TANTANGAN DAN STRATEGI ADAPTIF GURU DALAM MENGELOLA PRAKTIKUM FISIKA PADA KONDISI FASILITAS LABORATORIUM TERBATAS DI SMAN 1 PEUKAN BADA ACEH BESAR

Authors

  • Fera Annisa Universitas Negeri Islam Ar-Raniry Banda Aceh
  • Sabaruddin Sabaruddin Universitas Negeri Islam Ar-Raniry Banda Aceh
  • Arusman Arusman Universitas Negeri Islam Ar-Raniry Banda Aceh
  • Hafiz Rizki Universitas Negeri Islam Ar-Raniry Banda Aceh
  • Rahmawati Rahmawati Universitas Samudra, Langsa

DOI:

https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.15989

Keywords:

Fasilitas terbatas, pengelolaan laboratorium, praktikum fisika, strategi adaptif, tantangan guru

Abstract

Limited laboratory facilities remain one of the major challenges in implementing physics experimental activities in senior high schools. This condition highlights the urgency of examining how physics teachers systematically respond to facility constraints within authentic instructional contexts. This study aims to analyze the challenges and adaptive strategies of teachers in managing physics laboratory activities under limited facilities at SMAN 1 Peukan Bada, Aceh Besar. Employing a qualitative descriptive approach, two physics teachers were selected as key informants through purposive sampling. Data were collected via structured observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing using technical and source triangulation. The findings revealed that the primary challenges encompass shortages of functional measuring instruments and dynamic electricity kits, the absence of laboratory technicians, preparation time constraints, and limited operational budgets. Teachers responded by executing adaptive strategies, including substituting simple materials, modifying procedural steps, rotating equipment among small groups, and incorporating virtual simulation media. These adaptive strategies successfully sustained practical learning continuity and fostered active student engagement, although they cannot substitute for a standardized laboratory management system. The practical implication highlights the necessity of elevating teachers' pedagogical adaptability while concurrently reinforcing sustainable laboratory infrastructure and management systems.

ABSTRAK

Keterbatasan fasilitas laboratorium masih menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan praktikum fisika di sekolah menengah atas. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya mengkaji bagaimana pendidik merespons keterbatasan fasilitas laboratorium dalam konteks pembelajaran nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan strategi adaptif guru dalam mengelola praktikum fisika pada kondisi fasilitas laboratorium terbatas di SMAN 1 Peukan Bada Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan dua orang guru fisika sebagai informan kunci yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam, dan telaah dokumentasi yang dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama guru mencakup defisit peralatan ukur dan kit listrik dinamis, ketiadaan tenaga pranata laboratorium, keterbatasan alokasi waktu persiapan, serta minimnya dukungan anggaran operasional. Guru merespons tantangan tersebut melalui penerapan strategi adaptif berupa substitusi alat dan bahan sederhana, modifikasi prosedur eksperimen, sistem rotasi penggunaan alat secara berkelompok, serta integrasi media simulasi virtual. Strategi adaptif tersebut terbukti efektif mempertahankan keterlaksanaan praktikum dan memelihara antusiasme belajar siswa, meskipun belum dapat menggantikan peran vital sistem manajemen laboratorium yang terstandar. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan kompetensi guru dalam merancang praktikum kontekstual yang diimbangi dengan penguatan tata kelola laboratorium sekolah secara berkelanjutan.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ana, A., Wulandari, D. A. A., Mafimudah, R., Sari, F., Saifuddin, M. F., & Puspitasari, E. D. (2025). The impact of inadequate laboratory personnel (laboratory heads, technicians, and assistants) on biology practicum implementation. BIOMA: Jurnal Ilmiah Biologi, 14(2), 105–120. https://doi.org/10.26877/3s4exd29

Annisa, A., Haris, N. F., Farawasi, S. V., Junus, M., & Mutmainah, O. (2023). Evaluasi manajemen laboratorium fisika di Kota Samarinda. Jurnal Literasi Pendidikan Fisika, 4(1), 52–62. https://doi.org/10.30872/jlpf.v4i1.1654

Annisa, F., Sabaruddin, & Rahmawati. (2024). Analisis kompetensi profesional guru fisika terhadap penggunaan peralatan laboratorium: Studi kasus di SMAN 1 Bebesen Aceh Tengah. Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika, 7(2), 74–85. https://doi.org/10.29103/relativitas.v7i2.17451

Arvianti, L. A., Afifi, E. H. N., & Keliata, K. (2024). Inisiatif guru sekolah dasar menyediakan media dan bahan praktikum sains di tengah keterbatasan fasilitas laboratorium. SEARCH: Science Education Research Journal, 2(2), 102–114. https://doi.org/10.47945/search.v2i2.1469

