PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MELALUI VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK USIA 5-6 TAHUN
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v5i1.4447Keywords:
Video animasi, problem based learning, model pembelajaran, berpikir kritisAbstract
This study aims to determine the impact of animated movies' problem-based learning (PBL) on kids' critical thinking abilities between the ages of five and six. A quantitative strategy based on a quasi-experimental design is the methodology employed. using a purposive sample method with kids between the ages of five and six. 36 children were employed in this study; 18 from Bidarayya Kindergarten served as the experimental group, while 18 from Asdani Kindergarten served as the control group. Tests, observations, and documentation are used to collect data. In order to characterize the data in this investigation, two sample independent t-tests and a precondition test were utilized. According to the results of the sample independent t-test, there is a difference between the average critical thinking abilities of children aged 5 to 6 in Bidarayya Kindergarten and Asdani Kindergarten. The Equal Variances Assumed Sig. (2-tailed) is 0.002, which is less than the alpha value of 0.05, meaning that h0 is rejected and ha is accepted. The hypothesis can thus be supported by the independent sample t-test analysis findings.
ABSTRAK
Penelitian kali ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran berbasis masalah (pbl) yang digunakan dalam video animasi mempengaruhi kemampuan berpikir kritis anak-anak berusia lima hingga enam tahun. Dengan metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif berbasis desain quasi eksperimen. Menggunakan teknik pengambilan sampel purposif sampling dengan melibatkan anak-anak dari usia lima hingga enam tahun. Studi ini mengumpulkan 36 anak; 18 anak TK Bidarayya digunakan (kelompok eksperimen), dan 18 anak TK Asdani (kelompok kontrol). Adapun metode pengumpulan datanya melalui tes, observasi dan dokumentasi. Studi ini menggunakan dua uji t-test independen sampel dan uji prasyarat untuk menguraikan data. Hasil uji independen sampel t-test menunjukkan bahwa nilai Equal Variances Assumed Sig. (2-tailed) adalah 0,002, yang kurang dari nilai alpa 0,05 berarti h0 ditolak dan ha diterima yaitu ada perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun di TK Bidarayya dan TK Asdani. Sehingga hasil yang diperoleh dari analisis independent sample t-test maka hipotesis dapat dibuktikan.
Downloads
References
Chresty, A. (2015). Peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui metode eksperimen berbasis lingkungan. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9(2), 343–361. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jpud/article/view/3509
Hadi, S. A., Azmi, K., & Rosida, S. A. (2021). Melatih keterampilan berpikir kritis anak usia dini melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Schemata: Jurnal Pascasarjana, 10(2), 151–162. https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/schemata/article/view/3991
Hidayati, L. (2018). Pengembangan kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini di era digital. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 525–536.
Hidayati, N. (2018). Pembelajaran Tematik Integratif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 99-110.
Ilyas, S. N., Amal, A., & Asti, A. S. W. (2021). Pengembangan media busy book pada guru PAUD di Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan, 1(1), 11–16.
Pratiwi, A. P., & Kurnia, R. N. (2017). Pengaruh model pembelajaran sentra bahan alam terhadap kemampuan sains dan berbicara anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 181–200. https://doi.org/10.21009/JPUD.111
Purnama, F., Herman, H., & Syamsuardi, S. (2018). Perilaku bullying pada anak di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal I Cabang Bara-Baraya Kota Makassar. Jurnal Publikasi Pendidikan, 8(1), 41–45.
Putri, Y., & Amini, M. (2020). Pengaruh Penggunaan Media Video Animasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini di TK Dharma Wanita Persatuan 01 Wringinpitu. Jurnal PAUD Teratai, 9(3).
Rahayu, A.S., & Sukaswanti, S. (2022). Pengaruh Media Film Animasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3457-3466.
Rusmayadi, Syamsuardi, & Wildawati. (2022). Pengaruh metode bercerita menggunakan media animasi dalam meningkatkan kemampuan menyimak anak. Wisdom: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 43–60.
Sani, A. (2018). Pembelajaran saintifik untuk implementasi Kurikulum 2013. Bumi Aksara.
Sari, D. P., Simamora, A. H., Siagian, M., Saragih, S., & Situmorang, K. R. (2023). Efektivitas Penggunaan Media Video Animasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak TK Kelompok B. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 11061-11069.
Suyadi. (2015). Teori pembelajaran anak usia dini. PT. Remaja Rosdakarya.
Syamsuardi, H. (2018). Penggunaan model pembelajaran pada Taman Kanak-Kanak Kota Makassar. Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education), 2(5), 1–7. http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JPAUD/article/view/3104
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













