MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN SFBC (SOLUTION-FOCUSED BRIEF COUNSELING)

Authors

  • Rapika Duri Universitas Sriwijaya
  • Nurlela Nurlela Universitas Sriwijaya
  • Ika Rahmawaty SMA Negeri 1 Palembang

DOI:

https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4919

Keywords:

Konseling Kelompok, SFBC, Motivasi Belajar

Abstract

This study aims to determine the implementation of group counseling using the SFBC (Solution-Focused Brief Counseling) technique to improve students' learning motivation at SMA Negeri 1 Palembang. This research is a Guidance and Counseling Action Research (PTBK) using two cycles. The subjects of this study were 8 students from class X.6 of SMA Negeri 1 Palembang, out of a total of 36 students. The results showed a significant increase in students' learning motivation after group counseling was conducted in both cycle I and cycle II. In the pre-cycle, the majority of students were in the moderate category with a percentage of 52.1%, while the remaining 8 students were in the very low category, with an average score between 25% and 40%. After the intervention in cycle I, there was an increase with a percentage of 53.75%. In cycle II, a more significant increase was observed, reaching 60.5%. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of group counseling using the SFBC (Solution-Focused Brief Counseling) technique can improve low learning motivation among students at SMA Negeri 1 Palembang.

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konseling kelompok tekik SFBC (solution-focused brief counseling) untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Palembang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) dengan menggunakan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.6 SMA Negeri 1 Palembang yang berjumlah 8 orang siswa dari jumlah keseluruhan 36 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa Setelah dilakukannya tindakan konseling kelompok pada siklus I dan siklus II. Dalam pra siklus didapatkan hasil mayoritas siswa berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 52,1%,  Sedangkan 8 orang siswa lainnya berada pada kategori sangat rendah dengan rata-rata 25% - 40%. Setelah diberikannya tindakan pada siklus I adanya peningkatan dengan persentase sebesar 53,75%, Sedangkan pada siklus II mendapatkan peningkatan yang lebih signifikan yaitu dengan persentase sebesar 60,5 %. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi konseling kelompok Teknik SFBC (solution-focused brief counseling) dapat meningkatkan motivasi belajar yang rendah pada siswa di SMA Negeri 1 Palembang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2009). Penelitian tindakan kelas. PT Bumi Aksara.

Bannink, F. P. (2012). Practicing solution-focused brief therapy: A-Z. John Wiley & Sons.

Corey, G. (2015). Theory and practice of group counseling (9th ed.). Cengage Learning.

Djamarah, S. B. (2011). Psikologi belajar. Rineka Cipta.

Dryden, W. (2020). Rational emotive behaviour therapy: A newcomer's guide. Routledge.

Froerer, A., et al. (Eds.). (2018). Solution focused brief therapy with groups. Routledge.

Gingerich, W. J., & Peterson, L. T. (2013). Effectiveness of solution-focused brief therapy: A systematic qualitative review of controlled outcome studies. Research on Social Work Practice, 23(3), 266–283. https://doi.org/10.1177/1049731512470859

Hidayat, D. R., & Badrujaman, A. (2012). Penelitian tindakan dalam bimbingan dan konseling. Indeks.

Maharani, A., & Neviyarni, S. (2021). Kontribusi efikasi diri dan dukungan sosial teman sebaya terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Neo Konseling, 3(1), 1–7.

Permatasari, D. A., & Karyono, K. (2019). Efektivitas konseling kelompok Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk mengurangi keyakinan irasional dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 3(1), 34–43.

Purwanto, N. (2006). Psikologi pendidikan. PT. Remaja Rosdakarya.

Saputra, W. N. E., & Daharnis, D. (2021). Kontribusi konseling kelompok pendekatan solution focused brief therapy (SFBT) terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 7(1), 22–29. https://doi.org/10.29210/120212806

Sardiman. (2008). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Raja Grafindo Persada.

Sari, P. K., et al. (2021). Hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan motivasi belajar siswa SMA Negeri 1 Terbanggi Besar. Jurnal Konseling GUSJIGANG, 7(1), 92–98.

Sidin, A. I., et al. (2020). Peningkatan motivasi berprestasi siswa melalui konseling kelompok pendekatan solution focused brief counseling. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 75–81.

Suwarno, W. (2013). Dasar-dasar ilmu pendidikan (4th ed.). Ar-Ruzz Media.

Tatoe, H. (2017). Upaya meningkatkan motivasi belajar siswa di dalam kelas melalui bimbingan kelompok di SMAN 2 Bangko Kabupaten Rokan Hilir. Jurnal Perspektif Pendidikan dan Keguruan, 8(1). [Halaman tidak tersedia]

Tohirin. (2014). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah (berbasis integrasi). Rajawali Pers.

Widyastuti, R., & Murti, H. (2019). Asesmen motivasi belajar siswa untuk layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 4(2), 67–74.

Yalom, I. D., & Leszcz, M. (2020). The theory and practice of group psychotherapy (6th ed.). Basic Books.

Downloads

Published

2025-05-17

How to Cite

Duri, R., Nurlela, N., & Rahmawaty, I. . (2025). MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN SFBC (SOLUTION-FOCUSED BRIEF COUNSELING) . MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 210-218. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4919

Issue

Section

Articles