PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWI TENTANG PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN DI SMK
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v5i4.7808Keywords:
Pendidikan Kesehatan, Video Animasi, Pengetahuan, siswi, Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP)Abstract
Early marriage remains a major public health concern in Indonesia, largely influenced by adolescents’ limited understanding of the concept of marriage age maturity. Strengthening reproductive health literacy through structured educational interventions is essential to prevent premature marriage decisions. This study aims to determine the effect of health education delivered through animated video media on the knowledge of female students regarding marriage age maturity (Pendewasaan Usia Perkawinan—PUP) at SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara. This research employed a quantitative approach with a one-group pretest–posttest design. A total of 98 students were selected using proportional stratified random sampling. Data were collected using a structured questionnaire and an educational animated video developed specifically for the intervention. The Wilcoxon Signed Rank Test was used to analyze changes in knowledge before and after the intervention. The results showed an increase in the mean score from 76.69 (pretest) to 93.94 (posttest). Statistical testing indicated a significant effect of video-based health education on students’ knowledge (p-value = 0.000). The findings demonstrate that animated video media can serve as an effective educational tool to enhance adolescents’ understanding of marriage age maturity and may be integrated into school-based reproductive health programs.
ABSTRAK
Kurangnya pemahaman siswi mengenai pendewasaan usia perkawinan (PUP) menjadi faktor utama terjadinya pernikahan dini. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai pendewasaan usia perkawinan (PUP) yaitu dengan melakukan pendidikan kesehatan. Penyampaian pesan melalui media video animasi dapat lebih memudahkan responden untuk memahamai pesan yang ingin disampaikan dalam pendidikan kesehatan tentang pendewasaan usia perkawinan (PUP). Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video terhadap tingkat pengetahuan siswi tentang pendewasaan usia perkawinan di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Rancangan Pre- Experimental Design, dengan One Grup Pre Test dan Post Test. Populasi penelitian adalah siswa-siswi kelas X dan XI dengan jumlah sampel 98 responden. Teknik samling menggunakan Proportional Stratified Random Sampling. Pengambilan data menggunkan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Ranks. Didapatkan rata-rata skor pengetahuan pendewasaan usia perkawinan sebelum diberikan pendidikan kesehatan yaitu 76,69 dan rata-rata skor sesudah diberikan pendidikan kesehatan yaitu 93,94 sehingga terdapat kenaikan skor rata-rata pengetahuan siswi sebesar 17,25 dengan hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test p-value 0,000 < 0,05 yang artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video terhadap tingkat pengetahuan siswi tentang pendewasaan usia perkawinan di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara. Ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video terhadap tingkat pengetahuan siswi tentang pendewasaan usia perkawinan di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara dengan nilai p-value = 0,000.
Downloads
References
Aisah, S., Ismail, S., & Margawati, A. (2021). Edukasi kesehatan dengan media video animasi: Scoping review. Jurnal Perawat Indonesia, 5(1), 641–655. https://journal.ppnijateng.org/index.php/jpi/article/view/926
Ariani, P., et al. (2021). Dampak pernikahan usia dini pada kesehatan reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau, 1(3), 24–32. https://doi.org/10.36656/jpmph.v1i3.707
Chrystina, A. M., & Aini, L. N. (2023). Pengaruh health education underwear ruler terhadap pengetahuan orang tua anak usia prasekolah. Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan, 2(1), 37–47. https://doi.org/10.56586/pipk.v2i1.281
Damayanti, D. F., & Mutia, A. (2023). Edukasi animasi kanker serviks meningkatkan minat wanita usia subur terhadap pemeriksaan IVA. WOMB Midwifery Journal, 2(1), 6–10. https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/WMJ
Dewi, A. P., Hartati, N. D., Alfiana, S., & Siregar, Y. E. Y. (2024). Analisis mendalam faktor-faktor penyebab pernikahan dini di Indonesia: Implikasi untuk kebijakan sosial dan pendidikan. Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia, 3(1), 39–47. https://jurnal.anfa.co.id/index.php/relinesia/article/download/1695/1564
Djanah, N., Muaslimah, M., & Ayuningtyas, R. W. (2020). Pengabdian pada masyarakat dalam upaya promotif berupa peningkatan kemampuan remaja putri tentang program pendewasaan usia perkawinan (PUP) di Desa Banguntapan Bantul. Jurnal Kesehatan Pengabdian Masyarakat (JKPM), 1(1), 19–25. https://doi.org/10.29238/jkpm.v1i1.586
Harahap, L. (2022). Hubungan sumber informasi dengan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di desa sorimanaon. Jurnal Kesehatan Masyarakat Darmais (JKMD), 1(1), 1–4.
