EVALUASI PROGRAM LITERASI AL-QUR’AN UNTUK CALON PENGANTIN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EVALUASI DISCREPANCY DI KANTOR KUA KEC. WATANG SAWITTO

Authors

  • Sulaeman Sulaeman Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Sitti Mania Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muhammad Nur Akbar Rasyid Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.5350

Keywords:

Evaluasi Program, Literasi al-Qur'an, Model DEM, Pendidikan Islam, Pembentukan Karakter

Abstract

The Quran literacy program is one of the strategic efforts to improve understanding, reading skills, and practice of the values ??of the Quran in everyday life. This study aims to evaluate the effectiveness of the Quran literacy program implemented in formal and non-formal educational environments. The evaluation was conducted using a qualitative descriptive approach using the Discrepancy Evaluation Model evaluation model to measure the success of the program in terms of context, resources, implementation process, and results achieved. Data were collected through interviews, observations, and document analysis from students, educators, and program managers. The evaluation results showed that the Quran literacy program had a positive impact on improving the ability to read and understand the Quran, especially for early childhood and adolescent students. However, there were several obstacles, such as limited resources, lack of training for educators, and inadequate support facilities. The recommendations produced include strengthening the curriculum, ongoing training for educators, and improving supporting facilities. These findings are expected to be the basis for developing policies and improving the Quran literacy program in order to create a generation with Islamic character and noble morals.

ABSTRAK
Program literasi al-Qur'an merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan membaca, dan pengamalan nilai-nilai al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program literasi al-Qur'an yang diterapkan di lingkungan pendidikan formal maupun nonformal. Evaluasi dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan model evaluasi Model Evaluasi Discrepancy untuk mengukur keberhasilan program dari segi konteks, sumber daya, proses pelaksanaan, dan hasil yang dicapai. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen dari peserta didik, pendidik, serta pengelola program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program literasi al-Qur'an memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan membaca dan memahami al-Qur'an, terutama pada peserta didik usia dini dan remaja. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan bagi pendidik, serta dukungan sarana yang belum memadai. Rekomendasi yang dihasilkan mencakup penguatan kurikulum, pelatihan berkelanjutan untuk pendidik, dan peningkatan fasilitas penunjang. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan dan perbaikan program literasi al-Qur'an guna menciptakan generasi yang berkarakter islami dan berakhlak mulia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiansah, R., et al. (2023). Studi evaluasi pelaksanaan standar pendidik dan tenaga kependidikan. Jurnal Administrasi Pendidikan, 12(3), 45–60.

Azmi, M. (2022). Evaluasi program pendidikan model discrepancy. Maruki: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 1–15. https://ejurnal.staiddimaros.ac.id/index.php/maruki/article/download/322/131

Fauzi, A., & Sari, R. P. (2020). The influence of family support on motivation in learning the Qur’an for early childhood. International Journal of Islamic Educational Psychology, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.18196/ijiep.1101

Hasanah, U., & Prasetya, D. (2018). The effectiveness of structured learning programs in improving Qur’anic reading skills. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 4(2), 123–132. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2018.42-02

Hassan, M., & Ahmad, S. (2019). The impact of modernization on Islamic education in Southeast Asia. Journal of Contemporary Islamic Studies, 7(3), 112–125.

Indriyani, D., & Cahyono, M. (2017). The impact of flexible training duration on participant engagement in Qur’an learning. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 101–112. https://doi.org/10.14421/jpi.2017.62.101-112

Iqbal, M., et al. (2024). Indikator keberhasilan dalam evaluasi program pendidikan. Educendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(3), 1050–1072.

Khan, R. (2020). Cultural shifts and religious education: Challenges in the modern era. International Journal of Religion and Education, 8(1), 34–47.

Mustafa, P. S. (2021). Model discrepancy sebagai evaluasi program pendidikan. Palapa: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 9(1), 182–198. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/palapa/article/download/1067/836

Nasir, F. (2022). Modernization and its effects on family religious practices. Asian Journal of Social Sciences, 14(1), 89–102.

Nasution, S. (2017). Pendidikan Al-Qur'an dan pembentukan karakter. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45–56.

Putri, S. D., & Nugroho, A. (2020). Evaluating educational programs using Provus’ discrepancy evaluation model. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 11(1), 1–12. https://doi.org/10.21009/jep.11101

Rahman, A. (2018). Spiritual development through Quranic education. International Journal of Islamic Studies, 5(2), 78–89.

Rahman, M. F., et al. (2016). The use of multimedia in teaching Qur’anic recitation: Its effectiveness and challenges. Al-Ta’lim Journal, 23(3), 217–227. https://doi.org/10.15548/jt.v23i3.238

Setiawan, A., & Hidayat, T. (2019). The role of teacher competence in improving Qur’anic learning outcomes. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 16(1), 1–16. https://doi.org/10.14421/jpai.2019.161-01

Sulaiman, A. (2018). The importance of facilities and teacher competence in Qur’an learning programs. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(2), 87–97. https://doi.org/10.30659/pendas.5.2.87-97

Syafi’i, M., & Anwar, K. (2019). Common difficulties in learning tajwid and makhraj for Qur’an beginners. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 1–15. https://doi.org/10.14421/jpi.2019.81.1-15

Turmuzi, M. (2022). Analisis kesenjangan kompetensi profesional dan pedagogik mahasiswa pendidikan matematika menggunakan model evaluasi discrepancy. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(5), 6884–6896. https://edukatif.org/edukatif/article/view/3672

Wijayanti, R., & Pratama, H. (2021). Strategies for improving the effectiveness of Qur’an learning programs: Teacher training and interactive media. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 1–18. https://doi.org/10.30868/ei.v10i01.1172

Yusuf, M., & Sulaiman, A. (2021). Parental involvement in religious education in urban communities. Journal of Islamic Family Studies, 10(2), 56–68.

Downloads

Published

2025-06-13

How to Cite

Sulaeman, S., Mania, S., & Rasyid, M. N. A. . (2025). EVALUASI PROGRAM LITERASI AL-QUR’AN UNTUK CALON PENGANTIN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EVALUASI DISCREPANCY DI KANTOR KUA KEC. WATANG SAWITTO. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 870-880. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.5350

Issue

Section

Articles