EFEKTIVITAS PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA SISWI

Authors

  • Reni Susanti Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Dwi Krihariyani Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Lully Hanni Endarini Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Suliati Suliati Poltekkes Kemenkes Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/healthy.v4i2.6391

Keywords:

Anemia, Tablet Tambah Darah, Hemoglobin, Remaja Putri, Intervensi Gizi Sekolah

Abstract

ABSTRACT

Iron deficiency anemia is a common nutritional problem among adolescent girls in developing countries such as Indonesia, affecting both health and academic performance. The government has implemented a school-based iron supplementation program to address this issue. This study aims to evaluate the effectiveness of iron tablet supplementation in increasing hemoglobin levels among 10th-grade female students at MAN 3 Magetan. The study used a quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. A total of 122 students aged 15–18 years participated based on inclusion criteria and parental consent. The intervention involved weekly iron tablet supplementation for three months. Hemoglobin levels were measured before and after the intervention using a HemoCue device, and data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank test. The results showed a significant increase in hemoglobin levels after the intervention (p < 0.05). Prior to supplementation, 39% of the students were anemic, which decreased to 8% after the intervention, with 92% having normal hemoglobin levels. These findings indicate that regular iron supplementation effectively improves hemoglobin levels and reduces anemia prevalence. The program should be continued with sustained nutrition education and monitoring of compliance to ensure long-term effectiveness.

ABSTRAK

Anemia defisiensi zat besi merupakan masalah gizi yang umum pada remaja putri di negara berkembang seperti Indonesia, berdampak pada kesehatan dan prestasi belajar. Pemerintah telah menjalankan program pemberian tablet tambah darah (TTD) di sekolah sebagai upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pemberian TTD terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi kelas X di MAN 3 Magetan. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sebanyak 122 siswi usia 15–18 tahun menjadi responden berdasarkan kriteria inklusi dan persetujuan orang tua. Intervensi berupa pemberian TTD dilakukan seminggu sekali selama tiga bulan. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat HemoCue, dan data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kadar hemoglobin setelah intervensi (p < 0,05). Sebelum intervensi, 39% siswi mengalami anemia, sementara setelahnya hanya 8%, dengan 92% memiliki kadar hemoglobin normal. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberian TTD secara rutin efektif meningkatkan kadar hemoglobin dan menurunkan prevalensi anemia. Program ini perlu dilanjutkan secara berkelanjutan dengan edukasi gizi dan pemantauan kepatuhan konsumsi untuk hasil jangka panjang.

References

Alfianti, E.A., Dieny, F.F. and Wijayanti, H.S. (2024) ‘Perbedaan asupan zat gizi , pengetahuan anemia , dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah ( TTD ) pada remaja putri di pesantren dan nonpesantren’, Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 21(1), pp. 9–18. Available at: https://doi.org/10.22146/ijcn.93227.

Andika, A. and Puspitasari (2019) Buku Ajar Hematologi, Revue Francophone des Laboratoires. Edited by S.B. Septi and M.T. M. Sidoarjo: Umsida Press.

Anggalina, N. T., Fatmaningrum, W., & Amalia, R. B. (2024). The impact of regular consumption of iron tablets on changes in hemoglobin levels of female adolescents with anemia in the Aksi Bergizi program: An experimental study. World Journal of Advanced Research and Reviews, 23(2), 1001–1007. https://doi.org/10.30574/wjarr.2024.23.2.2421

Anggraeni, N. (2021). Potret anemia pada remaja Indonesia, cegah stunting. https://cegahstunting.id/berita/potret-anemia-pada-remaja-indonesia/ (Diakses pada 29 November 2024)

Dini, L., Muhammad, A. (Ed.), & Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur (WUS). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://platform.who.int/docs/default-source/mca-documents/policy-documents/guideline/IDN-RH-43-02-GUIDELINE-2016-ind-Guideline-of-Prevention-and-Countermeasures-of-Anemia-in-Teenage-Girl-and-Women-of-Childbearing-Age.pdf

Ishak, S., Bahri, S., & Tim Penulis. (2023). Metodologi penelitian kesehatan. Media Sains Indonesia. https://www.researchgate.net/publication/376828596

Kemenkes, R. (2018) ‘Pedoman Penatalaksanaan Pemberian Tablet Tambah Darah’, Kemenkes RI, p. 46. Available at: https://promkes.kemkes.go.id/download/fpck/files51888Buku Tablet Tambah darah 100415.pdf.

Masfufah, M., Kandarina, I. and Padmawati, R.S. (2022) ‘Penerimaan remaja putri terhadap tablet tambah darah di Kota Yogyakarta’, Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 18(3), pp. 145–151. Available at: https://doi.org/10.22146/ijcn.37031.

Rahmah, F., Sari, D. K., & Yuliani, D. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(1), 1–8. https://doi.org/10.22435/jkr.v14i1.2023.1-8

Reni, M., Yenti, E., & Apriyanti, D. (2021). Hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan sekolah terhadap konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri kelas XI di SMAN 6 Kota Bengkulu. Jurnal Miracle Kesehatan Masyarakat, 1, 8–16. https://jurnal.umb.ac.id/index.php/miracle/article/view/1343

Sari, I.P., Arif, A. and Anggraini, H. (2023) ‘Hubungan Status Gizi, Siklus Menstruasi, dan Lama Menstruasi Dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri Usia 15-16 Tahun di SMA Pembina Palembang Tahun 2022’, Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(2), pp. 2118–2122. Available at: https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i2.3149.

Setiyowati, E., Nurhayati, L., & Sutrisno, A. (2019). Efektifitas pemberian tablet besi (Fe) terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi yang menderita anemia di SMAN 3 Kabupaten Sampang. Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKes Hang Tuah Surabaya, 14(1), 11–17. https://doi.org/10.30643/jiksht.v14i1.48

Silitonga, H. T. H., Salim, L. A., & Nurmala, I. (2024). A systematic review of iron supplementation’s effects on adolescent girls. Jurnal Gizi Indonesia, 12(2), 60–69. https://doi.org/10.14710/jgi.12.2.60-69

Syahrina, A., Gambir, J. and Petrika, Y. (2020) ‘Efektivitas Edu-Anemia dalam Peningkatan Pengetahuan dan Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Fe di Pontianak’, Pontianak Nutrition Journal (PNJ), 3(2), p. 45. Available at: http://ejournal.poltekkes-pontianak.ac.id/index.php/PNJ.

Tonasih, T., Rahmatika, S.D. and Irawan, A. (2019) ‘Efektifitas Pemberian Tablet Tambah Darah Pada Remaja Terhadap Peningkatan Hemoglobin (Hb) Di STIKes Muhammadiyah Cirebon’, Jurnal SMART Kebidanan, 6(2), pp. 106–113. Available at: https://doi.org/10.34310/sjkb.v6i2.292.

Downloads

Published

2025-07-27

How to Cite

Susanti, R., Krihariyani, D., Endarini, L. H., & Suliati, S. (2025). EFEKTIVITAS PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA SISWI. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 4(2), 113-120. https://doi.org/10.51878/healthy.v4i2.6391

Issue

Section

Articles