STUDI TENTANG PROSES PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM

Authors

  • Arif Muzayin Shofwan Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.8058

Keywords:

Proses, Pengembangan Kurikulum, Pendidikan Islam

Abstract

The curriculum development process in education continues to be adapted to the times. This qualitative descriptive research with literature study discusses the process of developing an Islamic education curriculum. The analysis technique uses content analysis by sorting data that is relevant to the research focus. This paper concludes that there are six important considerations for curriculum development, namely: problem identification, characteristics and needs of students, changes aimed at students, important and relevant content, methods to achieve the expected results, and evaluation strategies for methods, content, and results. There are five stages of curriculum development, namely: initiation of professional development sessions with a shared mission, vision, and goals; exploration of new ideas and the initial implementation process; integration of new ideas and best practices through deeper exploration of curriculum materials and pedagogical methods; evaluation stage where new concepts, ideas, and curriculum are examined against what faculty have learned; and if all goes well, positive and intended changes in teaching and learning practices occur. In developing an Islamic education curriculum, it is necessary to pay attention to three foundations, namely: psychological, sociological, and philosophical foundations, as well as four principles, namely: the principle of relevance, the principle of effectiveness, the principle of efficiency, and the principle of flexibility.

ABSTRAK
Proses pengembangan kurikulum dalam dunia pendidikan terus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan ini membahas tentang proses pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Teknik analisanya menggunakan analisis isi dengan memilah-milah data yang sesuai dengan fokus penelitian. Tulisan ini menghasilkan kesimpulan bahwa pertimbangan penting bagi pengembangan kurikulum ada 6 yaitu: identifikasi masalah, karakteristik dan kebutuhan peserta didik, perubahan ditujukan untuk peserta didik, yang penting dan relevan konten, metode untuk mencapai hasil yang diharapkan, dan strategi evaluasi untuk metode, isi, dan hasil. Tahap pengembangan kurikulum ada lima, yaitu: inisiasi profesional sesi pengembangan dengan misi bersama, visi & tujuan; eksplorasi ide-ide baru dan awal proses implementasi; integrasi ide-ide baru dan praktik terbaik melalui eksplorasi lebih mendalam tentang materi kurikulum & metode pedagogis; evaluasi tahap di mana konsep-konsep baru, ide-ide, dan kurikulum diperiksa dengan apa yang telah belajar fakultas; dan jika semua berjalan lancar, perubahan positif & dimaksudkan dalam proses belajar mengajar praktek terjadi. Dalam pengembanagn kurikulum pendidikan Islam perlu memperhatikan 3 dasar, yaitu: dasar psikologis, dasar sosiologis, dan dasar filosofis, serta perlu memperhatikan empat prinsip, yaitu: prinsip relevansi, prinsip efektifitas, prinsip efisiensi, dan prinsip fleksibilitas.

References

Al-Syaibany. (1997). Falsafah pendidikan Islam (H. Langgulung, Penerj.). Bulan Bintang.

Bungin, B. (2001). Metodologi penelitian sosial: Format-format kuantitatif dan kualitatif. Airlangga University Press.

Cholilah, M., et al. (2023). Pengembangan Kurikulum Merdeka dalam satuan pendidikan serta implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran abad ke-21. Sanskara Pendidikan dan Pengajaran, 1(2), 57–66. https://doi.org/10.58812/spp.v1.i02

Daradjat, Z. (1992). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.

Djuwaeli, I. (1998). Pembaharuan pendidikan Islam. Yayasan Karsa Utama Mandiri.

Farantika, D., et al. (2023). Pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka pada guru TK Al-Hidayah Tlumpu Kota Blitar. EJOIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(11). https://doi.org/10.55681/ejoin.v1i11.1797

Farantika, D., et al. (2024). Instilling moral education values through scouting and its significance to Islamic teachings. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 4(1), 27–34. https://doi.org/10.28926/sinda.v4i1.1389

Farantika, D., & Shofwan, A. M. (2025). Analisis problematika perguruan tinggi di Indonesia. Ngopeni: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 1–9. https://ejournal.cahyaedu.com/index.php/ngopeni/article/view/7/6

Hadi, S. (1989). Metodologi research (Jilid 1). Andi Offset.

