PENGARUH BUDAYA PATRIARKI TERHADAP PERAN GENDER DALAM TUGAS RUMAH TANGGA DI SUMBERSARI JEMBER
DOI:
https://doi.org/10.51878/knowledge.v6i1.8517Keywords:
Patriarki, Peran Gender, Tugas Rumah Tangga, Sumbersari, Jawa, MaduraAbstract
Patriarchy is a social system that places men in positions of power in both the public and domestic spheres, while women are positioned as subordinates. This system reinforces the unequal division of gender roles, with men as heads of households and women oriented towards domestic tasks. This study aims to analyze the influence of patriarchal culture on gender roles in the division of household tasks in the Sumbersari community, Jember, which is dominated by the Javanese and Madurese ethnic groups. The research uses a quantitative approach, with data collected through interviews and questionnaires. Data analysis is conducted using simple regression. The results of the study indicate that patriarchal culture does not have a significant influence on the division of gender roles in household tasks (significance value = 0.315). The implications of these findings suggest that other factors, such as education level and social changes, may have a greater impact on the division of gender roles.
ABSTRAK
Patriarki adalah sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai penguasa dalam ranah publik dan domestik, sementara perempuan diposisikan subordinat. Sistem ini memperkuat pembagian peran gender yang tidak setara, dengan laki-laki sebagai kepala keluarga dan perempuan berfokus pada tugas domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya patriarki terhadap pembagian tugas rumah tangga di masyarakat Sumbersari, Jember, yang didominasi oleh suku Jawa dan Madura. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi sederhana, yaitu suatu metode statistik untuk mengukur hubungan antara dua variabel yang saling mempengaruhi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya patriarki tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pembagian peran gender dalam tugas rumah tangga (nilai signifikansi = 0,315). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain, seperti tingkat pendidikan dan perubahan sosial, memiliki peran yang lebih besar dalam menentukan pembagian tugas rumah tangga, sehingga perubahan sosial lebih mendominasi dinamika pembagian peran gender.
Downloads
References
Abubakar, R. (2021). Pengantar Metode Penelitian. SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.
Aisyah, A., Patilla, N., Yanti, N., Anggina, M. R., Sakinah, U., & Erni, S. (2024). Melangkah Menuju Kesetaraan: Dampak Perubahan Sosial Terhadap Peran Gender Di Era Modern. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 2(8), Article 8. https://jurnal.kolibi.org/index.php/kultura/article/view/2154
Aliffian, D. (2021). Pembagian Peran Suami Istri Pada Keluarga Perempuan Karir Perspektif Kesetaraan Gender Dan Hukum Islam (Studi pada Keluarga Perempuan Karir di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Temanggung). https://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/10580/
Anandita, N., Ramadhani, R. W., & Isa, J. R. (2023). Komunikasi Interpersonal Dalam “Fase Bulan Madu” Pasangan Usia Muda. BroadComm, 5(1), 74–84. https://doi.org/10.53856/bcomm.v5i1.252
Beti, O., Kolne, Y., & Korbaffo, Y. S. (2024). Ontologi Budaya Patriarki Terhadap Konstruksi Sosial Berbasis Gender Di Desa Naob, Kecamatan Noemuti Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara Tahun 2023. SINERGI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(1), 1–5. https://doi.org/10.62335/g7rtyk35
Daniswara, R. A., & Faristiana, A. R. (2023). Tranformasi Peran Dan Dinamika Keluarga Di Era Digital Menjaga Keluarga Dalam Revolusi Industri 4.0 Tantangan Dalam Perubahan Sosial. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 2(2), 29–43. https://jurnal.stiepari.ac.id/jispendiora/article/view/637
Halizah, L. R., & Faralita, E. (2023). Budaya Patriarki Dan Kesetaraan Gender. Wasaka Hukum, 11(1), 19–32. https://ojs.stihsa-bjm.ac.id/index.php/wasaka/article/view/84
Harahap, N., & Jailani, M. (2024). Eksistensi perempuan dalam budaya patriarki pada masyarakat muslim. Education and Social Sciences Review, 5(2), 80–88. https://jurnal.iicet.org/index.php/essr/article/view/4743
Hardani, Nur Hikmatul, A., & Andriani, H. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Pustaka Ilmu.
