IMPLEMENTASI PEMBIASAAN DOA SEBELUM BELAJAR DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SD NEGERI JEMIRAHAN JABON-SIDOARJO
DOI:
https://doi.org/10.51878/elementary.v5i2.5160Keywords:
Pembiasaan Doa, Belajar, Karakter ReligiusAbstract
Education is essential for national development and survival. A child gets education in the form of formal and informal education, where in both places, there is always character learning, either directly or indirectly. Religious character is built through the habituation of prayer in the morning or before doing activities. In shaping students' religious character, SD Negeri Jemirahan conducts this habituation activity in front of the teacher's room, followed by all students and teachers. Implementing prayer habituation before learning aims to shape the character of students who behave well, actively participate in religious activities, orderly and solemn. Using a qualitative descriptive approach, researchers collect data through interviews, direct observation, taking notes, and taking pictures and videos. The habituation activities carried out at SD Negeri Jemirahan are reading the Asmaul Husna, reading short letters, and reading daily prayers. Indirectly, with these activities, students of SD Negeri Jemirahan can memorize asmaul husna, short letters, and daily prayers without any prompting and daily prayers without any coercion. Through these activities, religious characters are formed through good behavior, actively participating in religious activities, and being orderly and solemn.
ABSTRAK
Pendidikan sangat penting untuk pembangunan nasional dan keberlangsungan hidup. Seorang anak mendapatkan pendidikan berupa pendidikan formal dan informal dimana pada kedua tempat tersebut selalu ada pembelajaran karakter, baik secara langsung atau tidak langsung. Karakter religius dibangun melalui pembiasaan doa di pagi hari atau sebelum melakukan aktivitas. Dalam membentuk karakter religius siswa, SD Negeri Jemirahan melakukan kegiatan pembiasaan tersebut di depan ruang guru diikuti oleh seluruh siswa dan para guru. Implementasi pembiasaan doa sebelum belajar bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang berperilaku baik, aktif mengikuti kegiatan keagamaan, tertib dan khusyuk. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, peneliti mengumpulkan data melalui wawancara, observasi langsung, mencatat, dan mengambil gambar dan video. Adapun kegiatan pembiasaan yang dilakukan di SD Negeri Jemirahan adalah membaca asmaul husna, membaca surat-surat pendek, dan membaca doa sehari-hari. Secara tidak langsung, dengan adanya kegiatan tersebut, siswa SD Negeri Jemirahan mampu menghafal asmaul husna, surat-surat pendek, dan doa sehari-hari tanpa ada paksaan. Melalui kegiatan tersebut membentuk karakter religius berupa berperilakuan baik, aktif mengikuti kegiatan keagamaan, tertib dan khusyuk.
References
Aini, A. F. N., Safriani, A., Juhaeni, & Saleh, S. (2024). Pembentukan Karakter Disiplin dan Islami Melalui Pembiasaan Membaca Al- Qur ’ an Sebelum Belajar di Phatnawitya School Thailand. DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 37–48.
Akhyar, Y., & Sutrawati, E. (2021). Implementasi Metode Pembiasaan Dalam Membentuk Karakter Religius Anak. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 18(2), 132–146.
Angdreaani, V., Warsah, I., & Karolina, A. (2020). Implementasi Metode Pembiasaan?: Upaya penanaman Nilai-Nilai Islami Siswa SDN 08 Rejang Lebong. At-Ta’lim, 19(1), 1–21.
Ardimen. (2018). Pengembangan Kepribadian Konselor Berbasis Asmaul Husna dalam Pelayanan Konseling. HISBAH: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 15(2), 102–115.
Ariska, N., & Umam, N. K. (2022). Analisis Pembiasaan Siswa dalam Kegiatan Membaca Surat-Surat Pendek untuk Menanamkan Karakter Siswa di Sekolah Dasar. JTIEE: Journal of Teaching in Elementary Education, 6(2), 262–273.
Asih, S. W., & El-Yunusi, M. Y. M. (2024). Permainan Tradisional dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 13(1), 150–160.
Asnaeni, Asriati, & Siska. (2023). Penanaman Nilai Karakter Religius melalui Pembiasan Morning Activity pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5495–5505.