Junaedi, et al. (2021). Proses dan prinsip pengembangan kurikulum pendidikan guru Madrasah Ibtidaiyah. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 278–287. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.278

Kosyiin, M. I., et al. (2023). Pengembangan kurikulum pendidikan (konsep, model, dan implementasi). Cermin: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Berbasis Nusantara, 3(1). https://ejournal.staidapondokkrempyang.ac.id

Mardalis. (1999). Metode penelitian: Suatu pendekatan proposal. Bumi Aksara.

Muslim, A. N., et al. (2025). Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1). https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.23176

Nasir, N. N., et al. (2025). Teori pengembangan kurikulum. Jurnal Multidisiplin Inovatif, 9(1). https://sejurnal.com/pub/index.php/jmi/article/download/6151/7190/11818

Nazir, M. (2003). Metodologi penelitian. Ghalia Indonesia.

Prawinda, R. A., et al. (2023). Implementation of character education for early childhood. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 2(3), 48–54. https://doi.org/10.28926/sinda.v2i3.551

Rahayu, M. S., et al. (2023). Relevansi kurikulum dan pembelajaran dalam pendidikan. DE_JOURNAL (Dharmas Education Journal), 4(1), 108–118. https://doi.org/10.56667/dejournal.v4i1.925

Ramayulis. (2002). Ilmu pendidikan Islam. Kalam Mulia.

Shofwan, A. M. (2016). Menggagas pengembangan pendidikan agama Islam multikultural di madrasah dan sekolah umum. Akademika, 9. https://doi.org/10.56633/jkp.v12i1.2

Shofwan, A. M. (2020). Studi sosio-historis tradisi keilmuan dan karakteristik pendidikan Islam di Dusun Sekardangan. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 5(4). https://doi.org/10.28926/briliant.v5i4.563

Shofwan, A. M. (2022). Rancangan integrasi Aswaja dan ke-NU-an pada kurikulum di perguruan tinggi Islam. Insan Cendekia Mandiri.

Shofwan, A. M. (2024). Integrasi keilmuan Islam holistik-integratif perguruan tinggi di Indonesia. Al-Aufa: Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman, 6(1), 10–22. https://doi.org/10.32665/alaufa.v6i01.2718

Shofwan, A. M. (2025). The significance of Pancasila values for character building from an Islamic perspective. Sinergi International Journal of Islamic Studies, 3(4), 204–214. https://doi.org/10.61194/ijis.v3i4.850

Shofwan, A. M., & Hayeemaming, M. (2025). Implementation of character building in the era of digital technology. International Journal on Higher Education Issues, 1(1), 25–28. https://doi.org/10.59966/1zp0jh22

Suti’ah. (2013). Pengembangan kurikulum [Makalah]. Program Doktor Pendidikan Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang.

Syafei, I. (2025). Kurikulum dan pembelajaran. Widina Media Utama.

Tamaji, S. T., & Umroh, I. L. (2022). Konsep pengembangan kurikulum dan implementasinya dalam pembelajaran bahasa Arab. Al-Fakkaar: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab, 3(1). https://doi.org/10.52166/alf.v3i1.2933

Tim Penyusun. (2024). Panduan pengembangan kurikulum satuan pendidikan. Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Yaqin, F. N., et al. (2023). Kajian keilmuan Islam holistik-integratif mengakhiri dikotomi ilmu agama dan umum. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 3(1), 100–108. https://doi.org/10.28926/sinda.v3i1.1012

Yuliani. (2022). Dasar-dasar pengembangan kurikulum. ADIBA: Journal of Education, 2(2), 215–230. https://adisampublisher.org/index.php/adiba/article/view/103

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Zuhaili, M. (1999). Pentingnya pendidikan Islam sejak dini (A. Titisari, Penerj.). A.H. Ba’adillah Press.

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Shofwan, A. M. (2025). STUDI TENTANG PROSES PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 5(4), 1303-1313. https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.8058

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.