PEMANFAATAN APLIKASI DUOLINGO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA (SPEAKING SKILL) SISWA KELAS XII SMK YPUI PARUNG
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v4i4.4265Keywords:
Aplikasi Pembelajaran, Duolingo, Kemampuan Berbicara, Bahasa InggrisAbstract
Individuals need communication skills to interact and express ideas in various situations. To improve language skills, communicative skills like fluency are essential. English is a universal language used worldwide and is a compulsory subject for students to learn. However, fluency in English is difficult for students to achieve learning goals. This study uses Duolingo application to enhance students' fluency in English. Duolingo is an educational application that covers 40 languages, including English. By using this application, students can manage time and achieve better learning outcomes. The study will be conducted in October 2023 at SMK YPUI Parung, and the results will be published in a Jurnal article, serving as a reference for teachers in teaching English to ensure students achieve their learning goals effectively.
ABSTRAK
Setiap individu membutuhkan keterampilan komunikasi untuk berinteraksi dan mengekspresikan ide dalam berbagai situasi. Untuk meningkatkan keterampilan berbahasa, keterampilan komunikasi seperti kelancaran berbahasa sangatlah penting. Bahasa Inggris merupakan bahasa universal yang digunakan di seluruh dunia dan merupakan mata pelajaran wajib bagi siswa. Akan tetapi, kelancaran berbahasa Inggris menjadi kendala bagi siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan aplikasi Duolingo untuk meningkatkan kelancaran berbahasa Inggris siswa. Duolingo merupakan aplikasi pendidikan yang mencakup 40 bahasa, termasuk bahasa Inggris. Dengan menggunakan aplikasi ini, siswa dapat mengatur waktu dan mencapai hasil belajar yang lebih baik. Penelitian akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 di SMK YPUI Parung, dan hasilnya akan dipublikasikan dalam bentuk artikel Jurnal, yang dapat menjadi acuan bagi guru dalam mengajar Bahasa Inggris untuk memastikan siswa mencapai tujuan pembelajaran secara efektif.
Downloads
References
Aditya, D. (2013). Data dan Metode Pengumpulan Data Penelitian. Surakarta.
Arni, M. (2000). Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Asis Saefuddin, & Ika Berdiati. (2014). Pembelajaran Efektif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Calimag, J. N. N. V., Miguel, P. A. G., Conde, R. S., & Aquino, L. B. (2014). Ubiquitous Learning Environment Using Android Mobile Application. International Journal of Research in Engineering and Technology, 2(2), 119–128.
Djamarah, B. A., & Zain, A. (2012). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Ferreira, J. B., et al. (2015). Increasing Student Engagement and Retention Using Mobile Applications: Smartphones, Skype and Texting Technologies. Kainan University, 6D, 47–82.
Ghozali, I. (2009). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: UNDIP.
Nainggolan, & Ester, J. (2015). Hubungan Antara Persepsi Terhadap Kemampuan Mengajar Dosen dan Kepercayaan Diri Dengan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Katolik ST Thomas. Jurnal MT-Magister Psychology. Diunduh pada 18 April 2019 dari http://hdl.handle.net/123456789/1004
Roestiyah, N. K. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Sadeghi, K., & Richards, J. C. (2015). Teaching Spoken English in Iran’s Private Language Schools: Issues and Options. English Teaching: Practice & Critique, 14(2), 210–234.
Santosa, P. (2011). Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Shadiev, R., Hwang, W.-Y., & Liu, T.-Y. (2020). A review of research on artificial intelligence applications in second language learning. Educational Technology Research and Development, 68(4), 903–960. https://doi.org/10.1007/s11423-020-09798-x
Sudjana, N. (2011). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.
Susilowati, D., & Priyono, H. (2019). The impact of ICT on student motivation in language learning. Journal of Educational Technology, 10(2), 103–115.
Tarigan, H. G. (2015). Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tondeur, J., van Braak, J., Ertmer, P. A., & Ottenbreit-Leftwich, A. (2020). Understanding the relationship between teachers’ pedagogical beliefs and technology use in education: A systematic review of qualitative evidence. Educational Technology Research and Development, 68(2), 333–364. https://doi.org/10.1007/s11423-020-09756-7
Trianto. (2007). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Kontruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Wang, A. I., & Tahir, R. (2020). The effect of using Kahoot! for learning: A literature review. Computers & Education, 149, 103818. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.103818
Zou, D., Huang, Y., & Xie, H. (2018). Digital game-based learning of information literacy: Effects of gameplay modes on university students’ learning performance, motivation, self-efficacy, and flow experiences. Australasian Journal of Educational Technology, 34(5), 99–113. https://doi.org/10.14742/ajet.3626
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













