CERITA FANTASI ‘BOLA-BOLA WAKTU’ KARYA RAKHMA SUBARNA : KAJIAN LINGUISTIK TERAPAN

Authors

  • Suci Rahmawati Universitas PGRI Semarang
  • Ika Septiana Universitas PGRI Semarang

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.13924

Abstract

This study is motivated by the critical role of grammatical reference in establishing textual cohesion and coherence, particularly within narrative literary discourses. Previous investigations have predominantly focused on categorizing reference types without examining their textual and stylistic functions in narrative construction. Therefore, this study aims to describe the types of endophoric references, including anaphoric and cataphoric forms, and to explain their functions in the fantasy story Bola-Bola Waktu by Rakhma Subarna. This research employed a descriptive qualitative method utilizing the text of Bola-Bola Waktu from the Grade VII Indonesian junior high school textbook as the primary data source. Data were collected using the non-participatory observation technique (SBLC) and analyzed via the distributional method utilizing Immediate Constituent Analysis and substitution techniques. The findings reveal that the text is predominantly governed by third-person singular pronoun references (the enclitic -nya with 22 occurrences and the pronoun ia with 17 occurrences), complemented by temporal and locational demonstrative references. These references not only establish internal grammatical cohesion but also crystallize the third-person point of view, sharpen characterization, and sustain chronological progression through personal, locational, temporal, and analogical interpretation principles. Consequently, endophoric references serve a vital stylistic function in preserving discourse unity while directing reader empathy toward the protagonist's emotional journey.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya aspek gramatikal referensi dalam membangun kohesi dan koherensi sebuah teks, khususnya pada karya sastra naratif. Berbagai penelitian sebelumnya cenderung hanya mengidentifikasi inventarisasi jenis referensi tanpa mengkaji fungsi penggunaannya secara mendalam dalam mengonstruksi struktur naratif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis referensi endofora, baik anaforis maupun kataforis, serta menjelaskan fungsi penggunaannya dalam cerita fantasi Bola-Bola Waktu karya Rakhma Subarna. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa teks cerita fantasi Bola-Bola Waktu yang terdapat dalam buku Bahasa Indonesia SMP Kelas VII. Data dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), kemudian dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) dan teknik substitusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa referensi yang dominan digunakan ialah referensi pronomina persona ketiga tunggal (-nya sebanyak 22 kemunculan dan ia sebanyak 17 kemunculan), serta referensi demonstratif temporal dan lokasional. Fungsi referensi tersebut tidak hanya membangun kohesi gramatikal antarstruktur kalimat, tetapi juga mengukuhkan sudut pandang persona ketiga (diaan), mempertegas penokohan, serta mengatur alur maju melalui prinsip penafsiran personal, lokasional, temporal, dan analogi. Penggunaan referensi endofora terbukti berperan vital dalam menjaga keterpaduan wacana sekaligus membimbing empati pembaca terhadap pergulatan batin tokoh utama dalam teks cerita fantasi.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriliani, A., & Cahyati, S. S. (2022). An Analysis of Grammatical Cohesion of Reference in a Short Story Entitled “The Princess and the Pea”. PROJECT: Professional Journal of English Education, 5(6), 1144–1149. https://doi.org/10.22460/project.v5i6.p1144-1149

Bertiana, A. M., & Putri, I. G. A. V. W. (2026). Grammatical Cohesion: An Analysis of Reference in ‘The Tell Tale Heart’ of Edgar Allan Poe. Elysian Journal: English Literature, Linguistics and Translation Studies, 6(2). https://doi.org/10.36733/elysian.v6i2.12413

Cahyani, A. M., & Rahman, Y. (2022). Kohesi Gramatikal Reference dalam Majalah NADI Volume 28 Tahun 2021. Identitaet: Jurnal Bahasa dan Sastra Jerman, 11(2), 36–48. https://doi.org/10.26740/ide.v11n2.p36-48