Bachtiar, E. (2014). Shalat sebagai Media Komunikasi Vertikal Transendental. Konseling Religi?: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 5(2), 385–400.
Endriani, A., Iman, N., & Sarilah. (2022). Pentingnya Sikap Disiplin dan Tanggung Jawab Belajar Bagi Siswa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Cahaya Mandalika, 3(1), 57–61.
Faruq, U. (2021). Khasiat & Fadhilah 99 Asma’ul Husna: Nama-nama Indah Allah SWT.
Fauzi, A., Nuryadin, D., & Fadilah, A. (2021). Melatih Bacaan Doa Sehari-Hari pada Remaja di RT 007/04 Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1–6.
Hati, S. T. (2017). Model Pendidikan Karakter yang Baik di Sekolah Alam. IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial Dan Budaya, 1(2), 1–32.
Hikmah, N. (2022). Kegiatan Keagamaan Doa Bersama untuk Pembentukan Karakter Religius. Arus Jurnal Pendidikan (AJUP), 2(2), 178–184.
Khoiriah, K., Ismail, M., Kurniawansyah, E., & Zubair, M. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Religius dan Toleransi Melalui Budaya Sekolah di SMP Negeri 22 Mataram. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(3), 1448–1455.
Kurniawan, M. I. (2015). Tri Pusat Pendidikan Sebagai Sarana Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar. Journal Pedagogia, 4(1), 41–49.
Maisyaroh, N. (2009). Pengaruh Keaktifan Mengikuti Kegiatan Keagamaan Terhadap Pengamalan Keagamaan Siswa Kelas VIII MTsN Bantul Kota Tahun Pelajaran 2008/2009. In Digilib UIN Sunan Kalijaga.
Mubin, M., & Furqon, M. A. (2023). Pelaksanaan Program Pembiasaan Keagamaan Dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik. Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA), 3(1), 78–88.
Narimo, S., & Sanusi, M. (2020). Budaya Mengintegrasikan Karakter Religius Dalam Kegiatan Sekolah Dasar. Jurnal VARIDIKA, 32(2), 13–27.
Purnama, F. H., & Raharjo, S. T. (2018). Peran Sekolah dan Perilaku Remaja. 5(3), 205–213.
Putri, D. P. (2018). Pendidikan Karakter Pada Anak Sekolah Dasar di Era Digital Dini. Ar-Riayah: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 37–50.
Retnowati, Y. (2019). Metode Pembelajaran Hafalan Surat-Surat Pendek pada Anak Usia Dini RA Full Day Se-Kabupaten Bantul. Al-Athfal?: Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 101–116.
Rayani Siregar, F. (2017). Nilai-nilai budaya sekolah dalam pembinaan aktivitas keagamaan siswa SD IT Bunayya Padangsidimpuan. Jurnal Pusat Studi Gender dan Anak, 1(1), 1–10.
Rohim, A., & El-Yunusi, M. Y. M. (2024). Implementasi Pendidikan Moral dalam Membentuk Karakter Kedisiplinan Siswa di SD DUMAS Surabaya. Lentera: Multidisciplinary Studies, 2(3), 325–333.
Sari, H. P., Syahmidi, & Khoirunnisa. (2024). Pengajaran Doa Sehari-Hari untuk Meningkatkan Kognitif Spiritualitas Siswa SD Tahfidz Al-Jamiel Palangkaraya. Jurnal GEMBIRA: Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(6), 2035–2044.
Sari, R. K., Attalina, S. N. C., & Zumrotun, E. (2024). PEMBIASAAN PAGI DI SD AL-ISLAM: MEMBANGUN GENERASI BERKARAKTER. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 4230–4245.
Syaroh, L. D. M., & Mizani, Z. M. (2020). Membentuk Karakter Religius dengan Pembiasaan Perilaku Religi di Sekolah: Studi di SMA Negeri 3 Ponorogo. Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES), 3(1), 63–82.
Yuliani, W. (2018). METODE PENELITIAN DESKRIPTIF KUALITATIF DALAM PERSPEKTIF BIMBINGAN DAN KONSELING. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 2(2), 83–91. https://doi.org/10.22460/q.v1i1p1-10.497
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