Johari, A., Hasan, S., & Rakhman, M. (2014). Penerapan media video dan animasi pada materi memvakum dan mengisi refrigeran. Journal of Mechanical Engineering Education, 1(1), 8. https://doi.org/10.17509/jmee.v1i1.3731
Li, J., Davies, M., Ye, M., Li, Y., Huang, L., & Li, L. (2021). Impact of an animation education program on promoting compliance with active respiratory rehabilitation in postsurgical lung cancer patients: A randomized clinical trial. Cancer Nursing, 44(2), 106–115. https://doi.org/10.1097/ncc.0000000000000758
Lubis, Z., & Nopriani, Y. (2023). Pemberian video edukasi terhadap pengetahuan PUP pada remaja. Jurnal Kesmas Asclepius, 5(1), 8–17. https://doi.org/10.31539/jka.v5i1.5795
Manein, A. D., Marianus, & Silangen, P. M. (2022). Pengaruh media video pembelajaran terhadap hasil belajar siswa SMA. Charm Sains, 3(2), 74–79. https://doi.org/10.53682/charmsains.v3i2.179
Nito, P. J. B., Tjomiadi, C. E. F., & Manto, O. A. D. (2021). Hubungan jenis kelamin dengan tingkat pengetahuan Comprehensive Sexuality Education (CSE) pada mahasiswa. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 12(2), 396–405. https://doi.org/10.33859/dksm.v12i2.736
Pardosi, S., Heryanto, H., & Aprianti, D. (2023). Pemberian video dan peningkatan pengetahuan remaja tentang PUP. Journal of Nursing and Public Health, 11(1), 123–129. https://doi.org/10.37676/jnph.v11i1.4098
Putri, I. M., & Rosida, L. (2019). Peningkatan pengetahuan PUP di Karang Taruna Salakan Bantul. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 1(1). https://doi.org/10.26714/jpmk.v1i1.4475
Rahmayanti, L., & Istianah, F. (2018). Pengaruh penggunaan media video animasi terhadap hasil belajar siswa kelas V SDN Se-Gugus Sukodono Sidoarjo. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(4). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitian-pgsd/article/view/23606/21581
Saengow, V. E., et al. (2018). Epilepsy video animation: Impact on knowledge and drug adherence. Clinical Neurology and Neurosurgery, 172, 59–61. https://doi.org/10.1016/j.clineuro.2018.06.031
Susanti, E., et al. (2018). Desain video pembelajaran yang efektif pada pendidikan jarak jauh. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 3(2), 167–185. https://doi.org/10.24832/jpnk.v3i2.929
Szeszak, S., Man, R., Love, A., Langmack, G., Wharrad, H., & Dineen, R. A. (2016). Animated educational video to prepare children for MRI without sedation: Evaluation of the appeal and value. Pediatric Radiology, 46(12), 1744–1750. https://link.springer.com/article/10.1007/s00247-016-3661-4
Yulyana, N., Widiyanti, D., & Tariyani, E. (2023). Pengaruh media video terhadap peningkatan pengetahuan PUP. Journal of Nursing and Public Health, 11(1), 99–104. https://doi.org/10.37676/jnph.v11i1.4090
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