Hartati, L., Liana, L. L., & Rozani, M. (2026). Analisis kohesi leksikal dan gramatikal dalam cerita rakyat Bangka Belitung “Batu Balai”. Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia, 10(1), 35–45.https://doi.org/10.31949/diglosia.v10i1.14249

Herningtias, E., & Kushartanti, B. (2023). Grammatical cohesion in Indonesian-speaking preschoolers’ narrative. In Language Practices Among Children and Youth in Indonesia (pp. 11–33). Springer Nature. https://doi.org/10.1007/978-981-99-4775-1_2

Hidayat, A. (2016). An analysis of grammatical cohesive device of the short story The Little Match Girl by Hans Christian Andersen 2016/2017. English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris, 9(2), 232–244. https://doi.org/10.24042/ee-jtbi.v9i2.282

Huwari, I. F., Erkir, S., Alkhaldi, A. A., & Royani, I. (2024). Analysis of endophoric reference in Lewis Carroll’s Alice in Wonderland. Forum for Linguistic Studies, 6(5). https://doi.org/10.30564/fls.v6i5.6752

Ilham, T., Sari, D. P., & Azhari, A. (2022). Grammatical cohesion in Susan Choi’s Flashlight. Lingua Litera: Journal of English Linguistics and Literature, 7(2). https://doi.org/10.55345/stba1.v7i2.34

Indriani, P. F., & Sabardila, A. (2025). Kohesi gramatikal dan kohesi leksikal pada novel “Laut Bercerita” karya Leila Salikha Chudori. Jurnal Bindo Sastra, 9(2). https://jurnal.um-palembang.ac.id/bisastra/article/view/9129/0

Kurnia, H. (2021). Reference in Narrative Texts (A Systemic Functional Linguistics). Humano: Jurnal Penelitian, 12(1), 36–43. https://doi.org/10.33387/humano.v12i1.3253

Kurniawati, A., Suyitno, S., & Mulyono, S. (2018). Aspek gramatikal novel Hujan karya Tere Liye dan relevansinya dalam pembelajaran di sekolah menengah atas. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(2), 22–30. https://doi.org/10.20961/basastra.v6i2.37663

Lestari, D. P., & Nurlela. (2026). A case study of cohesion in academic texts through systemic functional linguistics. JALL (Journal of Applied Linguistics and Literacy), 10(1), artikel]. https://doi.org/10.25157/jall.v10i1.22946

Maes, A., Krahmer, E., & Peeters, D. (2022). Understanding demonstrative reference in text: A new taxonomy based on a new corpus. Language and Cognition, 14(2), 185–207. https://doi.org/10.1017/langcog.2021.28

Mayangsari, F. R., Markhamah, Sabardila, A., & Wahyudi, A. B. (2022). Grammatical Cohesion and Verbal Ability of Class VII Students in Narrative Writing. In Proceedings of the International Conference of Learning on Advance Education (ICOLAE 2021) (pp. 250–261). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220503.023s

Mukhtar, R. H., Budiana, S., Mahajani, T., Shafira, H., & Anyelina, Y. N. (2024). Analysis of cohesion and coherence of Middle Eastern news discourse and its implications for Indonesian language learning in high school. Pedagonal: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 8(2). https://doi.org/10.55215/pedagonal.v8i2.5

Muhyidin, A. (2018). Referensi endofora dalam novel Laguna karya Iwok Abqary dan implikasinya bagi pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Litera, 17(3), 299–315. https://doi.org/10.21831/ltr.v17i3.20078

Noprival, N., Alfian, A., & Soma, R. (2022). Analyzing grammatical and lexical cohesion in a legendary short story. Indonesian Journal of EFL and Linguistics, 7(2). https://doi.org/10.21462/ijefl.v7i2.488

Priyatmojo, A. S. (2021). Cohesion and coherence of students’ recount texts in Indonesia. Language Circle: Journal of Language and Literature, 15(2). https://doi.org/10.15294/lc.v15i2.29003

Putri, H. A. S., Dwi, A. M., Azzahra, S. H., & Setiawaty, R. (2025). Kohesi gramatikal: Studi pada teks cerpen siswa kelas 5 SD 4 Jekulo. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan, 7(1). https://doi.org/10.29303/kopula.v7i1.6124

Riazi, M. A. (2016). The Routledge Encyclopedia of Research Methods in Applied Linguistics. New York: Routledge.

