HUBUNGAN PEMBERIAN MPASI DINI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI 0-6 BULAN DI PUSKESMAS LIMBOTO

Authors

  • Noviyarti Lania Program Studi Ilmu Keperawatan UNG
  • Zuhriana K Yusuf Program Studi Ilmu Keperawatan UNG
  • Dewi Suryaningsi Hiola Program Studi Ilmu Keperawatan UNG

DOI:

https://doi.org/10.51878/knowledge.v5i4.8008

Keywords:

MP-ASI dini, diare bayi, pemberian ASI, perilaku ibu

Abstract

Infant diarrhea remains a common health issue encountered in primary care settings and continues to contribute substantially to morbidity among children under six months. One behavioral factor frequently associated with the increased vulnerability of infants to gastrointestinal disturbances is the early introduction of complementary feeding. Introducing solid or semi-solid foods before the recommended age may disturb the infant’s immature digestive system and heighten exposure to pathogenic agents. This study aimed to investigate the association between early complementary feeding practices and diarrhea incidence among infants aged 0–6 months within the Limboto Health Center working area. An analytical survey with a cross-sectional design was employed, involving 30 mothers selected using a total sampling approach. Data were gathered using a structured questionnaire, and a Chi-square test was performed to assess the relationship between variables. The findings revealed that 80% of mothers had introduced complementary foods prematurely, and diarrhea occurred in 93.33% of infants. Statistical analysis demonstrated a significant association between early complementary feeding and diarrheal cases (p = 0.003), indicating that this practice constitutes an important risk factor. These results underscore the necessity of strengthening educational programs for mothers, particularly regarding exclusive breastfeeding and the potential health consequences of early complementary feeding.

ABSTRAK
Diare pada bayi tetap menjadi salah satu tantangan kesehatan paling sering ditemukan di layanan primer dan masih memberikan kontribusi besar terhadap tingginya angka kesakitan pada kelompok usia dini. Salah satu pola pengasuhan yang banyak dihubungkan dengan meningkatnya kerentanan bayi terhadap diare adalah pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) sebelum usia yang direkomendasikan. Pengenalan makanan padat terlalu dini dapat memengaruhi ketahanan saluran cerna bayi yang belum matang, sehingga meningkatkan peluang terjadinya infeksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis hubungan antara praktik pemberian MP-ASI dini dan kejadian diare pada bayi usia 0–6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan potong lintang, melibatkan 30 ibu sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah distandardisasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square untuk melihat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu (80%) telah memberikan MP-ASI lebih awal dari waktu yang dianjurkan, dan kejadian diare ditemukan pada 93,33% bayi. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pemberian MP-ASI dini dan terjadinya diare (p = 0,003), sehingga praktik tersebut dapat dianggap sebagai faktor risiko yang perlu mendapat perhatian khusus. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan edukasi mengenai ASI eksklusif serta pendampingan intensif kepada ibu untuk mencegah pemberian makanan pendamping secara prematur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agestika, R. (2022). The pattern of complementary feeding affects the incidence of diarrhea in infants. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 6(1), 37–48. https://doi.org/10.20473/imhsj.v6i1.2022.37-48

Elis, A., & Bahar, H. (2022). Faktor yang mempengaruhi pemberian MP-ASI terlalu dini di Puskesmas Majauleng Kabupaten Wajo: Factors affecting the giving of MP-ASI too early at the Majauleng Health Center, Wajo Regency. Indonesia Timur Journal of Public Health, 1(1), 8–13. https://jurnalfkmuit.id/index.php/itjph/article/view/7

Jayanti, A. D., Astuti, A., Asnawati, A., Sihombing, A. M., Sitompul, A. P., & Paninsari, D. (2024). Hubungan pemberian MP-ASI pada bayi usia 0–6 bulan dengan kejadian gangguan pencernaan pada bayi. Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 3(1). https://doi.org/10.47709/healthcaring.v3i1.3555

Listianingsih, L., & Widyaningsih, T. S. (2023). Dampak pemberian MP-ASI dini dengan kejadian diare pada bayi di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga. Jurnal Persada Husada Indonesia, 10(37), 50–56. https://doi.org/10.56014/jphi.v10i37.370

