PENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PROBLEM BASED LEARNING
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4917Keywords:
Bimbingan Kelompok, Problem Based Learning, Keterampilan SosialAbstract
Students who have good social skills can play an important role in helping individuals communicate and interact so that they can build positive relationships in order to adjust in the community. This study aims to determine the level of students' social skills through group guidance services with Problem Based Learning (PBL) techniques at SMA Negeri 1 Palembang. This study uses the Guidance and Counseling Action Research (PTBK) method which is carried out in two cycles. The subject of the study was class X.1 SMA Negeri 1 Palembang which amounted to 12 students out of 36 students who were selected based on the results of the social skills questionnaire with the medium to low category. The data collection method used social skills questionnaires and observation sheets. The results showed that there was an increase in the average social skills from pre-cycle by 67%, to 69% after being given the first cycle of action, and a significant increase to 76% after being given the second cycle of action. From these results, it can be concluded that Problem Based Learning (PBL) technical group guidance services are effective in improving students' social skills. Problem Based Learning (PBL) facilitates students to collaborate, think critically, and develop empathy through group problem-solving, which supports the development of social skills optimally.
ABSTRAK
Peserta didik yang memiliki keterampilan sosial yang baik dapat berperan penting dalam membantu individu berkomunikasi dan berinteraksi sehingga dapat membangun hubungan positif agar dapat menyesuaikan diri di lingkungan Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan sosial peserta didik melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik Problem Based Learning (PBL) di SMA Negeri 1 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah kelas X.1 SMA Negeri 1 Palembang yang berjumlah 12 peserta didik dari 36 peserta didik yang dipilih berdasarkan hasil angket keterampilan sosial dengan kategori sedang hingga rendah. Metode pengumpulan data menggunakan angket keterampilan sosial dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan rata-rata keterampilan sosial dari pra siklus sebesar 67%, menjadi 69% setelah diberikan tindakan siklus I, dan meningkat signifikan menjadi 76% setelah diberikan tindakan siklus II. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial peserta didik. Problem Based Learning (PBL) memfasilitasi peserta didik dalam berkolaborasi, berpikir kritis, dan mengembangkan empati melalui pemecahan masalah secara berkelompok, hal ini mendukung pengembangan keterampilan sosial secara optimal.
Downloads
References
Antariyani, K. N., et al. (2022). Pengembangan buku panduan konseling kelompok dengan teknik self management untuk meminimalisasi prokrastinasi akademik siswa. JBKI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 7(1), 1–10. https://ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_bk/article/view/1349
Apsabra, & Karyanti. (2018). The effectiveness of problem solving techniques to reduce academic procrastination behavior of students in IIS 3 Class X-1 Palangka Raya. SULUH: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 3(1), 8–12. https://journal.umpr.ac.id/index.php/suluh/article/view/472
Astuti, R. W., & Hidayah, N. (2019). The implementation of problem-based learning to improve social skills and learning outcomes. Journal of Physics: Conference Series, 1157(2), Article 022082. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1157/2/022082
Darmiany. (2021). Keterampilan sosial modal dasar remaja bersosialisasi di era global. Sanabil.
Hartanti, J. (2022). Bimbingan kelompok. UD Duta Sablon.
Kemmis, S., et al. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.
Kisandi, P., & Fardani, D. N. (2023). Implementasi model problem based learning (PBL) dalam menciptakan daya berfikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Fiqih di MAN 1 Sragen tahun pelajaran 2022/2023 [Doctoral dissertation, UIN Surakarta]. https://eprints.iain-surakarta.ac.id/6559/
Lailah, A., et al. (2024). Implementasi bimbingan klasikal dengan teknik problem based learning (PBL) untuk meningkatkan interaksi sosial siswa kelas XI sekolah menengah atas. Journal of Education Research, 5(2), 1943–1946. https://jer.or.id/index.php/jer/article/view/1121
Leonard, H. C. (2016). Dampak keterampilan motorik yang buruk pada perkembangan persepsi, sosial, dan kognitif: Kasus gangguan koordinasi perkembangan. Frontiers in Psychology, 7, Article 311, 1–4. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4779971/
Mayangsari, M. D., & Prastyo, Y. (2024). Pengaruh model problem based learning untuk meningkatkan keterampilan sosial peserta didik SD kelas V SDN Kebondalem Mojosari. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(1), 1088–1094.
Mayasari, A., & Prastyo, D. (2024). Pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap keterampilan sosial siswa kelas V SDN Kebondalem Mojosari. In Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (Vol. 6, pp. 66–72). https://snhrp.unipasby.ac.id/prosiding/index.php/snhrp/article/view/965/
Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Remaja Rosdakarya.
Nurdyansyah, N., & Andiek, W. (2015). The effect of problem based learning model on students’ social skill of primary school. Journal of Social Science Studies, 2(2), 80–86. https://doi.org/10.5296/jsss.v2i2.8150
Nursapitri, M., & Sahrul, M. (2024). Pengembangan keterampilan sosial anak berhadapan dengan hukum (ABH) pada program vokasional di Sentra Handayani. Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 2(2), 24–38. https://e-journal.nalanda.ac.id/index.php/TUTURAN/article/view/915?articlesBySimilarityPage=2
Permatasari, D. A., & Eko, H. N. (2021). Analisis keterampilan sosial siswa sekolah menengah pertama. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 7(1), 12–17. https://doi.org/10.29210/120212822
Rasimin, R., et al. (2021). Efektivitas layanan bimbingan kelompok berbasis problem based learning untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 314–320. https://edukatif.org/index.php/edukatif/article/view/261
Saputra, H. J., et al. (2019). Kontribusi model pembelajaran berbasis masalah dan keaktifan belajar terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Basicedu, 3(4), 1000–1007. https://doi.org/10.31004/basicedu.v3i4.217
Saputra, R., et al. (2024). Buku ajar dasar-dasar bimbingan dan konseling. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Syafaruddin et al. (2019). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Perdana Publishing.
Syamsidah, S., & Hamidah, H. (2018). Buku model problem based learning. Deepublish Publisher.
Triyanti, T. (2023). Pengaruh keterampilan sosial teman sebaya terhadap motivasi belajar pada peserta didik kelas VII dan VIII di SMP Negeri 25 Kota Jambi [Doctoral dissertation, Universitas Jambi]. https://repository.unja.ac.id/46190/
Tuapattinaja et al. (2024). Stop bullying dengan meningkatkan keterampilan sosial pada peserta didik SMP Methodist 1 Medan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 69–75. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jendela/article/view/49064
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