Rohmawati, N., Suharto, T., & Meikayanti, E. A. (2020). Analisis Aspek Gramatikal dan Leksikal pada Cerpen “Filosofi Kopi” Karya Dee Lestari. Widyabastra: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(01), 60-65. https://doi.org/10.32528/bb.v9i1.41

Rofiq, Z., & Sahreebanu, D. S. (2024). A grammatical cohesion analysis in the news discourse: A case of Russia-Ukraine war. RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa, 10(3). https://www.ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/jret/article/view/10366

Sabilulhaq, A. (2024). Kohesi gramatikal pada cerita pendek di Koran Republika tahun 2022 dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia, 4(2). https://jim.unindra.ac.id/index.php/alegori/article/view/9300

Santosa, R. (2017). Metode Penelitian Kualitatif Kebahasaan. Surakarta: UNS Press.

Sari, N. M. D. P. (2026). Kohesi gramatikal dan leksikal dalam cerpen bahasa Inggris berjudul “The Ant and the Dove”. Kalimaya: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 5(1). https://online-journal.unja.ac.id/kal/en/article/view/47749

Sumarlam. (2019). Teori dan Praktik Analisis Wacana. Surakarta: Buku Katta.

Subarna, R., Dewayani, S., & Setyowati, C. E. (2021). Bahasa Indonesia untuk SMP kelas VII. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Suryana, E., Diani, I., & Wardhana, D. E. C. (2020). Referensi pada teks cerita pendek mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia angkatan 2015. Jurnal Ilmiah KORPUS, 4(1), 21-28. https://ejournal.unib.ac.id/korpus/article/view/9483

Susilawati, S. (2021). Penggunaan kohesi gramatikal dan kohesi leksikal pada kumpulan cerpen Surat Kecil untuk Ayah karya Boy Candra. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 4(2). http://dx.doi.org/10.30998/diskursus.v4i2.9820

Surdyanto, A. (2022). Grammatical cohesion and textuality: An argumentative discussion. Aufklarung: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 2(4), 406–411.

Taqiyyah, N. A., & Kurniawati, W. (2023). Analisis kohesi gramatikal referensi dan konjungsi dalam dongeng Grimm Bersaudara. Identitaet: Jurnal Bahasa dan Sastra Jerman, 12(1), 15–25. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/gerbang/article/view/51170

Umedilloevna, S. M. (2025). The use of reference as a grammatical cohesion device in English short stories: A discourse analysis. International Journal of Language Learning and Applied Linguistics, 4(2), 154–157. https://journal.academicjournal.online/index.php/ijllal/article/view/456

Wiyanti, E. (2016). Kajian kohesi gramatikal substitusi dan elipsis dalam novel “Laskar Pelangi” karya Andrea Hirata. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra UPI, 16(2), 188-202. https://ejournal.upi.edu/index.php/bs_jpbsp/article/view/4481

Wiyanto, M. S., & Brilianty, A. (2025). Grammatical cohesive devices of students writing recount text in vocational high school. Linguistics and ELT Journal, 13(1), https://doi.org/10.31764/leltj.v13i1.31805

Downloads

Published

2026-10-02

How to Cite

Rahmawati, S., & Septiana, I. (2026). CERITA FANTASI ‘BOLA-BOLA WAKTU’ KARYA RAKHMA SUBARNA : KAJIAN LINGUISTIK TERAPAN. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(4), 4453–4461. https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.13924

Issue

Section

Articles