ANALISIS PENGUNGKAPAN BIAYA LINGKUNGAN PADA PERUMDAM MUARA TIRTA KOTA GORONTALO
DOI:
https://doi.org/10.51878/knowledge.v5i2.5833Keywords:
Biaya Lingkungan, Transparansi, PERUMDAMAbstract
This study aims to analyze the disclosure of environmental costs at PERUMDAM Muara Tirta, Gorontalo City. The background of this research is the low transparency and accountability regarding environmental costs, which have not been disclosed in a structured manner. This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that PERUMDAM Muara Tirta has not implemented a structured environmental accounting system. Costs related to the environment, such as source water maintenance, waste management, and chemical usage, are still combined within operational expenses without specific classification as environmental costs. Furthermore, the company does not have a dedicated report on waste management and lacks adequate wastewater treatment installation (IPAL). The main obstacles faced are the absence of clear regulations or environmental accounting standards and the limited human resources knowledgeable in environmental accounting. This study recommends the development of an environmental accounting system and the preparation of separate environmental cost reports to improve the company’s transparency and accountability regarding environmental impacts, as well as to provide more accurate information to stakeholders.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengungkapan biaya lingkungan pada PERUMDAM Muara Tirta Kota Gorontalo. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya transparansi dan akuntabilitas terhadap biaya lingkungan yang belum diungkapkan secara terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PERUMDAM Muara Tirta belum menerapkan sistem akuntansi lingkungan secara terstruktur. Biaya-biaya yang berkaitan dengan lingkungan, seperti pemeliharaan sumber air, pengelolaan limbah, dan penggunaan bahan kimia, masih digabungkan dalam beban operasional tanpa klasifikasi khusus sebagai biaya lingkungan. Selain itu, perusahaan belum memiliki laporan khusus mengenai pengelolaan limbah dan belum dilengkapi dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang memadai. Hambatan utama yang dihadapi adalah belum adanya regulasi atau standar akuntansi lingkungan yang jelas serta keterbatasan sumber daya manusia yang memahami akuntansi lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan sistem akuntansi lingkungan dan penyusunan laporan biaya lingkungan secara terpisah agar transparansi dan akuntabilitas perusahaan terhadap dampak lingkungan dapat ditingkatkan, serta memberikan informasi yang lebih akurat kepada para pemangku kepentingan.
References
Ali, N. N., Noholo, S., & Husain, S. P. (2024). Pengungkapan Biaya Lingkungan dalam mendorong Green Economy di Wisata Pantai Botutonuo. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(5), 4416–4432. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i5.1725
Cahyaningsih, R. (2023). Relevansi PSAK 201 terhadap Pengungkapan Biaya Lingkungan. Jurnal Akuntansi dan Lingkungan, 9(1), 21–33.
Dengah, D. G., Tirayoh, V., & Latjandu, L. (2024). Penerapan Akuntansi Biaya Lingkungan di Rumah Sakit Hermana Lembean. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Hukum), 8(1), 9-18.
Franciska, R. M., Sondakh, J. J., & Tirayoh, V. Z. (2019). Analisis penerapan akuntansi biaya lingkungan pada pt. royal coconut airmadidi. Going Concern: Jurnal Riset Akuntansi, 14(1). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/gc/article/view/22287
Hansen, D.R., & Mowen, M.M. (2013). Akuntansi Manajerial. Salemba Empat. Jakarta.
Ikhsan, A. (2007). Akuntansi Lingkungan: Teori dan Implementasi. Jakarta: Salemba Empat.
Kanon, J., Badu, R. S., & Amaliah, T. H. (2024). Application of Environmental Accounting To Hiu Paus Tourism in Tomini Bay. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 16(1), 45–54. https://doi.org/10.33508/jako.v16i1.5099
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Nurudin, I., Yanti, Y., & Septiawati, R. (2024). Analisis Biaya Kualitas Lingkungan PT PIP Karawang. Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING), 7(2), 3464-3478. https://doi.org/10.31539/cost ing.v7i2.7440
Oca, A. D., Maryati, U., & Sriyunianti, F. (2023). Analisis Penerapan Akuntansi Biaya Lingkungan Pada Rskm Padang Eye Center. Jurnal Akuntansi, Bisnis Dan Ekonomi Indonesia. https://doi.org/10.30630/jabei.v2i1.107
Pramana, T. D. S., & Nilamsari, M. D. P. (2024). Analisis Penerapan Akuntansi Biaya Lingkungan Pada PT Ratna Jaya Pekalongan. Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING), 7(3), 4206-4216.
Prayogi, G. D., & Kurniawan, W. O. (2024). Analisis Pengungkapan Informasi Lingkungan dalam Laporan Keuangan PDAM Kabupaten Bondowoso?: Perspektif Green Economi dan Tanggungjawab Sosial Perusahaan. Majalah Ekonomi: Telaah Manajemen, Akuntansi Dan Bisnis, 29(1), 20–34.
Ratulangi, A. V., Pangemanan, S., & Tirayoh, V. (2018). Analisis penerapan akuntansi lingkungan terhadap biaya operasional pengelolahan limbah pada rumah sakit pancaran kasih manado. Going Concern: Jurnal Riset Akuntansi, 13(03). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/gc/article/view/20292
Sukirman, S. (2019). Analisis Akuntansi Biaya Lingkungan Rumah Sakit. Jurnal Ekonomi dan Lingkungan, 5(2), 55–66.
Uwete, N., Talib, A., & Mahdalena, M. (2023). Akuntansi Lingkungan dalam Perspektif Amanah. Jurnal Akuntansi Syariah, 8(1), 50–62.
Wahyuningsih, N., & Meiranto, W. (2021). Studi Pengungkapan Informasi Lingkungan pada BUMD. Jurnal Akuntansi Indonesia, 10(3), 199–208.