Fari, A. A., Subagiyo, L., & Zulkarnaen. (2024). Analisis standarisasi laboratorium fisika SMA Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau. Jurnal Literasi Pendidikan Fisika, 5(2), 118–126. https://doi.org/10.30872/jlpf.v5i2.4179

Irawan, I., Sa’diyah, I. S., & Priatna, T. (2023). Tata kelola laboratorium untuk meningkatkan manajemen pendidikan sains di lembaga pendidikan Islam (MA As-Sa’adah Sumedang). Jurnal Dirosah Islamiyah, 5(3), 621–628. https://doi.org/10.47467/jdi.v5i3.3292

Kamal, M. F. S., Oktamaypasha, R., Kusmiatun, A., Astuti, T. S., & Sihono. (2025). The effect of physics laboratory standardization on students' interest in learning physics in grades X and XI senior high school. COPE: Caraka Olah Pikir Educatif, 29(2), 51–59. https://doi.org/10.21831/cope.v29i2.91994

Laili, A. A. N., Andini, A. D., Sativa, O., & Magaretta, D. O. (2025). Strategi manajemen laboratorium IPA dalam meningkatkan kualitas praktikum peserta didik di sekolah menengah sains dan ilmu terapan. Jurnal Kolaborasi Sains dan Terapan, 3(2), 66–73. https://doi.org/10.69688/juksit.v3i2.75

Leite, L., Dourado, L., Afonso, A. S., Morgado, S., & Carvalho, L. (2026). Practical work in science education in the digital era: Challenges and opportunities. Springer.

Musdar, Mawarni, S., & Abdul, H. (2025). Analysis of teachers' difficulties in implementing physics practicum in SMA Banda Aceh City. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(4), 5739–5744. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i4.9178

Pereira, J. C., Arantes, J., Hassunuma, Y. N., & Ferreira, A. S. S. B. S. (2025). Mapping teaching and learning challenges in laboratory environments: A scoping review. Research, Society and Development, 14(9), Article e49522. https://doi.org/10.33448/rsd-v14i9.49522

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2023 tentang Standar Sarana dan Prasarana pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 590.

Permana, T. I., Nuryady, M. M., Ariesaka, K. M., Ganes, T., & Nazila, F. (2024). Pendampingan pengelolaan laboratorium IPA SMP Muhammadiyah Kota Malang untuk memfasilitasi keterampilan proses sains siswa. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 9(2), 351–362. https://doi.org/10.36312/linov.v9i2.1855

Puspita, I., & Wulandari, R. (2026). Management of junior high school science laboratory for students' practical activities. Academia Open, 11(1), 7–17. https://doi.org/10.21070/acopen.11.2026.12329

Qowasmi, F. N., Sabeta, M. N., Aminingrum, A., Utami, R. D. S., Badriyah, Firdausi, Z. E., & Nuraini, L. (2023). Analisis standar fasilitas dan manajemen laboratorium fisika di SMA Negeri 1 Mumbulsari Jember. Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research, 2(6), 1185–1196. https://doi.org/10.55927/modern.v2i6.6554

Sari, I. P., Sulistiani, E., Syaifulla, A. P., Putri, R. A., Baruku, D., Anwar, A., & Sulaeman, F. (2023). Analisis ketersediaan fasilitas dan alat praktikum laboratorium fisika untuk SMA di Kota Samarinda. Jurnal Literasi Pendidikan Fisika, 4(2), 88–95. https://doi.org/10.30872/jlpf.v4i2.2154

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Sutapa, G., Ratini, N. N., Yuliara, I. M., & Kasmawan, I. G. A. (2020). Pengelolaan laboratorium dan pengetahuan guru IPA dalam membuat modul praktikum di SMP Taman Sastra Jimbaran. Buletin Udayana Mengabdi, 19(1), 84–90. https://doi.org/10.24843/bum.2020.v19.i01.p23

Triwulandari, I., Fauziah, N. Z., Fatimah, U., Marspinta, D. S., Saputra, A., Putri, O. A. R., Nuraini, L., & Harijanto, A. (2024). Optimalisasi manajemen laboratorium sebagai penunjang akademik dalam pembelajaran fisika di SMAN Arjasa Jember. Jurnal Fisika Papua, 3(1), 15–20. https://doi.org/10.31957/jfp.v3i1.101

Zahriah, Annisa, F., Rohman, Y. M., & Thressia, M. (2025). Manajemen laboratorium fisika. Get Press Indonesia.

Downloads

Published

2026-11-04

How to Cite

Annisa, F., Sabaruddin, S., Arusman, A., Rizki, H., & Rahmawati, R. (2026). TANTANGAN DAN STRATEGI ADAPTIF GURU DALAM MENGELOLA PRAKTIKUM FISIKA PADA KONDISI FASILITAS LABORATORIUM TERBATAS DI SMAN 1 PEUKAN BADA ACEH BESAR. EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik Dan Kependidikan, 6(4), 2016–2024. https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.15989

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.