Palulungan, Lusia, M. Ghufran H. Kordi K., & Ramli, Muhammad Taufan (Ed.). (2020). Perempuan, Masyarakat Patriarki & Kesetaraan Gender. Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI). Makassar: Yayasan BaKTI.
Maulida, H. (2021). Women in the sociology of gender: The construction of social roles, public space, and feminist theory. Journal of Politics and Democracy, 1(1), 1-10. https://doi.org/10.61183/polikrasi.v1i1.6
Nasruloh, M. N., & Hidayat, T. (2022). Budaya Patriarki dalam Rumah Tangga (Pemahaman Teks Al-Qur’an dan Kesetaraan Gender). Yudisia: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 13(1), 139–158. http://dx.doi.org/10.21043/yudisia.v13i1.14325
Nurmayasari, I., Mutolib, A., Hudoyo, A., Yanfika, N. H., Khoirunnisa, A., Mangesti, R. A., & Rahmadanti, R. (2020). Tingkat kesetaraan gender pada rumah tangga petani sawi di Pekon Campang Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. JSHP: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4(1), 21–30. https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/jsh/article/view/783
Prasetya, R. A. (2022). Meretas Budaya Patriarki Madura: Eksplorasi Pasar Tradisional Sebagai Ruang Publik Perempuan Desa (Studi Fenomenologi Di Pasar Tradisional Desa Labang, Bangkalan). Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan, 13(1), 11–20. https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/hikmah/article/view/3750/2145
Saat, S., & Mania, S. (2020). Pengantar Metodologi Penelitian Panduan Bagi Pemula. Pustaka Almaida.
Sahir, S. H. (2021). Metodologi Penelitian. KBM Indonesia.
Sakina, A. I., & Hasanah, D. (2017). Menyoroti budaya patriarki di Indonesia. Share Social Work Journal, 7(1), 71-80. https://doi.org/10.24198/share.v7i1.13820
Samay, A., Susanti, E., & Romano, R. (2020). Pembagian peran gender pada rumah tangga petani bawang merah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 5(4), 118–124. https://jim.usk.ac.id/JFP/article/view/15588
Sartika, D., Waty, E. R. K., Nurrizalia, M., Ananda, Y., Masyiroh, U., & Junirahmawati, N. (2024). Pengaruh Faktor Budaya Patriarki pada Pembagian Kerja Rumah Tangga: Studi Kasus Desa Buluh Cawang, Ogan Komering Ilir. Jurnal Pendidikan Non Formal, 1(3), 10–10. https://edu.pubmedia.id/index.php/jpn/article/view/362/503
Setyawan, B. W. (2024). Simbolisasi Dan Representasi Budaya Patriarki Dalam Manuskrip Jawa: Tinjauan Semiotika Charles Sanders Pierce. Widya Aksara: Jurnal Agama Hindu, 29(2), 130–143. https://ejournal.sthd-jateng.ac.id/index.php/WidyaAksara/article/view/288
Sitorus, H. K., Setiawati, A., Vifania, B., Mahrani, N., & Yasir, M. (2024). Budaya Patriarki Di Indonesia Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam. Tabayyun: Journal Of Islamic Studies, 2(02). https://journal.tabayanu.com/index.php/tabayyun/article/view/70
Sopamena, J. F. (2019). Peran gender dalam rumahtangga masyarakat pulau kecil (studi kasus kecamatan teluk Ambon Baguala Kota Ambon). Jurnal Agribisnis Terpadu, 12(1), 72–86. http://dx.doi.org/10.33512/jat.v12i1.5536
Syahrizan, M., & Siregar, A. H. (2024). Budaya Patriarki dalam Rumah Tangga menurut Perspektif Hukum Islam. Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam, 5(1), 118–131. https://ejournal.kampusmelayu.ac.id/index.php/Bertuah/article/view/787