Mahayu, P. (2016). Buku lengkap perawatan bayi & balita. Saufa. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=FXlVEAAAQBAJ

Merben, O., & Abbas, N. (2023). Hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian diare pada bayi usia 0–6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Cigudeg tahun 2023. Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI, 7(2), 1–8. https://doi.org/10.58813/stikesbpi.v7i2.164

Ngaisyah, R. D., Nita, V., Nusa, M. A., Lere, N. N., Kara, M., & Amelia, A. (2022). Pemberdayaan ibu balita melalui peningkatan pengetahuan tentang pemberian makanan balita di Posyandu Dusun Turgo. In Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Vol. 1, No. 1, pp. 424–434). https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_LP2M_UST/article/view/644

Petricka, G., Fary, V., & Hayuningsih, S. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian MP-ASI dini pada bayi 0–6 bulan. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(4), 979–985. https://doi.org/10.55681/sentri.v1i4.315

Pratiwi, H., Iskandar, W., Muliadi, T., & Putri, E. S. (2024). Pengaruh tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu terhadap pemberian MP-ASI dini di Puskesmas Cot Seumeureung, Kabupaten Aceh Barat. Polyscopia, 1(4), 214–220. https://doi.org/10.57251/polyscopia.v1i4.1437

Rafelina, D. N. (2025). Hubungan pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian MPASI dini pada bayi 0–6 bulan di TPMB Ratna Sari Dewi tahun 2024/2025. http://repository.stikesrspadgs.ac.id/2173/

Rahmawati, M. A., & Ningrum, N. B. (2021). Hubungan pemberian makanan pendamping ASI dini dengan kejadian diare pada bayi usia 0–6 bulan di Posyandu Kelurahan Ngaglik. Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan, 10(2), 96–100. https://doi.org/10.35328/kebidanan.v10i2.2076

Rosyana, R., Sembiring, R. H., Sitorus, S. M., Anggraini, R., Hayati, R., & Nababan, T. (2025). Hubungan karakteristik dan tingkat pengetahuan ibu dengan praktik pemberian makanan pendamping ASI pada bayi usia 6–24 bulan. Malahayati Nursing Journal, 7(6), 2386–2398. https://doi.org/10.33024/mnj.v7i6.20162

Setyawan, D. A., & Setyaningsih, W. (2021). Studi epidemiologi dengan pendekatan analisis spasial terhadap faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian diare pada anak di Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen. Tahta Media Group.

Sundari, D. T. (2022). Makanan pendamping ASI (MP-ASI). Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 600–603. https://doi.org/10.31004/cdj.v3i2.4449

Sundari, E., Puspita, Y., Febrina, L., Sari, W. I. P. E., & Susanti, E. (2025). Gambaran pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dini pada bayi usia 0–6 bulan. Journal of Nursing and Public Health, 13(1), 66–74. https://doi.org/10.37676/jnph.v13i1.8488

Wulansari, E., & KM, S. (2023). Hubungan antara pemberian makanan pendamping ASI dini dengan kejadian diare pada bayi usia 4–6 bulan di Desa Lempong Kecamatan Bola Kabupaten Wajo. Initium Medica Journal, 3(1), 55–65. https://journal.medinerz.org/index.php/IMJ/article/view/164

Yulianah, S. Y., Safitri, D. E., & Maulida, N. R. (2022). Studi kasus: Kegagalan pemberian ASI eksklusif pada bayi di wilayah Puskesmas Banjarsari, Lebak. Gorontalo Journal of Nutrition and Dietetic, 2(1), 10–21. https://jurnal.unigo.ac.id/index.php/gjnd/article/view/2015

Downloads

Published

2025-12-13

How to Cite

Lania, N., Yusuf, Z. K. ., & Hiola, D. S. . (2025). HUBUNGAN PEMBERIAN MPASI DINI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI 0-6 BULAN DI PUSKESMAS LIMBOTO. KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian Dan Pengembangan, 5(4), 1560-1569. https://doi.org/10.51878/knowledge.v5i4.8008

Issue

Section

Articles