STRATEGI MENINGKATKAN PELAYANAN IBU HAMIL SESUAI STANDAR PADA PENCEGAHAN KEMATIAN IBU DAN BAYI KABUPATEN CIANJUR
DOI:
https://doi.org/10.51878/knowledge.v5i4.7495Keywords:
Strategi, Cakupan Pelayanan Kesehatan, Ibu Hamil, Standar PelayananAbstract
Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) in Cianjur Regency remain a public health challenge. One preventive measure is through antenatal care (ANC) services according to the standard of six visits (K6). This study aims to analyze strategies to increase the coverage of pregnant women services according to the K6 standard in preventing MMR/IMR in the Regency. Methods: The method used is a sequential explanatory mixed method. The quantitative stage used a cross-sectional design with 111 pregnant women respondents, analyzed using Partial Least Squares (PLS) to examine the effect of family support, access to services, knowledge of pregnant women, and completeness of infrastructure on K6 coverage. The qualitative stage was conducted through in-depth interviews with coordinating midwives, heads of community health centers, cadres, pregnant women, and the Health Office to explore inhibiting and supporting factors for achieving K6. Result: Quantitative results showed that all variables significantly influenced K6 coverage (p<0.05). Qualitative results revealed the main obstacles were the availability of equipment, distance from facilities, limited supporting examinations, and low family awareness. The integration of both findings indicates that increasing K6 coverage requires comprehensive intervention. Conclusion, strategies to increase K6 coverage in Cianjur Regency must be based on strengthening family support, facilitating access, improving maternal health literacy, and providing adequate facilities and infrastructure. These findings provide the basis for formulating local policies to reduce maternal and infant mortality rates.
ABSTRAK
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Cianjur masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Salah satu upaya pencegahan adalah melalui pelayanan antenatal care (ANC) sesuai standar enam kali kunjungan (K6). Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi peningkatan cakupan pelayanan ibu hamil sesuai standar K6 dalam pencegahan Kematian ibu dan bayi di Kabupaten. Metode: Metode yang digunakan adalah sequential explanatory mixed method. Tahap kuantitatif menggunakan desain cross-sectional dengan 111 responden ibu hamil, dianalisis menggunakan Partial Least Squares (PLS) untuk menguji pengaruh dukungan keluarga, akses layanan, pengetahuan ibu hamil, dan kelengkapan sarana-prasarana terhadap cakupan K6. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan bidan koordinator, kepala puskesmas, kader, ibu hamil, dan Dinas Kesehatan untuk menggali faktor penghambat dan pendukung pencapaian K6. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa semua variabel berpengaruh signifikan terhadap cakupan K6 (p<0,05). Hasil kualitatif mengungkapkan hambatan utama berupa ketersediaan alat, jarak fasilitas, keterbatasan pemeriksaan penunjang, serta rendahnya kesadaran keluarga. Integrasi kedua temuan menunjukkan bahwa peningkatan cakupan K6 memerlukan intervensi komprehensif. Kesimpulan, strategi peningkatan cakupan K6 di Kabupaten Cianjur harus berbasis pada penguatan dukungan keluarga, kemudahan akses, peningkatan literasi kesehatan ibu, serta kelengkapan sarana dan prasarana. Temuan ini menjadi dasar bagi perumusan kebijakan lokal dalam menekan kasus kematian ibu dan bayi.
