HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG MENYUSUN SKRIPSI DI PRODI X UNDANA
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.8056Keywords:
Motivasi Belajar, Stres Akademik, Mahasiswa, SkripsiAbstract
The phenomenon of academic stress experienced by final-year students, particularly during the thesis writing stage, is a crucial issue that impacts mental health and academic performance. This study aims to analyze the relationship between learning motivation and academic stress levels among students in Study Program X at Nusa Cendana University who are completing their final assignments. Using a quantitative approach with a correlational design, the study involved 77 students as respondents through a total sampling technique. The instruments used were the Academic Motivation Scale (AMS) and the Students-Life Stress Inventory (SSI) to measure motivation and stress variables. Data analysis using the Pearson correlation test revealed a statistically significant negative relationship between learning motivation and academic stress (r = –0.273; p = 0.016), with a coefficient of determination of 7.45%. This finding indicates that the higher a student's learning motivation, the lower their stress levels. It is concluded that learning motivation, both intrinsic and extrinsic, serves as a protective factor that helps students manage academic stress. Therefore, strengthening learning motivation needs to be a priority in academic intervention strategies to support students' psychological well-being during the thesis writing period.
ABSTRAK
Fenomena stres akademik yang dialami mahasiswa tingkat akhir, khususnya pada tahap penyusunan skripsi, menjadi isu krusial yang berdampak pada kesehatan mental dan performa akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi belajar dan tingkat stres akademik pada mahasiswa Program Studi X Universitas Nusa Cendana yang sedang menyelesaikan tugas akhir. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian melibatkan 77 mahasiswa sebagai responden melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah Academic Motivation Scale (AMS) dan Students-Life Stress Inventory (SSI) untuk mengukur variabel motivasi dan stres. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan secara statistik antara motivasi belajar dan stres akademik (r = –0,273; p = 0,016), dengan koefisien determinasi sebesar 7,45%. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi motivasi belajar mahasiswa, semakin rendah tingkat stres yang mereka alami. Disimpulkan bahwa motivasi belajar, baik intrinsik maupun ekstrinsik, berfungsi sebagai faktor protektif yang membantu mahasiswa mengelola tekanan akademik. Oleh karena itu, penguatan motivasi belajar perlu menjadi prioritas dalam strategi intervensi akademik untuk mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa selama masa penyusunan skripsi.
References
Afdhal, S., Suryadi, T., & Toktok, M. (2020). Hubungan motivasi belajar dan stres akademik pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Jakarta. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(2), 145–153. https://doi.org/10.21009/JPP
Aisyah, S., Purwoko, B., & Habsy, B. A. (2025). Efektivitas pendekatan konseling naratif dalam mengatasi permasalahan identitas diri pada remaja. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 747. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.5097
Aziz, A. R., Shafie, A. A. H., Lee, U. H. M. S., & Ashaari, R. N. S. R. (2020). Strategi pembangunan aspek kesejahteraan kendiri bagi mendepani tekanan akademik semasa wabak COVID-19. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities (MJSSH), 5(12), 16. https://doi.org/10.47405/mjssh.v5i12.594
Danu, A., Takeb, S., & Toy, R. (2024). Gambaran tingkat stres akademik mahasiswa tingkat akhir program studi kesehatan masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 9(1), 22–30. https://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/jpp
Gadzella, B. M., & Masten, W. G. (2020). Students-life stress inventory: Revisited and updated analysis. Psychological Reports, 126(3), 1–10. https://journals.sagepub.com/home/prx
Kurniawan, F., Nurlaila, N., Harahap, F. I. N., & Hasibuan, J. (2023). Implementasi program bimbingan sosial dalam mengatasi stress akademik mahasiswa selama pembelajaran daring pada Program Studi Pendidikan Masyarakat. Jurnal Education For All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah, 9(2), 83. https://doi.org/10.24114/jefa.v9i2.44446
Mahardhani, F. O., Ramadhani, A. N., Isnanti, R. M., Chasanah, T. N., & Praptomojati, A. (2020). Pelatihan strategi koping fokus emosi untuk menurunkan stres akademik pada mahasiswa. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 6(1), 60. https://doi.org/10.22146/gamajpp.55253
Mahardhika, N. P., Dewi, N. P. K., & Arsana, I. N. (2023). Hubungan motivasi belajar dan stres akademik pada mahasiswa Universitas Warmadewa. Jurnal Psikologi Udayana, 10(2), 75–83. https://ojs.unud.ac.id/index.php/psikologi
Maiyanti, R., & Pradikto, S. (2025). Peran dukungan sosial terhadap resiliensi dan kecemasan mahasiswa dalam menghadapi tugas akhir. Jurnal Konseling Pendidikan, 8(1), 45–56. https://jurnal.konselingindonesia.com/index.php/jkp
Nugroho, B., Iriani, T., & Murtinugraha, R. E. (2025). Analisis penggunaan aplikasi Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu penyelesaian skripsi pada mahasiswa. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 3022. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i3.7391
Rahmawati, E. M., Ramdhani, R. N., Taufiq, A., & Nurillah, S. (2023). Kecenderungan public speaking anxiety pada mahasiswa. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, 4(2), 66. https://doi.org/10.19105/ec.v4i2.9432
Sahrani, R., & Hungsie, O. G. (2025). Kebijaksanaan mahasiswa dengan impostor syndrome: Peran resiliensi akademik dan harga diri. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 680. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.4850
Salim, M., Ginandra, A., & Rumalutur, M. (2023). Strategi problem-focused coping dan stres akademik mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Psikologi Terapan, 11(3), 201–212. https://jurnal.um.ac.id/index.php/jpt
Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Education. https://books.google.co.id/books?id=life-span-development-santrock
Shabrina, A., Prathama, A. G., & Ninin, R. H. (2021). Persepsi stigmatisasi dan intensi pencarian bantuan kesehatan mental pada mahasiswa S1. Jurnal Psikologi, 17(1), 80. https://doi.org/10.24014/jp.v17i1.11399
Tjahjadinata, C., Puspadewi, N., & Rukmini, E. (2020). Preclinical students’ perception towards factors of achieving medical competence. Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education, 9(3), 193. https://doi.org/10.22146/jpki.45370
Widiastuti, F., Fitria, L., & Setaningsih, E. (2025). Pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap stres akademik mahasiswa pada masa akhir studi. Jurnal Pendidikan dan Psikologi Indonesia, 7(1), 33–41. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jppi
Zahwa, F. K., & Hanif, M. (2024). Strategi efektif mengatasi stres akademik melalui manajemen waktu untuk meningkatkan kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP), 2(4), 142. https://doi.org/10.61116/jipp.v2i4.354
Zamsir, M., Prajono, D., & Sari, I. P. (2021). Peran kecerdasan emosional terhadap stres akademik mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(2), 101–109. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/INTUISI
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













