ANALISIS KEPUTUSAN KEPALA PKBM DALAM MENENTUKAN MODEL PEMBELAJARAN UNTUK MENGATASI LEARNING LOSS (STUDI DI PKBM QIYYA SENTOSA)
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i2.6452Keywords:
learning loss, pengambilan keputusan, PKBM, blended learning, pendidikan non-formallAbstract
Learning loss is a major challenge for non-formal education in the post-pandemic era, especially in PKBM serving learners from low socioeconomic backgrounds with limited facilities and minimal family support. This study aims to analyze the decision-making process of the Head of PKBM Qiyya Sentosa in determining effective learning models to overcome learning loss. The research used a qualitative approach with a case study design, involving in-depth interviews, participatory observation, document studies, and FGD. The results show that the Head of PKBM identifies learning loss through achievement and attendance evaluation, then formulates alternative solutions such as blended and project-based learning. Decision-making is carried out in consultation with the team and stakeholders before implementation. The blended project-based learning model has proven to improve student motivation, engagement, and achievement, although challenges remain in digital access and student time constraints. The study concludes the importance of adaptive leadership, data-driven decisions, and community collaboration in developing effective learning models in PKBM. These findings can serve as a reference for other PKBM and policymakers in strategies to address learning loss.
ABSTRAK
Learning loss menjadi tantangan utama pendidikan non-formal pada masa pascapandemi COVID-19, terutama di PKBM yang melayani peserta didik dari latar belakang sosial ekonomi rendah dengan keterbatasan sarana dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengambilan keputusan Kepala PKBM Qiyya Sentosa dalam menentukan model pembelajaran yang efektif guna mengatasi learning loss. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan FGD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala PKBM melakukan identifikasi learning loss melalui evaluasi capaian belajar dan absensi, kemudian merumuskan solusi alternatif seperti blended learning dan project-based learning. Pengambilan keputusan dilakukan secara musyawarah bersama tim dan stakeholder sebelum implementasi. Implementasi blended project-based learning terbukti meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan capaian belajar peserta didik, meskipun masih dihadapkan pada kendala keterbatasan perangkat digital dan waktu luang peserta didik. Simpulan menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif, pengambilan keputusan berbasis data, serta kolaborasi komunitas dalam mengembangkan model pembelajaran efektif di PKBM. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi PKBM lain dan pemangku kebijakan dalam strategi penanggulangan learning loss.
References
Dhuha, M. C., & Astutik, A. P. (2025). Media pembelajaran digital yang aksesibel untuk mahasiswa berkebutuhan khusus (MBK) menuju lingkungan pembelajaran inklusif. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 92. https://doi.org/10.51878/learning.v5i1.4312
Hamida, I., et al. (2024). Peningkatan kualitas pembelajaran di MTS Negeri Batang melalui pendekatan Total Quality Management (TQM). Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 278. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2862
Hanafiah, H., et al. (2022). Penanggulangan dampak learning loss dalam meningkatkan mutu pembelajaran pada sekolah menengah atas. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(6), 1816–1823. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i6.642
Indah, N. (2024). Model pembelajaran discovery learning pada operasi bilangan kelas 4 SD. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 4(4), 382. https://doi.org/10.51878/science.v4i4.3497
Mielikäinen, M., et al. (2024). Experiences of a project-based blended learning approach in a community of inquiry from information and communication technology engineering students at Lapland university of applied sciences in Finland. E-Learning and Digital Media, 21(5), 406–426. https://doi.org/10.1177/20427530231164053
Nabila, A., et al. (2025). Ketidakpastian PDSS dan implikasinya terhadap kurikulum 2025. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 605. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.4749
Putra, A. K., et al. (2021). The effect of blended project-based learning with stem approach to spatial thinking ability and geographic skill. International Journal of Instruction, 14(3), 685–704. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14340a
Ramdhan, M. A., & Suklani, S. (2024). Kepemimpinan kepala madrasah dalam mengambil keputusan. Akademik: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis, 4(2), 678–691. https://doi.org/10.37481/jmeb.v4i2.787
Sibagariang, S. A., et al. (2024). Penerapan manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam peningkatan mutu guru YP. HKBP Pematangsiantar. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 949. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3410
Sukiastini, I. G. A. N. K., et al. (2024). Literature review: Integrasi model pembelajaran IPA dengan digitalisasi dan kearifan lokal untuk menghadapi tantangan di masa depan. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 4(4), 318. https://doi.org/10.51878/science.v4i4.3343
Tomatala, W., et al. (2023). Gaya pengambilan keputusan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas sekolah pada SMA Negeri di Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 1307–1314. https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i2.429
Wahyumi, H. K., et al. (2025). Implementasi pelatihan pembatik dalam meningkatkan kompetensi TIK guru SMA. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(1), 397. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4581
Wasliman, I., et al. (2025). Implementasi manajemen berbasis sekolah dalam meningkatkan kinerja guru: Studi kasus di SMAN 112 Jakarta Barat. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(2), 471. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i2.6202
Yogaswara, M. R., & Fauzi, K. M. A. (2025). Pembelajaran inquiri berbasis teknologi untuk meningkatkan pemahaman peta dan wilayah Indonesia pada kelas V. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 434. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5375
Yudesra, et al. (2023). Strategi pembelajaran dalam pemulihan learning loss pasca pandemic Covid 19 di SMK Negeri 1 Koto Besar Kabupaten Dharmasraya. Innovatif: Journal of Social Science Research, 3(2), 5813–5828.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












