journal of Universal Studies, 1(7), 596. https://doi.org/10.36418/edv.v1i7.98
Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. SAGE.
Brinkmann, S., & Kvale, S. (2015). InterViews: Learning the craft of qualitative research interviewing (edisi ke-3). SAGE.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (edisi ke-4). SAGE.
Dirman, D., et al. (2025). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi untuk mencapai standar proses pendidikan di SMP. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 384. https://doi.org/10.51878/learning.v5i1.4568
Husain, E. S., et al. (2025). Meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi melalui model discovery learning pada siswa di SD. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(1), 414. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4629
Iswari, M., et al. (2020). Friendly inclusive environment toward learning in inclusive education. Proceedings of the 1st International Conference on Special and Inclusive Education (ICSIE 2019). https://doi.org/10.2991/assehr.k.200217.018
Lorensius, L., et al. (2022). Academic supervision in the improvement of teachers’ professional competencies: Effective practices on the emergence. EduLine: Journal of Education and Learning Innovation, 2(2), 99. https://doi.org/10.35877/454ri.eduline805
Luawo, S. D., et al. (2025). Deskripsi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS kelas 4 SD. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 526. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.4874
Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2016). Qualitative research: A guide to design and implementation (edisi ke-4). Jossey-Bass.
Mulyani, R., & Nihan, A. R. K. (2023). Penerapan strategi pembelajaran bermain peran dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa bidang studi Biologi kelas XI IPA 1 MAN 1 Serang. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 8(2), 403. https://doi.org/10.58258/jupe.v8i2.5319
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (edisi ke-4). SAGE.
Rizaldi, I. B., et al. (2025). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka pada pembelajaran IPAS kelas V SDN 5 Cakranegara. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(1), 188. https://doi.org/10.51878/social.v5i1.4751
Rosfiani, O., et al. (2022). Bimbingan teknis perancangan modul ajar berbasis merdeka belajar dan terpusat pada murid. Kawanad: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2). https://journal.kawanad.com/index.php/kjpkm/article/view/86
Rosfiani, O., et al. (2022). Pemodelan pembelajaran dan keterampilan: Panduan teknis guru untuk meningkatkan keterampilan literasi dan keterampilan abad ke-21 siswa. CV Widina.
Rosfiani, O., et al. (2023). Bimbingan teknis implementasi kurikulum merdeka di madrasah dalam lingkungan Kementerian Agama. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(9). https://jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com/index.php/jpmba/article/view/456
Rosfiani, O., et al. (2025). Implementasi P5 kurikulum merdeka sebagai pembentukan karakter beriman siswa di SMPN Satu Atap Cibitung Bekasi. COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education), 8(3). https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/collase/article/view/26388
Salam, B., et al. (2025). Peran pengelolaan kelas guru ekonomi dalam mengatasi keberagaman kecerdasan siswa kelas XI SMA Negeri 2 Takalar. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 592. https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4093
Santika, I. W. (2023). Tantangan guru dalam menerapkan pembelajaran diferensiasi di era kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(1), 45-60.
Santoso, G., et al. (2023). Pola perencanaan pembelajaran SD/MI melalui pembelajaran terdiferensiasi berbasis minat. Jurnal Pendidikan Transformatif, 2(6), 161-173. https://jupetra.org/index.php/jpt/article/view/1344
Saputra, G. F., et al. (2025). Analisis penerapan perangkat pembelajaran berbasis keterampilan berpikir tingkat tinggi pada materi IPAS. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 709. https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4526
Sudrajat, B., & Wati, E. F. (2021). Problem-based blended learning using video tutorial in accordance with student ability. KnE Social Sciences. https://doi.org/10.18502/kss.v5i3.8531
Supriyatno, T., et al. (2020). Pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum nasional. Jurnal Ilmu Pendidikan, 25(2), 112-125.
Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in mixed-ability classrooms (edisi ke-3). ASCD.
Wijaya, E. Y., et al. (2022). Transformasi pendidikan di era Society 5.0. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(1), 1-12.
Zulhijra, Z., et al. (2024). Pembelajaran PAI berbasis active learning. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 1017. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3486
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