References
Apriana, W., Friscila, I., Hasanah, S. N., Wijaksono, M. A., Herawaty, T., Nabila, S., & Winarti, A. D. (2024). Analisis Karakteristik Pasien terhadap Kepuasan Pelayanan Bidan pada Masa Pandemi Covid-19 di Ruang KIA. Media Informasi, 20(1), 103-108. https://doi.org/10.37160/mijournal.v20i1.58
Arifin, Z. (2023). Implementasi pelayanan kesehatan dalam penurunan angka kematian ibu. Jurnal Penelitian Kesehatan “SUARA FORIKES (Journal of Health Research Forikes Voice) ”, 14(1), 6–10. http://dx.doi.org/10.33846/sf14102
Basiroen, V. J., Judijanto, L., Monalisa, M., Apriyanto, A., Simanullang, R. H., Sa’dianoor, S., & Tambunan, D. M. (2025). Pengantar Penelitian Mixed Methods. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
DARMAWAN, M. R. (2024). PERANCANGAN APLIKASI MOBILE SIG UNTUK PEMANTAUAN SEBARAN PENYAKIT DI KABUPATEN CIANJUR. Nusa Putra University. https://repository.nusaputra.ac.id/id/eprint/1309/
Fadhillah, A. S., Rahmaniah, M., Putri, S. D., Febrian, M. D., Prakoso, M. C., & Nurlaela, R. S. (2024). Sistem pengambilan contoh dalam metode penelitian. Karimah Tauhid, 3(6), 7228–7237. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i6.14047
Khuzaiyah, S., Khanifah, M., & Chabibah, N. (2018). Evaluasi pencatatan & pemanfaatan buku kesehatan ibu dan anak (KIA) oleh bidan, ibu dan keluarga. IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices), 2(1), 22-27. https://doi.org/10.18196/ijnp.2175
Lee, J. T., McPake, B., Putri, L. P., Anindya, K., Puspandari, D. A., & Marthias, T. (2023). The effect of health insurance and socioeconomic status on women’s choice in birth attendant and place of delivery across regions in Indonesia: a multinomial logit analysis. BMJ Global Health, 8(1). https://doi.org/10.1136/bmjgh-2021-007758?urlappend=%3Futm_source%3Dresearchgate
Maidiana, M. (2021). Penelitian survey. ALACRITY: Journal of Education, 20–29. https://doi.org/10.52121/alacrity.v1i2.23
Majdina, N. I., Pratikno, B., & Tripena, A. (2024). Penentuan ukuran sampel menggunakan rumus Bernoulli dan Slovin: Konsep dan aplikasinya. Jurnal Ilmiah Matematika Dan Pendidikan Matematika, 16(1), 73–84. https://scholar.google.com/scholar?q=+intitle:
Murni, F. A., & Nurjanah, I. (2020). Ibu Hamil dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal care (ANC) K4 Di Puskesmas. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 10(01), 9–12. https://doi.org/10.33221/jiki.v10i01.423
Pabidang, S. (2024). Peran Kebidanan Komunitas dalam Penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi menuju Indonesia Emas 2045. Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science), 12(1), 47–70. https://doi.org/10.36307/ydn5v783
Permenkes, R. I. (2021). Penyelenggaraan pelayanan kesehatan masa sebelum hamil, masa hamil, persalinan, dan masa sesudah melahirkan, pelayanan kontrasepsi, dan pelayanan kesehatan seksual. Kementerian Kesehatan RI, 70(3), 156–157. https://peraturan.bpk.go.id/Download/375491/permenkes-no-21-tahun-2021.pdf
Rachman, N., & Rusman, D. I. (2020). Dukungan Keluarga Dalam Kunjungan Pemeriksaan Antenatal care Di Wilayah Kerja Puskesmas Sentani, Jayapura. Jurnal Keperawatan Tropis Papua, 03, 161–165. https://doi.org/10.47539/jktp.v3i2.155
Sari, I. P., Sucirahayu, C. A., Hafilda, S. A., Sari, S. N., Safithri, V., Fitria, F., & Hasyim, H. (2023). Faktor penyebab angka Kematian ibu dan Angka Kematian bayi serta strategi penurunan kasus (studi kasus di negara berkembang): Sistematic Review. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 16578–16593. https://doi.org/10.31004/prepotif.v7i3.21101
Susanti, Y., Sinaga, M., & Rahayu, T. (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Ibu dalam Melakukan Kunjungan Antenatal care (ANC) di Puskesmas Wae Codi Kabupaten Manggarai Tahun 2024. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(2), 402–419. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i2.4659
Zjubaidi, A. M., & Chairiyah, R. (2024). Analisis Hubungan Kunjungan Antenatal care Berdasarkan Pengetahuan, Sikap, Karakteristik, Dan Akses Fasilitas Kesehatan: Analysis of Antenatal care Visit Relationship Based on Knowledge, Attitudes, Characteristics, And Access to Health Facilities. Binawan Student Journal, 6(2), 153–161. https://doi.org/10.54771/dxvq3d66














